Prediksi PSS Sleman vs PSGC Ciamis di I League Cup 2026
PSS Sleman menjamu PSGC Ciamis pada laga pembuka Grup F I League Cup 2026. Simak jadwal, prediksi susunan pemain, dan peluang kedua tim.
Instagram: Marco Bezzecchi
Harianjogja.com, JOGJA—Marco Bezzecchi masih menjaga harapan untuk merebut gelar juara dunia MotoGP 2026 meski posisinya semakin sulit setelah Grand Prix Malaysia. Pembalap Aprilia tersebut kini tertinggal 67 poin dari Marc Marquez dan bertekad terus berjuang selama peluang matematisnya belum tertutup.
Persaingan gelar musim ini sempat menempatkan Bezzecchi sebagai salah satu kandidat kuat. Ia mengawali kompetisi dengan meraih tiga kemenangan beruntun pada balapan utama hari Minggu.
Namun, Marc Marquez dari Ducati perlahan membalikkan keadaan. Pembalap Spanyol itu mampu mengejar defisit 102 poin dan membangun keunggulan di klasemen dalam kurun waktu sekitar empat bulan.
Dominasi Marquez kembali terlihat di Sirkuit Sepang, Malaysia, akhir pekan lalu. Ia berhasil meraih kemenangan grand prix ketujuh musim ini, sementara Bezzecchi gagal memberikan perlawanan maksimal.
Hasil tersebut membuat Bezzecchi tertinggal 67 poin dari Marquez, yang telah mengoleksi sembilan gelar juara dunia. Sementara itu, rekan setim Bezzecchi, Jorge Martin, berada 44 poin di belakang pemuncak klasemen karena masih terganggu cedera.
Bezzecchi Tetap Percaya Peluang Juara
Marquez berpeluang mengunci gelar juara dunia di Grand Prix Qatar akhir pekan ini, meskipun kompetisi masih menyisakan dua putaran setelahnya.
Syaratnya, Marquez harus mampu memperlebar keunggulan setidaknya delapan poin dari Bezzecchi dan 30 poin dari Martin di Sirkuit Internasional Lusail.
Situasi tersebut membuat peluang Bezzecchi semakin berat. Meski demikian, pembalap asal Italia itu belum berniat mengakhiri perjuangannya.
“Bisa dibilang ini sangat sulit. Secara realistis, ini berat. Namun, selama perhitungan matematis masih berpihak kepada kami, saya akan terus percaya dan bekerja sekeras mungkin setiap hari, baik di rumah maupun saat balapan,” ujar Bezzecchi dilansir dari Motorsport, Selasa (3/11/2026).
Ia menyadari Marquez sedang berada dalam performa yang sangat baik. Hasil di Malaysia juga menjadi pukulan karena Bezzecchi membutuhkan tambahan poin untuk menjaga persaingan gelar.
“Tentu saja, ini bukan situasi yang mudah. Marc sedang berada dalam performa bagus. GP Malaysia datang pada fase kejuaraan ketika kami sebenarnya tidak membutuhkan hasil buruk. Namun, itulah situasi yang harus kami hadapi. Kami perlu bekerja lebih keras lagi dan akan memulainya di Qatar,” katanya.
Rentetan Insiden dan Cedera Hambat Bezzecchi
Perjalanan Bezzecchi dalam perebutan gelar mulai terganggu sejak Juni. Ia terlibat insiden dengan Jorge Martin di GP Hungaria, kemudian harus absen dari GP Ceko setelah mengalami kecelakaan yang melibatkan seorang marshal.
Salah satu pukulan terbesar datang saat kecelakaan di Sachsenring. Insiden tersebut membuat Bezzecchi mengalami cedera tulang selangka dan lutut yang hingga kini masih memengaruhi performanya.
Sejak kompetisi kembali bergulir setelah jeda musim panas, Bezzecchi baru satu kali memenangi balapan grand prix. Meski begitu, ia masih cukup sering bersaing untuk meraih podium.
Di Sepang, pembalap Aprilia tersebut finis ketiga dalam balapan sprint. Namun, hasilnya kurang maksimal pada balapan utama. Kesalahan pada lap terakhir membuatnya kehilangan posisi hingga akhirnya finis keenam, di belakang Enea Bastianini dari Tech3 KTM.
Cedera Masih Pengaruhi Kecepatan
Bezzecchi mengakui performanya belum sepenuhnya kembali seperti pada awal musim. Ia merasa masih memiliki kecepatan untuk bersaing, tetapi kehilangan daya ledak yang sebelumnya membantunya langsung tampil kompetitif sejak awal akhir pekan balapan.
“Saya sebagian setuju. Ada kalanya kami sedikit lebih kesulitan dan ada kalanya tidak terlalu kesulitan,” ujarnya.
“Dalam beberapa balapan terakhir, saya merasa cukup cepat. Namun, memang benar saya sedikit kehilangan daya ledak, terutama pada awal akhir pekan. Daya ledak itu memungkinkan Anda langsung menemukan kecepatan sejak awal. Sejak mengalami cedera, saya masih berusaha mendapatkannya kembali. Terkadang lebih mudah, terkadang lebih sulit,” lanjutnya.
Menurut Bezzecchi, kondisi tersebut merupakan salah satu konsekuensi yang mungkin muncul setelah pembalap mengalami kecelakaan dan cedera. Ia pun terus berusaha mengembalikan kemampuan terbaiknya.
“Saya rasa hal itu bisa terjadi ketika Anda mengalami kecelakaan dan cedera. Saya bekerja keras. Jika berhasil melakukannya sekali, saya bisa mencoba melakukannya lagi,” tuturnya.
GP Qatar menjadi kesempatan berikutnya bagi Bezzecchi untuk memperbaiki hasil sekaligus menjaga peluang dalam persaingan gelar MotoGP 2026. Meski tertinggal cukup jauh, ia menegaskan belum akan menyerah sebelum peluang matematisnya benar-benar habis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman menjamu PSGC Ciamis pada laga pembuka Grup F I League Cup 2026. Simak jadwal, prediksi susunan pemain, dan peluang kedua tim.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten terus menggaungkan kampanye Wajib Belajar 13 Tahun. Berbagai kegiatan dilakukan untuk menyosialisasikan program tersebut.
Abdul El-Sayed memenangkan pemilihan Senat Michigan dan mencetak sejarah sebagai senator Muslim pertama di Amerika Serikat.
Plt Bupati Klaten Mahanni Yulindha Pratiwi mengapresiasi pengabdian IGRA selama 24 tahun dalam memperkuat pendidikan anak usia dini berbasis nilai-nilai agama
DPRD dan Pemda DIY menyepakati dua Raperda tentang perlindungan kawasan karst dan pengembangan ekosistem perfilman.
Anggota Komisi I DPR TB Hasanuddin meminta Prabowo mengkaji pencabutan Bintang Mahaputera Adipurna yang diterima Listyo Sigit.