11 Tahun TWICE, Fan Party Once upon a Thri11 Hanya untuk 750 Penggemar
TWICE akan merayakan 11 tahun karier lewat fan party “Once upon a Thri11” di Seoul. Hanya 750 ONCE terpilih yang bisa bertemu sembilan member.
Janice Tjen/Instagram
Harianjogja.com, JOGJA— Dua petenis Indonesia, Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi, memiliki peluang menciptakan final sesama wakil Indonesia pada nomor ganda putri WTA 500 Monterrey Open 2026 di Meksiko. Peluang itu terbuka karena kedua pasangan berada di jalur undian berbeda dan harus melewati tiga pertandingan untuk bertemu di partai puncak.
Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi Terpisah Jalur
Janice Tjen akan berpasangan dengan Katarzyna Piter, sedangkan Aldila Sutjiadi tampil bersama Liu Kichenok pada turnamen lapangan keras luar ruang di Club Sonoma.
Kedua pasangan dijadwalkan menjalani pertandingan babak 16 besar pada Minggu (23/8).
Janice/Piter langsung menghadapi tantangan berat karena bertemu pasangan unggulan kedua, Shuai Zhang/Xinyu Jiang.
Sementara itu, Aldila/Liu Kichenok akan berhadapan dengan Giuliana Olmos/Desirae Krawczyk.
Jika kedua pasangan mampu melewati babak 16 besar, perjalanan mereka belum selesai. Janice/Piter dan Aldila/Liu Kichenok masih harus memenangi dua pertandingan berikutnya untuk memastikan tiket ke final.
Jika skenario itu terwujud, Janice dan Aldila berpeluang saling berhadapan dalam final sesama petenis Indonesia.
Aldila Bawa Modal Positif
Aldila Sutjiadi datang ke Monterrey dengan kepercayaan diri setelah memiliki catatan positif sepanjang musim 2026.
Sebelum tampil di Monterrey Open, Aldila berkompetisi di Cincinnati Open 2026 bersama Erin Routliffe. Mereka berhasil melaju hingga perempat final sebelum dikalahkan pasangan Ceko Marie Bouzkova/Linda Noskova dengan skor 5-7, 5-7.
Aldila sebelumnya juga berhasil meraih gelar WTA 500 di DC Open di Washington pada awal Agustus.
Gelar itu menjadi titel WTA 500 keduanya pada musim ini setelah ia menjuarai Bad Homburg Open pada akhir Juni.
Catatan tersebut menjadi modal penting bagi Aldila untuk menghadapi persaingan di Monterrey.
Janice Tjen Punya Pengalaman di Cincinnati
Janice Tjen juga membawa pengalaman bertanding di Cincinnati Open sebelum tampil di Monterrey.
Pada nomor tunggal, Janice mampu mencapai babak 16 besar. Namun, langkahnya kemudian dihentikan Mirra Andreeva yang berstatus juara French Open 2026.
Di nomor ganda, Janice kembali berpasangan dengan Katarzyna Piter.
Mereka sebelumnya mengalami kekalahan dalam pertandingan tiga set saat menghadapi Shuai Zhang/Xinyu Jiang di Cincinnati Open. Pasangan Zhang/Jiang kini kembali menjadi lawan Janice/Piter pada babak 16 besar Monterrey.
Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Janice dan Piter untuk membalas kekalahan sekaligus menjaga peluang melangkah lebih jauh di turnamen WTA 500 tersebut.
Monterrey Open Naik Kelas Jadi WTA 500
Monterrey Open atau Abierto GNP Seguros merupakan turnamen tenis yang pertama kali digelar pada 2009.
Turnamen tersebut kemudian masuk kalender WTA Tour pada 2021 sebagai turnamen level WTA 250.
Status Monterrey Open meningkat menjadi WTA 500 pada 2024. Dengan peningkatan level tersebut, persaingan yang dihadapi para petenis menjadi semakin ketat.
Bagi Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi, turnamen Monterrey Open 2026 menjadi kesempatan untuk melanjutkan tren positif sekaligus membuka peluang terciptanya final sesama wakil Indonesia di nomor ganda putri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
TWICE akan merayakan 11 tahun karier lewat fan party “Once upon a Thri11” di Seoul. Hanya 750 ONCE terpilih yang bisa bertemu sembilan member.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 8 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap dari Stasiun Palur hingga Jogja/Tugu.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 8 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap dan tarif KRL Rp8.000.
Awal musim hujan di Bantul diprediksi mundur lebih dari 30 hari. DPRD Bantul menyiapkan posko dan antisipasi kekeringan.
Suzuki e SKY resmi diperkenalkan di Jepang dan dijual mulai 16 November 2026. Mobil listrik mungil ini punya jarak tempuh 310 km dan desainnya tercatat di DJKI.
DPRD DIY meminta BUMD tak hanya mengejar pertumbuhan aset, tetapi juga memperbesar keuntungan dan kontribusi terhadap pendapatan daerah.