Profil dan Harta Rektor Unsoed Akhmad Sodiq yang Kena OTT KPK
Harta Rektor Unsoed Akhmad Sodiq dalam LHKPN 2023 mencapai Rp2,22 miliar. Ia terjaring OTT KPK bersama dua wakil rektor.
Foto ilustrasi voli. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Timnas voli putri Indonesia langsung menghadapi tantangan berat pada pertandingan pembuka AVC Women's Continental 2026. Garuda Pertiwi akan melawan Kazakhstan pada Sabtu (22/8/2026) pukul 14.00 WIB di Tianjin Olympic Center Gymnasium, Tiongkok, dengan target menembus enam besar turnamen.
Pertandingan melawan Kazakhstan menjadi awal perjalanan Indonesia di kompetisi yang berlangsung pada 21-30 Agustus 2026. Bagi skuad asuhan Marcos Sugiama, hasil laga pertama akan menjadi bagian penting dalam upaya menghadapi persaingan Grup B yang juga dihuni Thailand dan Australia.
Indonesia tidak memiliki banyak kesempatan untuk melakukan kesalahan di fase grup. Setelah menghadapi Kazakhstan, Garuda Pertiwi akan bertemu Thailand pada Senin (24/8/2026) pukul 14.00 WIB, sebelum menjalani pertandingan terakhir Grup B melawan Australia pada Rabu (26/8/2026) pada waktu yang sama.
Target Enam Besar Jadi Sasaran Garuda Pertiwi
Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) Imam Sudjarwo memahami bahwa perjuangan Indonesia di AVC Women's Continental 2026 tidak akan berjalan mudah. Lawan-lawan yang dihadapi berasal dari kawasan Asia dan memiliki kekuatan yang harus diantisipasi.
Meski demikian, Imam tetap memasang target enam besar. Ia juga berharap para pemain tidak sekadar memenuhi sasaran tersebut, tetapi mampu memberikan kejutan dengan mencatatkan hasil yang lebih baik.
"Target kita masuk enam besar. Lawan kuat, mudah-mudahan target bisa dicapai dan bisa lebih bagus lagi," ujar Imam dengan penuh keyakinan.
Target tersebut membuat tiga pertandingan fase grup memiliki arti penting bagi perjalanan Indonesia di Tianjin. Pertandingan pertama melawan Kazakhstan sekaligus menjadi kesempatan bagi para pemain untuk menunjukkan kemampuan mereka sejak awal turnamen.
14 Pemain Dibawa ke Tianjin
Pelatih timnas voli putri Indonesia Marcos Sugiama telah memilih 14 pemain untuk menghadapi AVC Women's Continental 2026. Sebagian besar anggota skuad telah memperoleh pengalaman bertanding dalam sejumlah turnamen sebelumnya, termasuk SEA V Cup 2026.
Pada posisi opposite, Marcos membawa Khanza Putri Yansi dan Arsela Nuari. Keduanya dipersiapkan untuk mengisi posisi yang sebelumnya ditempati Megawati Hangestri Pertiwi.
Sektor outside hitter diisi lima pemain, yakni Mediol Yoku, Azzahra Dwi Febyane, Ersandrina Devega, Venisa Dwi Oktaviani, dan Tina Syifa. Komposisi tersebut melengkapi pilihan Marcos di sektor serangan dari sisi luar.
Untuk posisi middle blocker, Indonesia memiliki Chelsa Berliana Nurtomo, Maradanti Namira, dan Geofanny Eka. Sementara itu, Arneta Putri dan Shakira Ayu dipercaya mengisi posisi setter.
Posisi libero ditempati Indah Guretno dan Fajriahni Ema Herawati. Pengalaman para pemain dari turnamen sebelumnya diharapkan menjadi bekal ketika Indonesia menghadapi persaingan di level Asia.
AVC 2026 Jadi Persiapan Menuju Asian Games
AVC Women's Continental 2026 tidak hanya menjadi arena bagi Indonesia untuk mengejar prestasi. Turnamen di Tianjin juga memiliki arti penting sebagai bagian dari persiapan menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang yang dijadwalkan berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober mendatang.
Dengan menghadapi Kazakhstan, Thailand, dan Australia, Garuda Pertiwi mendapat kesempatan untuk mengukur kemampuan ketika berhadapan dengan tim-tim kuat dari kawasan Asia. Pengalaman selama turnamen dapat menjadi bagian dari persiapan menghadapi agenda berikutnya.
Bagi Indonesia, pertandingan pertama melawan Kazakhstan juga menjadi ujian awal untuk melihat kesiapan skuad yang dibawa Marcos Sugiama. Hasil positif pada laga pembuka akan menjadi bekal bagi tim untuk menjalani dua pertandingan berikutnya di Grup B.
Perjalanan Indonesia kemudian berlanjut menghadapi Thailand pada 24 Agustus dan Australia pada 26 Agustus. Ketiga pertandingan tersebut menjadi rangkaian yang menentukan peluang Garuda Pertiwi untuk melangkah lebih jauh sekaligus mengejar target enam besar.
Dukungan publik Indonesia juga menjadi bagian yang diharapkan dapat menyertai perjuangan para pemain di Tianjin. Timnas voli putri Indonesia kini bersiap memulai pertandingan pertamanya pada Sabtu (22/8/2026), ketika Kazakhstan menjadi lawan pembuka dalam perjalanan Garuda Pertiwi di AVC Women's Continental 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harta Rektor Unsoed Akhmad Sodiq dalam LHKPN 2023 mencapai Rp2,22 miliar. Ia terjaring OTT KPK bersama dua wakil rektor.
Teaser Empat Musim Pertiwi menampilkan kepulangan Pertiwi yang penuh misteri. Film Putri Marino tayang di bioskop 8 Oktober 2026.
Lionel Messi terancam sanksi MLS setelah terlibat insiden dengan Quinn Sullivan dalam laga Inter Miami kontra Philadelphia Union.
Galaxy S26 FE dijadwalkan hadir 27 Agustus 2026. Simak bocoran layar, chipset, kamera, RAM, penyimpanan, dan baterainya.
Kenali 15 tanda rambut dan kulit kepala sudah perlu keramas, mulai dari berminyak, lepek, ketombe hingga penumpukan produk.
Harga pangan nasional Jumat 21 Agustus 2026 mencatat cabai rawit merah Rp69.200 per kg dan telur ayam ras Rp29.250 per kg