Dolar AS Melemah, Rupiah Berhasil Tahan di Bawah Rp18.000
Rupiah menguat 6 poin ke Rp17.980 per dolar AS pada Jumat pagi, didorong aliran dana asing dan stabilitas ekonomi domestik.
Sepatu emas/FIFA
Harianjogja.com, JOGJA—Final Piala Dunia 2026 memang akan mempertemukan Argentina dan Spanyol. Namun, sebelum laga puncak digelar, perhatian pecinta sepak bola dunia lebih dulu tertuju pada pertarungan lain yang belum menemukan pemenang, yakni perburuan gelar pencetak gol terbanyak atau Golden Boot.
Persaingan menuju penghargaan individu paling prestisius di turnamen ini masih sangat terbuka. Bahkan, peluang perubahan posisi masih bisa terjadi dalam laga perebutan tempat ketiga antara Prancis dan Inggris yang akan dimainkan lebih dahulu dibanding partai final.
Situasi ini membuat duel antara Les Bleus dan The Three Lions tidak bisa dianggap sebagai pertandingan formalitas semata. Selain menentukan pemilik medali perunggu, laga tersebut juga berpotensi mengubah peta persaingan top skor Piala Dunia 2026.
Saat ini Lionel Messi dan Kylian Mbappe sama-sama berada di puncak daftar pencetak gol dengan koleksi delapan gol. Namun keduanya memiliki jalur berbeda untuk mempertahankan atau merebut penghargaan tersebut.
Messi masih memiliki satu pertandingan tersisa bersama Argentina saat menghadapi Spanyol di final. Sementara Mbappe harus memanfaatkan laga terakhir Prancis melawan Inggris untuk menambah koleksi golnya sebelum menunggu hasil pertandingan final.
Kondisi tersebut membuat penyerang Prancis itu berada dalam posisi yang menarik. Jika mampu mencetak satu atau lebih gol ke gawang Inggris, Mbappe akan memberi tekanan besar kepada Messi menjelang laga final.
Tak hanya Mbappe, dua pemain Inggris juga masih berpeluang menciptakan kejutan. Harry Kane dan Jude Bellingham saat ini mengoleksi masing-masing enam gol. Jika tampil tajam dalam laga perebutan tempat ketiga, keduanya bisa ikut masuk dalam persaingan hingga akhir turnamen.
Nama lain yang juga belum sepenuhnya tersingkir dari persaingan adalah Ousmane Dembele. Penyerang Prancis tersebut telah mencetak lima gol dan masih memiliki kesempatan menambah pundi-pundi gol saat menghadapi Inggris.
Meski demikian, Messi tetap memiliki keuntungan penting dibanding para pesaingnya. Berdasarkan regulasi FIFA, apabila dua pemain mengakhiri turnamen dengan jumlah gol yang sama, maka penentuan pemenang Golden Boot akan dilihat dari jumlah assist yang dicatatkan sepanjang turnamen.
Dalam aspek ini, Messi berada di posisi lebih unggul. Kapten Argentina tersebut telah mengoleksi sejumlah assist yang membuatnya memiliki nilai tambah apabila berakhir dengan jumlah gol yang sama dengan Mbappe maupun pemain lainnya.
Artinya, Mbappe tidak cukup hanya menyamai jumlah gol Messi. Penyerang Prancis itu harus mampu melampaui koleksi gol sang kapten Argentina agar peluang meraih Golden Boot benar-benar terbuka lebar.
Persaingan Golden Boot yang ditentukan melalui laga perebutan tempat ketiga sebenarnya bukan hal baru dalam sejarah Piala Dunia.
Pada Piala Dunia 1990 di Italia, Salvatore Schillaci berhasil memastikan diri sebagai top skor setelah mencetak gol saat Italia mengalahkan Inggris dalam laga perebutan tempat ketiga. Gol tersebut membuat Schillaci menutup turnamen dengan enam gol dan meraih Sepatu Emas.
Delapan tahun kemudian, skenario serupa kembali terjadi. Penyerang Kroasia Davor Suker mencetak gol saat menghadapi Belanda dalam pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Dunia 1998. Tambahan gol tersebut mengantarkan Suker menjadi pencetak gol terbanyak turnamen.
Catatan sejarah tersebut menjadi bukti bahwa pertandingan perebutan posisi ketiga sering kali memiliki dampak besar dalam menentukan pemenang penghargaan individu.
Karena itu, duel Prancis melawan Inggris dipastikan berlangsung dengan tensi tinggi. Para pemain yang masih memiliki peluang meraih Golden Boot akan tampil maksimal demi memperbaiki catatan statistik mereka.
Sementara itu, Messi tetap menjadi pusat perhatian. Selain berpeluang membawa Argentina mempertahankan gelar juara dunia, pemain berusia 39 tahun tersebut juga berkesempatan menambah satu penghargaan individu bergengsi dalam koleksi kariernya.
Apakah Mbappe mampu mencuri panggung lebih dulu saat menghadapi Inggris, atau justru Messi yang akan menutup turnamen dengan membawa pulang Golden Boot? Jawabannya akan segera terungkap dalam dua pertandingan terakhir Piala Dunia 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rupiah menguat 6 poin ke Rp17.980 per dolar AS pada Jumat pagi, didorong aliran dana asing dan stabilitas ekonomi domestik.
Film horor klasik A Nightmare on Elm Street akan direboot! Paramount libatkan keluarga Wes Craven sebagai produser. Naskah asli jadi dasar cerita. Simak selengk
Presiden Argentina Javier Milei pilih nonton final Piala Dunia 2026 dari rumah demi ritual keberuntungan. Donald Trump hadir dan akan serahkan trofi. Simak sele
Data JBA Indonesia: 5 motor bekas terlaris 2026 didominasi Honda BeAT, Scoopy, Vario, dan Yamaha NMAX. Cek spesifikasi & harga pasaran terbaru di sini.
Realme hengkang dari China! Pabrikan smartphone ini fokus ekspansi global dan ganti Realme UI dengan ColorOS. Simak alasan dan dampaknya bagi pengguna setia.
Persaingan Golden Boot Piala Dunia 2026 belum berakhir. Kylian Mbappe masih berpeluang menyalip Lionel Messi lewat laga perebutan tempat ketiga Prancis vs Inggr