Pacaran dengan AI Dilarang di China, Pengguna Kena Patah Hati Massal
China resmi larang warganya berpacaran dengan AI di tengah krisis populasi. Pengguna chatbot patah hati setelah fitur AI pendamping dinonaktifkan
Pelatih kepala timnas Indonesia John Herdman bersama kiper timnas Indonesia Nadeo Argawinata dalam konferensi pers pralaga di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (26/7/2026). ANTARA/M Fikri Setiawan\r\n
Harianjogja.com, JOGJA—Persaingan menuju gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 mulai menjadi sorotan setelah hasil undian fase grup diumumkan pada Rabu (29/7/2026). Media Vietnam menilai Indonesia, Vietnam, dan Thailand menjadi tiga tim yang paling berpeluang meraih trofi pada edisi perdana turnamen tersebut.
Penilaian tersebut disampaikan media Vietnam, The Thao 247, yang mengulas kekuatan masing-masing peserta setelah pembagian grup resmi dirilis. Menurut media tersebut, ketiga negara memiliki modal yang cukup kuat untuk bersaing hingga partai final.
FIFA ASEAN Cup 2026 akan diikuti 14 tim yang terbagi ke dalam dua kasta kompetisi, yakni Premier Division dan Challenge Division. Pembagian tersebut dilakukan berdasarkan peringkat FIFA masing-masing negara peserta.
Timnas Indonesia yang bertindak sebagai tuan rumah masuk ke Premier Division dan tergabung di Grup A bersama Malaysia, Singapura, serta India yang berstatus tim undangan.
Sementara itu, Grup B dihuni Vietnam, Thailand, Filipina, dan Pakistan. Persaingan di grup tersebut diprediksi berlangsung sengit karena mempertemukan sejumlah negara yang selama ini menjadi kekuatan utama sepak bola Asia Tenggara.
Seluruh pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Dalam analisanya, The Thao 247 menilai Vietnam memiliki peluang besar untuk meraih gelar juara. Optimisme tersebut didasarkan pada kombinasi pemain berpengalaman, keberadaan pemain naturalisasi berkualitas, serta stabilitas skuad yang dimiliki saat ini.
"Kombinasi pengalaman, pemain asing naturalisasi berkualitas, dan skuad domestik yang stabil menjadikan Vietnam sebagai kandidat utama juara," tulis The Thao 247.
Meski menempatkan Vietnam sebagai unggulan, media tersebut tidak menutup mata terhadap ancaman dari Thailand dan Indonesia.
Thailand dinilai tetap menjadi salah satu kekuatan terbesar di kawasan. Selain memiliki peringkat FIFA tertinggi di antara negara-negara ASEAN, tim Gajah Perang juga masih diperkuat sejumlah pemain senior yang sarat pengalaman di level internasional.
Nama-nama seperti Chanathip Songkrasin dan Theerathon Bunmathan disebut masih menjadi figur penting yang dapat memberikan pengaruh besar dalam permainan Thailand.
Pengalaman keduanya dalam berbagai turnamen regional maupun kompetisi Asia dianggap menjadi modal berharga bagi Thailand dalam menghadapi persaingan di FIFA ASEAN Cup 2026.
Sementara itu, perhatian khusus juga diberikan kepada Timnas Indonesia. Menurut The Thao 247, status FIFA ASEAN Cup sebagai turnamen yang masuk agenda resmi FIFA membuka peluang bagi Indonesia untuk menurunkan komposisi pemain terbaiknya.
Kondisi tersebut menjadi keuntungan tersendiri bagi skuad Garuda yang dalam beberapa tahun terakhir diperkuat banyak pemain diaspora yang berkarier di kompetisi Eropa.
Media Vietnam menilai kehadiran para pemain yang berkompetisi di level tinggi membuat kualitas Indonesia meningkat signifikan dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.
"Dalam beberapa tahun terakhir, tim Indonesia telah berhasil membangun skuad dengan banyak pemain yang berkompetisi di liga-liga top Eropa, yang secara signifikan meningkatkan level profesional mereka," tulis media tersebut.
Selain kualitas individu pemain, Indonesia juga dinilai memiliki pengalaman berharga setelah tampil kompetitif pada ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Perkembangan tersebut membuat Indonesia dipandang sebagai salah satu lawan paling berbahaya dalam perebutan gelar juara.
"Dengan fondasi pemain yang berkompetisi di level tertinggi sepak bola Eropa dan ambisi untuk memenangkan turnamen regional yang diselenggarakan FIFA untuk pertama kalinya, Indonesia tentu akan menjadi lawan yang tangguh bagi Vietnam dan Thailand dalam perebutan gelar Piala ASEAN FIFA 2026," tulis The Thao 247.
Penilaian dari media Vietnam tersebut menegaskan bahwa persaingan menuju gelar FIFA ASEAN Cup 2026 diprediksi tidak hanya menjadi duel tradisional antara Vietnam dan Thailand. Indonesia kini juga dipandang sebagai kekuatan baru yang memiliki peluang besar untuk bersaing di level tertinggi sepak bola Asia Tenggara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
China resmi larang warganya berpacaran dengan AI di tengah krisis populasi. Pengguna chatbot patah hati setelah fitur AI pendamping dinonaktifkan
Kejagung memutasi 90 Kajari di Indonesia, termasuk pergantian Kajari Jakarta Barat berdasarkan SK tertanggal 29 Juli 2026.
kasus Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, KPK, OTT KPK, dugaan pemerasan, Pemalang, dua klaster perkara, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Ahmad Luthfi, Pemprov Jaw
Kejagung memeriksa advokat terafiliasi Don Ritto dalam penyidikan kasus dugaan TPPU yang menjerat Febrie Adriansyah.
ASDP memberlakukan buka tutup penyeberangan Ketapang-Gilimanuk akibat cuaca buruk di Selat Bali dan menyiapkan armada tambahan.
KPK menetapkan empat tersangka kasus dugaan pemerasan di Pemalang, termasuk Bupati Pemalang dan staf administrasi KPK.