Bantuan Pangan Menyalakan Harapan Dapur Beralas Tanah
Bantuan pangan pemerintah meringankan beban keluarga Hayati Sahempa, warga miskin di Bailang, Manado, yang hidup dengan dapur beralas tanah.
Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares saat memberikan keterangan pers seusai pertandingan melawan Bhayangkara FC, Sabtu (5/9/2026)/Antara-Dian Hadiyatna
Harianjogja.com, SURABAYA— Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares belum dapat menyusun rencana secara penuh untuk menghadapi PSIM pada pekan kedua BRI Super League. Kondisi sejumlah pemain menjadi perhatian pelatih berkebangsaan Portugal tersebut menjelang pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (13/9) pukul 19.00 WIB.
Dikutip dari laman resmi I.League, Rabu, Tavares mengatakan timnya masih harus melihat kondisi para pemain sebelum menentukan strategi menghadapi Laskar Mataram.
Beberapa penggawa Persebaya disebut belum berada dalam kondisi terbaik. Selain itu, ada pemain yang dipastikan tidak dapat tampil dalam pertandingan tersebut.
"Sekarang kami perlu melihat kondisi para pemain karena ada beberapa pemain yang tidak dalam kondisi 100 persen," kata Tavares.
"Beberapa tidak bisa berpartisipasi hari itu dan yang lainnya ditarik keluar karena cedera. Kami akan lihat siapa yang bisa diandalkan, baru kami buat rencana," kata dia.
Persebaya Punya Waktu Singkat untuk Pulih
Persebaya Surabaya mengawali kompetisi BRI Super League dengan hasil imbang. Bajul Ijo berhasil mencuri satu poin ketika bertandang ke markas Bhayangkara FC pada pekan pertama, akhir pekan lalu.
Setelah pertandingan tersebut, Persebaya harus menjalani perjalanan panjang untuk kembali dari Lampung. Waktu yang tersedia sebelum menghadapi PSIM pun relatif singkat.
Sisa waktu tersebut akan dimanfaatkan tim untuk memulihkan kondisi skuad. Situasi kebugaran pemain menjadi salah satu faktor yang harus diperhitungkan Tavares sebelum menentukan komposisi tim dan rencana pertandingan.
Bernardo Tavares Minta Dukungan Bonek
Selain mempersiapkan tim, Tavares meminta para pendukung Persebaya Surabaya memenuhi Stadion Gelora Bung Tomo ketika menjamu PSIM.
Pelatih yang pernah menangani PSM Makassar itu berharap dukungan dari para suporter dapat menjadi kekuatan tambahan bagi Bajul Ijo dalam pertandingan kandang tersebut.
Namun, Tavares mengingatkan para pemain dan pendukung Persebaya agar tidak menganggap PSIM sebagai lawan yang mudah. Catatan pertemuan pada musim lalu menjadi salah satu alasan bagi Persebaya untuk meningkatkan kewaspadaan.
PSIM Yogyakarta diketahui mampu mengalahkan Persebaya Surabaya dengan skor 1-0 ketika kedua tim bertemu di markas Bajul Ijo pada musim lalu.
"Jangan lupa musim lalu tim asal Yogyakarta tersebut menang di sini 1-0. Jadi kami harus berekspektasi laga akan sulit karena mereka juga mendatangkan pemain-pemain bagus," kata Tavares.
Pertandingan Persebaya Surabaya melawan PSIM pada pekan kedua BRI Super League akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (13/9) pukul 19.00 WIB.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bantuan pangan pemerintah meringankan beban keluarga Hayati Sahempa, warga miskin di Bailang, Manado, yang hidup dengan dapur beralas tanah.
AI frontier mempercepat eksploitasi celah keamanan. F5 menilai perusahaan perlu memperkuat deteksi dan perlindungan otomatis.
Filipina dan China kembali saling kritik soal sengketa Laut China Selatan. Menhan Gilberto Teodoro membalas pesan China terkait arbitrase.
Bernardo Tavares menyoroti kondisi pemain Persebaya jelang menghadapi PSIM pada pekan kedua BRI Super League, Minggu (13/9).
Komdigi menerbitkan SE No. 4/2026 yang melindungi sisa kuota internet pelanggan dan melarang operator mengenakan biaya tambahan.
GAC Indonesia menawarkan harga khusus mobil listrik AION dan HYPTEC selama GIIAS Bandung 2026 hingga 13 September.