19 Tersangka Kasus Little Aresha Resmi Dilimpahkan ke Kejari Jogja
Sebanyak 19 tersangka kasus Little Aresha dilimpahkan ke Kejari Kota Jogja. Penyidikan masih berlanjut dan berpotensi menetapkan tersangka baru.
PSIM Jogja/Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja memasuki usia 97 tahun dengan membawa satu pesan penting: perjalanan menuju satu abad tidak boleh membuat sejarah dan budaya yang menjadi identitas klub ikut hilang.
Klub yang lahir 5 September 97 tahun lalu itu kini hanya berjarak tiga tahun dari usia 100 tahun. Di tengah perjalanan sepak bola nasional yang terus berkembang, PSIM tetap mempertahankan tradisi yang menghubungkan klub dengan akar sejarah dan budaya Jogja.
Salah satu tradisi tersebut ialah ziarah ke Makam Raja-Raja Imogiri dan kunjungan ke Keraton Yogyakarta setiap awal musim. Bagi PSIM, kedua agenda itu bukan sekadar kegiatan rutin menjelang kompetisi, melainkan bagian dari hubungan klub dengan sejarah dan akar budayanya.
PSIM Jogja dan Sejarah Awal Sepak Bola Indonesia
Direktur Utama PSIM Jogja Yuliana Tasno mengatakan identitas tersebut tidak dapat dipisahkan dari perjalanan klub sejak awal berdiri. PSIM merupakan salah satu pendiri PSSI dan memiliki catatan tersendiri dalam sejarah awal terbentuknya federasi sepak bola Indonesia.
“Kantor kami di Yogyakarta pun merupakan kantor yang digunakan oleh PSSI saat menggelar kongres untuk pertama kalinya. Oleh sebab itu, kami memiliki slogan bertajuk Honor the Legacy,” kata Liana dalam keterangan resminya, Jumat (4/9/2026).
Slogan Honor the Legacy menjadi cara PSIM merangkum pandangannya terhadap sejarah klub. Menjelang usia 100 tahun, manajemen ingin warisan tersebut tidak berhenti sebagai bagian dari catatan masa lalu.
Liana mengatakan PSIM memiliki tanggung jawab untuk mempertahankan warisan yang berkaitan dengan Jogja. Menurut dia, keberadaan klub selama hampir satu abad tidak dapat dipisahkan dari daerah tempat PSIM tumbuh.
“Perjalanan PSIM menuju usia ke-100 tahun diiringi slogan Honor the Legacy untuk mengingatkan kami agar senantiasa menjaga tradisi serta warisan kebudayaan Yogyakarta. Bagaimanapun, PSIM adalah bagian dari Daerah Istimewa Yogyakarta yang kaya akan budaya,” ujarnya.
Budaya Jogja Masuk ke Identitas Modern PSIM
Upaya menjaga identitas tersebut tidak hanya dilakukan melalui tradisi yang dijalankan setiap awal musim. PSIM juga membawa unsur budaya lokal ke dalam aktivitas yang lebih dekat dengan keseharian klub.
Unsur budaya Jogja dimasukkan ke dalam konten digital dan produk resmi PSIM. Salah satunya terlihat melalui penggunaan motif batik parang pada jersei.
Dengan cara tersebut, sejarah PSIM tidak hanya hadir dalam cerita mengenai perjalanan klub pada masa lalu. Unsur Jogja turut dibawa ke ruang yang lebih modern, termasuk dalam upaya PSIM membangun citra dan produk komersialnya.
Bagi Liana, perjalanan PSIM hingga usia 97 tahun menjadi pengingat mengenai panjangnya sejarah yang telah dilalui klub. Ia juga mengaku bangga terhadap klub yang kini dikelolanya karena memiliki sejarah panjang dalam perkembangan sepak bola Indonesia.
“Makna usia ke-97 PSIM itu sudah pasti luar biasa karena nilai historisnya sangat kaya. Saya selalu mengatakan di media mana pun bahwa saya sangat bangga dengan PSIM,” tuturnya.
Tiga Tahun Menuju Satu Abad
PSIM kini tinggal tiga tahun lagi menuju usia 100 tahun. Klub berjuluk Laskar Mataram tersebut berada dalam perjalanan menuju satu abad di tengah target dan persaingan kompetisi sepak bola.
Namun, perjalanan itu tidak hanya berkaitan dengan pencapaian di lapangan. PSIM juga berusaha memastikan tradisi, sejarah, dan budaya yang melekat sejak klub tumbuh di Jogja tetap menjadi bagian dari identitasnya.
Dengan demikian, usia 97 tahun menjadi bagian dari perjalanan menuju satu abad sekaligus pengingat bagi PSIM untuk tetap membawa warisan yang telah membesarkannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 19 tersangka kasus Little Aresha dilimpahkan ke Kejari Kota Jogja. Penyidikan masih berlanjut dan berpotensi menetapkan tersangka baru.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 5 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun, tarif Rp8.000, dan cara pembayarannya.
OJK DIY menyebut judi online bisa mendorong masyarakat menggunakan pinjol. Outstanding P2P lending DIY capai Rp1,41 triliun.
DPRD Sleman mendorong perbaikan data desil dibuka berkala agar perubahan kondisi ekonomi masyarakat dapat tercermin dalam data.
Banjir bandang Nepal-China menewaskan 1.280 orang dan membuat lebih dari 5.620 orang hilang. Operasi pencarian memasuki pekan kedua.
Dampak bullying dapat terbawa hingga sekolah baru. SIKOMHATI.ID diterapkan di SMK YPKK Tepus untuk memperkuat empati dan komunikasi siswa.