Kalah dari Aldila Sutjiadi di US Open 2026, Janice Tjen Tetap Bersyukur

Jumali
Jumali Senin, 07 September 2026 23:47 WIB
Kalah dari Aldila Sutjiadi di US Open 2026, Janice Tjen Tetap Bersyukur

Janice Tjen/Instagram

Harianjogja.com, JOGJA—Petenis Indonesia Janice Tjen memilih mengambil sisi positif dari kiprahnya di US Open 2026. Meski harus mengakhiri langkah lebih cepat di sektor ganda putri, Janice mengaku tetap bersyukur karena kembali mendapatkan kesempatan tampil di salah satu turnamen Grand Slam paling bergengsi di dunia tersebut.

Perjalanan Janice di US Open 2026 terhenti pada babak kedua nomor ganda putri. Berpasangan dengan petenis Kanada, Leylah Fernandez, Janice harus mengakui keunggulan wakil Indonesia lainnya, Aldila Sutjiadi, yang berduet dengan Erin Routliffe.

Dalam pertandingan yang berlangsung akhir pekan lalu, pasangan Janice dan Fernandez kalah dua set langsung dengan skor 4-6, 4-6 dari Aldila dan Routliffe.

Meski hasil pertandingan tidak sesuai harapan, Janice menunjukkan sikap dewasa dengan tetap mensyukuri kesempatan yang diperolehnya sepanjang turnamen.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, petenis muda Indonesia tersebut mengungkapkan rasa senangnya karena kembali bisa merasakan atmosfer kompetisi di US Open.

"Senang dan bersyukur bisa kembali tampil di US Open. Ini bukan hasil yang saya inginkan, tetapi saya tetap bersyukur mendapat kesempatan lain untuk bertanding di sini," tulis Janice.

Duel Sesama Wakil Indonesia di Grand Slam

Pertandingan antara Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi menjadi salah satu momen menarik bagi tenis Indonesia di US Open 2026. Untuk pertama kalinya dalam edisi tahun ini, dua petenis Indonesia saling berhadapan di ajang Grand Slam.

Pertemuan tersebut memastikan satu wakil Indonesia melangkah ke babak berikutnya. Di sisi lain, duel ini juga menjadi bukti semakin besarnya eksistensi tenis Indonesia di level internasional.

Aldila yang lebih berpengalaman berhasil memanfaatkan kerja sama solid bersama Erin Routliffe untuk mengamankan kemenangan. Sementara Janice dan Leylah Fernandez beberapa kali mampu memberikan perlawanan, namun belum cukup untuk membalikkan keadaan.

Terima Kasih untuk Dukungan Penggemar

Selain menyampaikan rasa syukur, Janice juga memberikan apresiasi kepada para pendukung yang terus memberikan semangat selama dirinya berjuang di New York.

Menurutnya, dukungan dari penggemar menjadi salah satu energi tambahan yang membuatnya tetap termotivasi untuk berkembang dan bersaing di level tertinggi.

"Terima kasih kepada semua orang yang terus mendukung dan memberikan semangat kepada saya sepanjang perjalanan ini," tulis Janice.

Ucapan tersebut mendapat respons positif dari para pengikutnya di media sosial yang terus memberikan dukungan agar Janice semakin berkembang dan mampu meraih prestasi lebih besar pada turnamen-turnamen mendatang.

Modal Berharga untuk Turnamen Berikutnya

Meski gagal melangkah lebih jauh, pengalaman tampil di US Open 2026 menjadi modal berharga bagi Janice Tjen untuk melanjutkan karier profesionalnya.

Bertanding di turnamen Grand Slam memberikan pengalaman penting, baik dari sisi mental maupun teknis, terutama saat menghadapi pasangan-pasangan terbaik dunia.

Bagi tenis Indonesia, kehadiran Janice dan Aldila di panggung US Open juga menjadi sinyal positif bahwa regenerasi petenis Indonesia terus berjalan. Janice yang masih memiliki usia kompetitif panjang berpeluang menjadi salah satu andalan Merah Putih di berbagai ajang internasional pada masa mendatang.

Kini, setelah menuntaskan perjalanannya di US Open 2026, Janice diharapkan dapat membawa pengalaman tersebut sebagai bekal untuk menghadapi turnamen berikutnya dan terus meningkatkan prestasi di level dunia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online