Ze Valente Dorong Derbi PSIM vs PSS Tetap Digelar di Jogja

Ariq Fajar Hidayat
Ariq Fajar Hidayat Kamis, 03 September 2026 15:17 WIB
Ze Valente Dorong Derbi PSIM vs PSS Tetap Digelar di Jogja

Ze Valente saat ditemui di sela-sela latihan PSIM Jogja di Stadion Mandala Krida, beberapa waktu lalu. - Harian Jogja/ Ariq Fajar Hidayat

Harianjogja.com, JOGJA-- Gelandang PSIM Jogja, Ze Valente, berharap derbi DIY melawan PSS Sleman pada kompetisi Super League 2026/2027 tetap dapat digelar di wilayah DIY, termasuk Jogja.

Pemain asal Portugal tersebut menilai sudah waktunya pihak kepolisian menjalankan tugas agar pertandingan yang sarat gengsi itu bisa berlangsung di wilayah DIY. Menurut Ze, rivalitas kedua tim semestinya hanya terjadi selama pertandingan.

Ze menyebut pertemuan PSIM dan PSS memiliki nilai istimewa. Kedua tim sudah cukup lama tidak berada di divisi yang sama sehingga derbi DIY musim ini menjadi pertandingan yang dinantikannya.

"Menurut saya, ini hal yang indah. Sudah lama sekali kedua tim tidak bertanding satu sama lain di divisi yang sama," kata Ze, Kamis (3/8/2026).

Ze Valente Ingin Derbi Tetap di Jogja

Ze memahami terdapat kemungkinan pertandingan PSIM vs PSS digelar di kota lain. Namun, ia berharap kesempatan untuk menggelar derbi di Jogja tetap diberikan kepada kedua tim dan para suporter.

"Saya pikir ini saatnya pihak kepolisian melakukan tugas mereka. Saatnya bagi kami dan para penggemar untuk memahami bahwa kami adalah rival hanya di dalam lapangan," ujarnya.

Menurut Ze, rivalitas antara PSIM dan PSS tidak semestinya menjadi alasan pertandingan harus selalu dimainkan di luar daerah. Ia justru melihat derbi DIY sebagai kesempatan untuk membuktikan bahwa pertandingan dengan tensi tinggi tetap memungkinkan digelar di Jogja.

"Saya pikir kami berhak mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan bahwa laga derbi sangat memungkinkan untuk digelar di Jogja, di kota ini," ucapnya.

Fokus Ze Valente Bukan Sekadar Gol dan Assist

Memasuki musim keduanya bersama PSIM, Ze Valente tidak menetapkan target pribadi berupa jumlah gol maupun assist. Gelandang berusia 32 tahun tersebut lebih memilih memprioritaskan kontribusinya untuk kebutuhan tim.

Selain menjalankan tugas sesuai keinginan pelatih, Ze juga ingin membantu PSIM melalui peran bertahan dan kepemimpinan di dalam tim.

"Bagi saya, yang paling penting adalah mencoba melakukan apa yang diinginkan pelatih dan mencoba membantu tim. Kalau saya melakukannya dengan baik, tentu saja gol dan assist akan datang dengan sendirinya," tutur Ze.

Meski tidak menetapkan target statistik secara khusus, Ze tetap memiliki keinginan untuk mencetak gol dan memberikan assist sepanjang musim. Baginya, kontribusi ofensif merupakan salah satu cara untuk membantu tim, tetapi bukan satu-satunya ukuran.

"Saya ingin mencetak gol, saya ingin memberi assist karena saya ingin membantu tim. Tapi saya juga harus bertahan dan mencoba menjadi pemimpin," katanya.

Derbi PSIM vs PSS Jadi Laga Spesial bagi Ze

Pertemuan dengan PSS nantinya menjadi salah satu pertandingan yang dinantikan Ze. Bukan hanya karena rivalitas PSIM dan PSS, laga tersebut juga mempertemukannya dengan klub yang pernah ia bela.

Ze pernah memperkuat PSS pada 2022 setelah klub tersebut promosi ke kasta teratas. Karena itu, derbi DIY juga akan menjadi pertemuan dengan mantan klubnya.

Bagi Ze, pertandingan PSIM vs PSS menjadi kesempatan untuk kembali menikmati persaingan dua tim yang telah lama tidak berada di divisi yang sama, sekaligus membuktikan bahwa derbi dengan tensi tinggi dapat berlangsung di Jogja.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online