Chelsea Pimpin Bursa Transfer Premier League, Belanja Tembus Rp51,84 T

Jumali
Jumali Jum'at, 21 Agustus 2026 12:37 WIB
Chelsea Pimpin Bursa Transfer Premier League, Belanja Tembus Rp51,84 T

Instagram: Chelsea

Harianjogja.com, JOGJA—Bursa transfer Premier League 2026/27 menunjukkan betapa besarnya kekuatan finansial klub-klub di kasta tertinggi sepak bola Inggris. Hingga data per 19 Agustus 2026, 20 klub telah menghabiskan US$2,92 miliar atau sekitar Rp51,84 triliun untuk mendatangkan pemain baru, dengan Chelsea menjadi klub yang mengeluarkan dana paling besar.

Chelsea telah menggelontorkan US$439,4 juta atau sekitar Rp7,85 triliun. Nominal itu menjadikan The Blues sebagai satu-satunya klub yang telah melewati angka US$400 juta dalam belanja pemain pada bursa transfer musim panas sejauh ini.

Jarak pengeluaran Chelsea dengan klub yang berada tepat di bawahnya juga cukup besar. Tottenham Hotspur yang menempati posisi kedua mencatatkan belanja US$302,9 juta atau sekitar Rp5,41 triliun, sehingga terdapat selisih lebih dari Rp2 triliun antara kedua klub.

Tottenham Tempel Chelsea di Papan Atas

Persaingan belanja transfer di belakang Chelsea berlangsung cukup ketat. Tottenham Hotspur berada di posisi kedua, disusul Newcastle United dengan pengeluaran US$224,1 juta atau sekitar Rp4 triliun.

Manchester City berada di urutan keempat setelah menghabiskan US$204,3 juta atau sekitar Rp3,65 triliun. Arsenal mengikuti dengan belanja US$203,3 juta atau sekitar Rp3,63 triliun.

Posisi Arsenal dan Manchester City memperlihatkan bagaimana klub-klub papan atas tetap aktif memperkuat skuad pada bursa musim panas. Keduanya sama-sama telah melewati angka US$200 juta dalam belanja pemain.

Ipswich Town Jadi Kejutan

Salah satu angka yang paling mencuri perhatian datang dari Ipswich Town. Klub promosi tersebut justru menempati peringkat keenam daftar belanja dengan total US$199,6 juta atau sekitar Rp3,57 triliun.

Pengeluaran Ipswich bahkan berada di atas Manchester United dan Liverpool. Aston Villa berada satu tingkat di bawahnya dengan belanja US$180,1 juta atau sekitar Rp3,22 triliun, sedangkan Coventry City menempati posisi kedelapan setelah mengeluarkan US$153,6 juta atau sekitar Rp2,74 triliun.

Brighton & Hove Albion melengkapi 10 besar dengan pengeluaran US$133,1 juta atau sekitar Rp2,38 triliun.

Besarnya belanja Ipswich Town menjadi salah satu gambaran agresivitas klub promosi dalam mempersiapkan diri menghadapi persaingan Premier League. Klub tersebut mengeluarkan dana yang bahkan lebih besar daripada dua klub dengan nama besar, Manchester United dan Liverpool.

Manchester United dan Liverpool Lebih Hemat

Manchester United berada di posisi ke-10 dengan total pengeluaran US$118,4 juta atau sekitar Rp2,11 triliun. Angka tersebut hanya terpaut tipis dari Liverpool yang membelanjakan US$118,1 juta atau sekitar Rp2,11 triliun.

Kedua klub tersebut berada di bawah Brighton & Hove Albion dalam daftar belanja. Posisi itu juga menunjukkan pendekatan yang lebih hemat dibandingkan pengeluaran Manchester United dan Liverpool pada sejumlah musim sebelumnya.

Di bawah dua klub raksasa tersebut, Hull City mencatatkan belanja US$110,2 juta atau Rp1,97 triliun. Leeds United kemudian menghabiskan US$107,4 juta atau sekitar Rp1,92 triliun, sedangkan Fulham berada di angka US$103,1 juta atau sekitar Rp1,84 triliun.

Sunderland Belum Mengeluarkan Dana Transfer

Tidak semua klub Premier League melakukan belanja besar. Sunderland menjadi satu-satunya klub yang tercatat belum mengeluarkan biaya transfer pada bursa musim panas 2026/27, dengan nominal US$0.

Brentford menghabiskan US$89,8 juta atau Rp1,60 triliun, kemudian Everton US$77,6 juta atau Rp1,38 triliun. Bournemouth berada di angka US$71 juta atau Rp1,27 triliun.

Crystal Palace mencatatkan pengeluaran US$42,2 juta atau sekitar Rp751 miliar, sementara Nottingham Forest berada di angka US$45,1 juta atau sekitar Rp803 miliar.

PosisiKlubBelanja US$Belanja Rupiah
1ChelseaUS$439,4 jutaRp7,85 triliun
2Tottenham HotspurUS$302,9 jutaRp5,41 triliun
3Newcastle UnitedUS$224,1 jutaRp4 triliun
4Manchester CityUS$204,3 jutaRp3,65 triliun
5ArsenalUS$203,3 jutaRp3,63 triliun
6Ipswich TownUS$199,6 jutaRp3,57 triliun
7Aston VillaUS$180,1 jutaRp3,22 triliun
8Coventry CityUS$153,6 jutaRp2,74 triliun
9Brighton & Hove AlbionUS$133,1 jutaRp2,38 triliun
10Manchester UnitedUS$118,4 jutaRp2,11 triliun
11LiverpoolUS$118,1 jutaRp2,11 triliun
12Hull CityUS$110,2 jutaRp1,97 triliun
13Leeds UnitedUS$107,4 jutaRp1,92 triliun
14FulhamUS$103,1 jutaRp1,84 triliun
15BrentfordUS$89,8 jutaRp1,60 triliun
16EvertonUS$77,6 jutaRp1,38 triliun
17BournemouthUS$71 jutaRp1,27 triliun
18Crystal PalaceUS$42,2 jutaRp751 miliar
19Nottingham ForestUS$45,1 jutaRp803 miliar
20SunderlandUS$0Rp0

Data tersebut memperlihatkan rentang belanja yang sangat lebar di Premier League 2026/27. Chelsea berada jauh di posisi teratas, sementara Sunderland menjadi satu-satunya klub yang belum mencatatkan pengeluaran transfer hingga data per 19 Agustus 2026.

Bagi penggemar Premier League, angka tersebut memberikan gambaran mengenai agresivitas klub dalam membangun skuad sebelum musim 2026/27 berlangsung. Persaingan tidak hanya melibatkan klub-klub yang secara tradisional berada di papan atas, tetapi juga memperlihatkan aktivitas transfer besar dari klub promosi seperti Ipswich Town.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online