Siti si Vampir Tayang Oktober 2026 Satine Zaneta Jalani Hidup Baru Usai Digigit Vampir
Sinopsis film Siti si Vampir yang dibintangi Satine Zaneta dan Ciccio Manassero. Film horor komedi ini tayang di bioskop Indonesia mulai 22 Oktober 2026.
Fabio Quartararo - MotoGP.com
Harianjogja.com, JOGJA— Fabio Quartararo memilih menarik diri dari pengembangan motor Yamaha untuk MotoGP 2027. Keputusan itu muncul setelah pebalap asal Perancis tersebut kecewa karena tidak mendapat kesempatan menguji ban Pirelli yang akan digunakan dalam perubahan regulasi MotoGP musim depan.
Pernyataan Quartararo menjadi perkembangan penting menjelang perpisahannya dengan Yamaha. Juara dunia MotoGP 2021 itu akan meninggalkan Yamaha setelah delapan musim dan memperkuat Honda mulai musim depan.
Persoalan tersebut mencuat setelah Grand Prix Aragon akhir pekan lalu. Quartararo merasa dirinya lebih banyak menjalankan tugas sebagai pebalap tes karena Yamaha memberinya sejumlah komponen baru untuk dievaluasi selama akhir pekan balapan.
Quartararo Tak Lagi Mau Kembangkan Motor 2027
Quartararo sebelumnya ikut terlibat dalam pengembangan mesin V4 baru Yamaha. Mesin tersebut disiapkan menghadapi regulasi MotoGP 2027 yang akan mengubah kapasitas mesin menjadi 850 cc.
Namun, pebalap berusia 27 tahun itu kini merasa tidak memiliki alasan untuk terus membantu pengembangan motor yang nantinya akan digunakan Yamaha setelah dirinya pindah ke Honda. Ia juga mengaku telah kehilangan kepercayaan terhadap kemampuan Yamaha untuk membalikkan situasi motor yang dianggapnya masih bermasalah.
“Sejauh menyangkut masa depan, saya tidak dalam posisi untuk membantu. Dan karena alasan pribadi, saya tidak ingin membantu. Kami berusaha untuk membuat kemajuan tahun ini. Tetapi pada akhirnya, jika keadaan tidak membaik, tidak banyak yang bisa kami lakukan,” ujar Quartararo, dikutip dari Motorsport.com, Selasa (1/9/2026).
Bagi Quartararo, batas keterlibatannya kini lebih jelas. Ia masih bersedia membantu Yamaha apabila pengembangan tersebut bertujuan meningkatkan performa motor pada musim 2026, tetapi tidak ingin mengembangkan motor yang diperuntukkan bagi pebalap Yamaha pada 2027.
Tes Pirelli di Austria Jadi Pemicu Kekecewaan
Quartararo kemudian menjelaskan apa yang dimaksud dengan “alasan pribadi”. Persoalannya berkaitan dengan keputusan Yamaha yang tidak memberinya izin mengikuti tes tengah musim di Red Bull Ring, Austria, pada September mendatang.
Tes tersebut memiliki arti penting karena para pebalap akan mendapat kesempatan kembali menguji ban Pirelli yang dipersiapkan untuk MotoGP 2027. Pirelli akan menggantikan Michelin sebagai pemasok ban MotoGP mulai musim depan, sehingga pengalaman menggunakan karakter ban baru menjadi bagian penting dalam persiapan menghadapi perubahan regulasi.
Quartararo menginginkan kesempatan tersebut, tetapi Yamaha memilih tidak memberinya akses.
“Untuk meluruskan, intinya adalah saya tidak tahu apakah saya harus mengatakan ini, tetapi saya akan tetap mengatakannya: Saya ingin melakukan uji coba di Austria. Tetapi sayangnya, Yamaha tidak ingin saya menggunakan ban Pirelli. Saya ingin melakukan sesuatu, tetapi mereka tidak mengizinkan saya," kata Quartararo.
Keputusan itu kemudian membuat Quartararo tidak ingin mengambil peran lebih jauh dalam pengembangan motor Yamaha 2027.
“Secara pribadi, saya tidak ingin mengembangkan motor untuk pebalap 2027. Jadi, jika kita dapat meningkatkan sesuatu untuk tahun ini, saya akan melakukannya,” ujarnya.
Ia menambahkan, dirinya tidak akan memaksakan diri sampai batas maksimal dan bertindak seperti pebalap uji coba seperti yang saya lakukan akhir pekan ini.
Honda dan KTM Punya Kebijakan Berbeda
Keputusan Yamaha tersebut juga menarik perhatian karena pabrikan lain pernah memberikan kesempatan kepada pebalap yang akan meninggalkan tim untuk tetap terlibat dalam pengujian motor dan ban MotoGP 2027.
Honda, misalnya, memberikan kesempatan kepada Luca Marini dan Joan Mir untuk menguji paket motor 2027 dalam tes resmi pertama di Brno, Republik Ceko, pada Juni lalu. Keduanya juga akan meninggalkan Honda dan bergabung dengan tim lain pada musim depan.
Dalam pengujian tersebut, Marini dan Mir bahkan mendapat kesempatan menguji ban Pirelli yang dipersiapkan untuk regulasi baru MotoGP.
KTM juga melakukan langkah serupa terhadap Pedro Acosta. Pebalap asal Spanyol itu masih dipercaya memimpin pengembangan motor KTM untuk MotoGP 2027 di Republik Ceko meski musim depan akan pindah ke tim pabrikan Ducati.
Bagi pebalap, kesempatan menguji ban baru menjadi penting karena karakter Pirelli diperkirakan berbeda dari Michelin yang saat ini digunakan di MotoGP. Namun, memberikan akses tersebut kepada pebalap yang akan pindah tim juga memiliki risiko bagi pabrikan karena pebalap dapat mengetahui informasi teknis mengenai proyek terbaru sebelum bergabung dengan rival.
Akhir Pekan Aragon Mempertegas Sikap Quartararo
Situasi yang terjadi di Aragon semakin memperkuat keputusan Quartararo. Sepanjang akhir pekan, Yamaha memberinya berbagai komponen pengembangan untuk diuji, termasuk sasis baru.
Banyaknya komponen yang harus dicoba menunjukkan Yamaha masih berusaha mencari peningkatan performa dan mengejar ketertinggalan dari rival. Namun, dari sudut pandang Quartararo, arah pengembangan tersebut belum memberikan keuntungan yang diharapkan.
Beban pengujian itu juga berlangsung pada akhir pekan yang sulit bagi Quartararo. Pada balapan utama MotoGP Aragon, ia finis di posisi terakhir dengan selisih lebih dari 50 detik dari Marc Marquez yang keluar sebagai pemenang. Data resmi Yamaha mencatat Quartararo finis di posisi ke-18 dengan selisih 51,657 detik dari pemenang.
Pada sesi Sprint sehari sebelumnya, Quartararo juga mengalami masalah teknis yang membuatnya tidak menyelesaikan balapan. Yamaha menyebut masalah tersebut terjadi pada lap kelima. Dalam sesi itu Quartararo juga mengakui dirinya menjalankan peran seperti “test rider” karena banyak komponen yang harus diuji.
Ketika diminta memberikan penilaian terhadap sasis baru pada Sabtu, Quartararo memberikan respons negatif.
“Lebih buruk. Pada hari Jumat, saya mengatakan itu lebih buruk. Mereka ingin membandingkannya lagi pagi ini. Itu lebih buruk. Saya lebih berperan sebagai pembalap uji coba akhir pekan ini. Menguji sasis tiga kali tetapi tidak berhasil. Kami juga memiliki link baru. Itu bukan peningkatan," ujar Quartararo.
Ia kemudian menjelaskan situasi yang dialaminya ketika harus berpindah dari satu sasis ke sasis lainnya selama pengujian.
“Pada dasarnya saya mengendarai motor standar. Tetapi ketika Anda beralih dari satu sasis ke sasis lain, meskipun perbedaannya tidak terlalu besar perasaannya sudah tidak ada lagi tetapi saya sedikit bingung. Tapi begitulah adanya dan kami mencoba untuk menemukan performa yang lebih baik,” kata Quartararo.
Dengan keputusan tersebut, Quartararo masih membuka ruang bagi Yamaha untuk mendapat bantuannya selama pengembangan diarahkan pada peningkatan performa musim 2026. Namun, keterlibatannya untuk proyek motor Yamaha 2027 kini tidak lagi menjadi bagian dari rencana pebalap Perancis tersebut.
Perpisahan Quartararo dan Yamaha sendiri akan terjadi setelah delapan musim. Mulai musim depan, ia akan bergabung dengan Honda ketika MotoGP memasuki era regulasi baru dengan mesin 850 cc dan ban Pirelli.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sinopsis film Siti si Vampir yang dibintangi Satine Zaneta dan Ciccio Manassero. Film horor komedi ini tayang di bioskop Indonesia mulai 22 Oktober 2026.
Harga BBM Pertamina 1 September 2026 berubah. Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex naik, sementara Pertamax tetap.
Jadwal Indonesia Masters 2026 hari ini, Selasa 1 September, menampilkan puluhan wakil Indonesia di Court 1 hingga Court 4.
Kebocoran data Steam 13 TB ungkap game Valve tak dirilis, mulai Weaponizer Half-Life 2 Episode 3 hingga build awal CS:GO. Simak temuan lengkapnya!
Simak daftar peringatan 1 September, mulai dari Hari Polwan Indonesia, World Letter Writing Day, Lazy Mom Day, hingga American Chess Day. Penjelasan lengkap!
Fabio Quartararo tak mau lagi membantu Yamaha mengembangkan motor MotoGP 2027 setelah kecewa dilarang menguji ban Pirelli di Austria.