LPS Ungkap 4 Jenis Asuransi yang Tak Dijamin Program PPP
LPS menyebut unsur investasi unitlink tidak masuk PPP. Simak jenis asuransi yang masuk dan tidak masuk cakupan penjaminan polis.
Instagram: Perbasi
Harianjogja.com, JOGJA— Timnas Basket Putra Indonesia mengawali perjuangan di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan hasil kurang maksimal. Skuad Garuda harus mengakui keunggulan tuan rumah Jepang dengan skor telak 53-98 dalam pertandingan yang berlangsung di Aichi International Arena, Nagoya, Jepang, pada Kamis (10/9/2026).
Kekalahan ini menjadi pukulan berat bagi Indonesia yang datang dengan optimisme tinggi setelah persiapan panjang. Namun, kualitas dan kedalaman skuad Jepang terbukti terlalu kuat untuk diimbangi oleh pasukan asuhan pelatih David Singleton tersebut.
Jepang Menguasai Sejak Tip-Off
Jepang langsung mengambil kendali permainan sejak bola dilempar pertama kali. Tim tuan rumah mampu mencetak 29 poin pada kuarter pertama dan membuat Indonesia kesulitan mengembangkan permainan. Anak asuh David Singleton hanya mampu menghasilkan enam poin pada kuarter pembuka. Jepang pun menutup kuarter pertama dengan keunggulan 29-6 atas Indonesia.
Memasuki kuarter kedua, Yudha Saputera dan kawan-kawan berusaha bermain lebih rapi. Tim pelatih menerapkan kombinasi pertahanan zona dan pengawalan untuk mengurangi tekanan dari para pemain Jepang. Namun, kualitas Yuto Kawashima dan kawan-kawan masih sulit diimbangi penggawa Merah Putih. Indonesia hanya mampu menambah 12 poin, sedangkan Jepang mencetak 26 angka pada kuarter kedua.
Keunggulan Jepang semakin melebar hingga menutup paruh pertama pertandingan. Skor 55-21 membuat Indonesia harus mengejar defisit 34 angka pada dua kuarter tersisa.
Rotasi dan Perubahan Strategi
David Singleton terus melakukan rotasi pemain untuk mencari komposisi terbaik. Andakara Prastawa, Vincent Kosasih, serta dua pemain naturalisasi Lester Prosper dan Anthony Beane mendapat kesempatan untuk membantu Indonesia mengejar ketertinggalan.
Meski sudah mengubah pola pertahanan, Jepang tetap mampu menemukan celah. Saat Indonesia memperketat zona pertahanan, Kazuma Tsuya masih mampu melepaskan tembakan tiga angka. Indonesia kembali kesulitan memangkas jarak pada kuarter ketiga. Jepang justru semakin menjauh hingga skor berubah menjadi 75-35 pada akhir kuarter tersebut.
Memasuki kuarter terakhir, tekanan terhadap Indonesia semakin besar. Jepang tampil lebih tenang melalui kombinasi permainan diving dan percobaan tembakan tiga angka hingga akhirnya mengunci kemenangan 98-53.
Evaluasi Menjelang Laga Berikutnya
Kekalahan dari Jepang menjadi hasil pertama Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Yudha Saputera dan kawan-kawan harus segera melakukan evaluasi sebelum menghadapi pertandingan berikutnya. Timnas Basket Putra Indonesia akan kembali bertanding pada Jumat (11/9/2026) menghadapi Korea Selatan pada laga selanjutnya.
Laga melawan Korea Selatan menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk bangkit dan memperbaiki posisi di klasemen grup. Dukungan dari para penggemar di Tanah Air diharapkan mampu menjadi energi tambahan bagi skuad Garuda untuk tampil lebih baik dan meraih hasil positif di pertandingan kedua.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
LPS menyebut unsur investasi unitlink tidak masuk PPP. Simak jenis asuransi yang masuk dan tidak masuk cakupan penjaminan polis.
Jadwal KRL Jogja–Solo September 2026 relasi Stasiun Tugu ke Palur lengkap di 13 stasiun, mulai pukul 05.05 WIB hingga perjalanan malam.
ALVA mencatat distribusi 20.000 unit pada September 2026, dengan pengguna yang telah menempuh lebih dari 78 juta kilometer.
SIPA 2026 resmi dibuka di Pamedan Pura Mangkunegaran Solo. Sekitar 250 seniman dari 7 negara tampil dengan tema Kinetic Kinship: Beyond Boundaries.
Cara download video Facebook tanpa aplikasi lewat HP atau laptop. Simak langkah menyalin tautan hingga menyimpan video dengan aman.
Yudai Yamamoto ditunjuk memimpin Persija vs Persib di SUGBK. Simak profil, pengalaman, dan rekam jejak wasit asal Jepang ini.