FIFA ASEAN Cup 2026 Resmi Digelar, Indonesia Jadi Tuan Rumah

Jumali
Jumali Kamis, 30 Juli 2026 09:27 WIB
FIFA ASEAN Cup 2026 Resmi Digelar, Indonesia Jadi Tuan Rumah

Logo FIFA - ist

Harianjogja.com, JOGJA—FIFA resmi memperkenalkan FIFA ASEAN Cup 2026 sebagai kompetisi baru untuk negara-negara Asia Tenggara yang akan digelar pada 24 September hingga 3 Oktober 2026. Kehadiran turnamen ini menjadi babak baru bagi sepak bola kawasan karena seluruh pertandingan masuk dalam kalender resmi FIFA.

Berbeda dengan Piala AFF yang selama ini digelar di luar agenda FIFA Matchday, FIFA ASEAN Cup 2026 memiliki status resmi. Dengan demikian, klub-klub peserta diwajibkan melepas pemain yang mendapat panggilan membela tim nasional masing-masing.

Kehadiran kompetisi baru ini diharapkan meningkatkan kualitas persaingan sepak bola Asia Tenggara sekaligus memberikan kesempatan bagi negara-negara peserta untuk mengumpulkan poin ranking FIFA.

Indonesia mendapat kehormatan sebagai tuan rumah Premier Division atau divisi utama turnamen. Seluruh pertandingan pada kasta tertinggi tersebut dijadwalkan berlangsung di Jakarta.

PSSI menyatakan kesiapan untuk menggelar ajang tersebut. Dukungan juga datang dari Presiden Prabowo Subianto yang secara resmi menyampaikan dukungan kepada FIFA terkait penyelenggaraan kompetisi tersebut di Indonesia.

Dalam format yang diperkenalkan FIFA, turnamen dibagi menjadi dua tingkatan kompetisi, yakni Premier Division dan Challenge Division. Pembagian tersebut dilakukan berdasarkan kekuatan serta peringkat negara peserta.

Pada Premier Division, Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama India, Malaysia, dan Singapura. Grup ini diperkirakan menghadirkan persaingan ketat karena seluruh tim memiliki rivalitas panjang di kawasan Asia.

Sementara itu, Grup B dihuni Vietnam, Thailand, Filipina, dan Pakistan. Kehadiran Pakistan menjadi sorotan tersendiri setelah negara tersebut masuk sebagai tim undangan menggantikan China yang memilih mengundurkan diri dari turnamen.

Untuk Challenge Division yang akan digelar di Hong Kong, Grup A terdiri atas Hong Kong, Myanmar, dan Brunei Darussalam. Sedangkan Grup B dihuni Kamboja, Laos, dan Timor Leste.

FIFA juga menerapkan format berbeda dibandingkan turnamen internasional pada umumnya. Tidak ada babak semifinal dalam FIFA ASEAN Cup 2026.

Setelah fase grup selesai, hanya juara masing-masing grup yang berhak melaju ke partai final. Sementara tim yang finis sebagai runner-up grup akan bertemu dalam laga perebutan posisi ketiga.

Dengan format tersebut, setiap pertandingan pada fase grup memiliki nilai yang sangat penting karena kesalahan kecil dapat langsung memengaruhi peluang lolos ke final.

Sepanjang turnamen, setiap negara diperkirakan memainkan antara dua hingga empat pertandingan tergantung pencapaian masing-masing tim.

Selain prestise, FIFA ASEAN Cup 2026 juga menawarkan hadiah yang cukup besar bagi peserta. Juara Premier Division akan menerima hadiah sebesar US$1 juta. Sementara pemenang Challenge Division berhak membawa pulang hadiah US$300.000.

Setiap negara peserta juga memperoleh dana partisipasi sebesar US$125.000. Secara keseluruhan, total hadiah yang disiapkan FIFA untuk turnamen ini diperkirakan melampaui US$4 juta.

Bagi Indonesia, penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi kesempatan penting untuk menunjukkan kapasitas sebagai tuan rumah ajang internasional sekaligus mengukur kekuatan Timnas Indonesia menghadapi rival-rival utama di kawasan Asia Tenggara dan Asia Selatan.

Dengan status resmi FIFA, kehadiran kompetisi ini berpotensi menjadi salah satu turnamen paling bergengsi di kawasan, sekaligus membuka peluang baru bagi perkembangan sepak bola Asia Tenggara dalam beberapa tahun ke depan.

Pembagian Grup FIFA ASEAN Cup 2026

Premier Division
Grup A: Indonesia, India, Malaysia, Singapura

Grup B: Vietnam, Thailand, Filipina, Pakistan

Challenge Division
Grup A: Hong Kong, Myanmar, Brunei Darussalam

Grup B: Kamboja, Laos, Timor Leste

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online