Jangan Parkir Sembarangan, Ini Tata Krama Mengisi Daya di SPKLU
Pengguna mobil listrik perlu memahami tata krama di SPKLU, mulai dari antrean, batas pengisian hingga kewajiban memindahkan kendaraan.
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente bangga timnya menjuarai Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Argentina 1-0 di final. /Instagram
Harianjogja.com, JAKARTA— Pelatih Timnas Spanyol Luis de la Fuente mengaku bangga dengan pencapaian tim asuhannya setelah memastikan gelar juara Piala Dunia 2026. La Furia Roja mengunci trofi dunia kedua sepanjang sejarah seusai menaklukkan Argentina dengan skor 1-0 pada laga final di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, Minggu waktu setempat.
Keberhasilan tersebut mengakhiri penantian panjang Spanyol sejak terakhir kali menjadi juara dunia pada edisi 2010. Bagi De la Fuente, gelar itu menjadi buah dari proses panjang yang dijalani para pemain hingga berkembang menjadi sebuah tim yang solid.
"Saya merasa sangat bangga dengan generasi pesepakbola ini yang telah tumbuh bersama gagasan tersebut, menyempurnakannya, serta memberikan contoh tentang sebuah kelompok, sebuah keluarga," ujar De la Fuente, dikutip dari laman resmi FIFA, Senin.
Sebut Skuad Spanyol sebagai Generasi Kebanggaan
De la Fuente menilai para pemain yang dimilikinya merupakan kumpulan talenta luar biasa yang mampu membawa Spanyol meraih berbagai prestasi.
Ia mengaku emosional saat mengenang perjalanan timnya menuju tangga juara dan menyebut kebersamaan menjadi kekuatan utama La Furia Roja.
"Saya merasa sangat emosional saat menengok kembali ke belakang. Kami telah banyak berbicara dengan para pemain. Kami telah memenangkan segalanya, dan itu sungguh luar biasa. Mereka adalah generasi pesepak bola yang menjadi kebanggaan Spanyol. Bersama-sama, kita lebih kuat," ungkap De la Fuente.
Spanyol Dominan Sejak Awal Pertandingan
Pada laga final, Spanyol tampil menekan sejak menit-menit awal. Sejumlah peluang berhasil diciptakan oleh Lamine Yamal dan rekan-rekannya, namun belum mampu menghasilkan gol.
Sebaliknya, Argentina kesulitan mengembangkan permainan. Lionel Messi dan kolega bahkan tidak mampu melepaskan satu pun tendangan yang mengarah tepat ke gawang sepanjang pertandingan.
Gol penentu kemenangan baru lahir pada babak tambahan waktu kedua. Ferran Torres mencetak gol setelah memanfaatkan umpan sundulan Nico Williams, sekaligus memastikan kemenangan 1-0 bagi Spanyol.
Emiliano Martinez Dianggap Jadi Pembeda
Meski akhirnya keluar sebagai pemenang, De la Fuente menilai timnya seharusnya mampu memastikan kemenangan sejak waktu normal.
Menurut dia, penampilan gemilang kiper Argentina Emiliano Martinez menjadi faktor yang membuat Spanyol harus menunggu hingga babak tambahan waktu untuk memecah kebuntuan.
"Penyelamatan gemilang Dibu (Emi Martinez) mencegah kami menang lebih awal, tetapi itu adalah final Piala Dunia dan, bahkan dengan sepuluh pemain di pengujung laga, Anda harus menderita," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pengguna mobil listrik perlu memahami tata krama di SPKLU, mulai dari antrean, batas pengisian hingga kewajiban memindahkan kendaraan.
Jadwal SIM Keliling Polda DIY Senin 5 Oktober 2026 tersedia di Prambanan, JCM, dan Ramai Mall. Simak lokasi, jam layanan, dan syaratnya.
Sports tourism Indonesia dinilai punya potensi besar, didukung event internasional dan perubahan gaya hidup masyarakat.
Produksi mobil Indonesia mencapai 859.256 unit hingga Agustus 2026. BYD dan Jaecoo masuk 10 besar produsen dengan produksi terbesar.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 5 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
Bapanas memastikan stok beras premium dan medium di pasar tradisional tersedia. Harga beras premium tercatat Rp14.200 per kg.