Masuk ICU dan Tak Sadar, Phil Collins Ceritakan Momen Nyaris Meninggal
Phil Collins mengaku hampir meninggal pada 2024 akibat komplikasi kesehatan karena alkohol. Musisi Genesis itu sempat dirawat di ICU.
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memberikan arahan kepada anak didiknya saat melawan Timnas Vietnam pada pertandingan Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (3/8/2026). Indonesia kalah dengan skor 0-3. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/foc.\r\n
Harianjogja.com, JOGJA—Timnas Indonesia akan menghadapi ujian penting saat bertandang ke Stadion Jalan Besar, Singapura, pada Jumat (7/8/2026) pukul 20.00 WIB dalam laga terakhir Grup A Piala AFF 2026. Pertandingan tersebut menjadi kesempatan terakhir bagi skuad Garuda untuk mengamankan hasil positif dan menjaga peluang lolos ke semifinal.
Menjelang laga krusial tersebut, pelatih Timnas Indonesia John Herdman menyoroti sejumlah pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi. Evaluasi itu muncul setelah timnya kalah 0-3 dari Vietnam pada pertandingan Grup A yang berlangsung di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Senin (3/8/2026) malam WIB.
Dua Fokus Utama Jelang Laga Penentuan
John Herdman mengungkapkan bahwa keseimbangan permainan saat bertahan menjadi perhatian utama tim pelatih. Selain itu, kemampuan melakukan transisi defensif juga dinilai perlu ditingkatkan agar Indonesia tidak kembali kehilangan momentum saat menghadapi lawan.
"Kami harus belajar kapan harus menjaga keseimbangan bertahan dan melakukan transisi defensif dengan lebih baik. Itulah dua hal utama yang akan kami bawa ke Singapura, manajemen pertandingan yang lebih baik dan transisi bertahan yang lebih baik," kata John Herdman seusai laga Timnas Indonesia vs Vietnam.
Pelatih asal Inggris tersebut memiliki waktu sekitar tiga hari untuk melakukan pembenahan sebelum laga melawan Singapura. Waktu yang terbatas membuat proses evaluasi harus dilakukan secara efektif agar kelemahan yang terlihat saat menghadapi Vietnam tidak kembali terulang.
Kekalahan dari Vietnam Jadi Bahan Evaluasi
Pertandingan melawan Vietnam memberikan banyak pelajaran bagi Timnas Indonesia. Dalam laga tersebut, lini belakang Garuda beberapa kali kesulitan mengantisipasi tekanan dan serangan balik lawan.
Selain itu, efektivitas transisi permainan Vietnam juga menjadi faktor yang menyulitkan Indonesia sepanjang pertandingan. Situasi tersebut kini menjadi fokus utama yang ingin diperbaiki Herdman bersama tim pelatih.
Meski hasil yang diraih tidak sesuai harapan, Herdman tetap melihat sisi positif dari karakter para pemain yang dinilainya memiliki keberanian dan semangat bertanding tinggi.
"Saya memiliki sekelompok pemain yang berani. Kami ingin memainkan sepak bola yang menarik, menunjukkan kepada suporter bahwa kami adalah tim yang bermain menyerang," kata John Herdman.
Garuda Diminta Segera Bangkit
Herdman menegaskan kekalahan dari Vietnam tidak boleh membuat mental para pemain jatuh. Menurut dia, Timnas Indonesia masih memiliki satu pertandingan penting yang menentukan perjalanan mereka di Piala AFF 2026.
Karena itu, seluruh pemain diminta segera bangkit dan tetap menjaga kepercayaan diri menjelang laga melawan Singapura. Kebersamaan tim juga menjadi faktor yang dianggap penting dalam menghadapi tekanan setelah hasil buruk pada pertandingan sebelumnya.
"Kami harus menerima pukulan ini, mengakui kesalahan. Kami harus tetap bersatu karena masih ada satu pertandingan besar yang menanti," tutup John Herdman.
Laga melawan Singapura diperkirakan berlangsung sengit karena kedua tim sama-sama memiliki kepentingan besar di Grup A. Bagi Timnas Indonesia, pertandingan tersebut bukan hanya soal meraih tiga poin, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan respons setelah kekalahan dari Vietnam.
Dengan waktu persiapan yang singkat, perhatian kini tertuju pada bagaimana John Herdman mampu membenahi keseimbangan pertahanan dan transisi permainan Garuda. Dua aspek itu diyakini menjadi kunci bagi Indonesia untuk meraih hasil maksimal di Stadion Jalan Besar sekaligus menjaga asa melangkah ke semifinal Piala AFF 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Phil Collins mengaku hampir meninggal pada 2024 akibat komplikasi kesehatan karena alkohol. Musisi Genesis itu sempat dirawat di ICU.
Myanmar menghancurkan Laos 7-2 di Grup B Piala AFF 2026. Hattrick Win Naing Tun membawa Myanmar memuncaki klasemen dan menjaga peluang lolos ke semifinal.
Sebanyak 359 siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kulonprogo mengikuti cek kesehatan gratis dan tes kebugaran selama tiga hari.
Lelang kostum BTS dari halftime show Piala Dunia 2026 menghasilkan miliaran rupiah untuk mendukung program pendidikan global.
Bank Dunia memperkirakan 25–27% perusahaan formal di Indonesia melakukan penghindaran pajak berdasarkan survei terhadap 2.955 perusahaan.
John Herdman menyoroti keseimbangan bertahan dan transisi defensif sebagai kunci Timnas Indonesia saat menghadapi Singapura.