Kalimantan Timur Juara Umum MTQ Nasional XXXI, Jakarta Jadi Tuan Rumah 2027
Kalimantan Timur menjadi juara umum MTQ Nasional XXXI di Semarang. MTQ Nasional XXXII 2027 selanjutnya digelar di Jakarta.
Pelatih tim putra soft tenis Indonesia Prima Simpatiaji mengungkapkan evaluasinya setelah tim asuhannya terhenti di babak semifinal Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang, Minggu (20/9/2026)./Antara-Roy Rosa Bachtiar
Harianjogja.com, JOGJA— Tim beregu putra soft tenis Indonesia berhasil meraih medali perunggu pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Pelatih soft tenis putra Indonesia Prima Simpatiaji mengapresiasi kerja keras anak asuhnya yang mampu menembus semifinal meski persiapan menuju ajang tersebut terbilang singkat.
Indonesia mencapai semifinal sebelum langkahnya dihentikan tim tuan rumah Jepang di Higashiyama Park Tennis Center, Nagoya, Jepang, Minggu (20/9/2026). Hasil tersebut sekaligus menempatkan soft tenis sebagai cabang olahraga ketiga yang menyumbangkan medali bagi Kontingen Indonesia.
"Kita persiapan untuk Asian Games sangat minim sekali, hanya sekitar lima atau enam bulan. Tapi kami sudah bisa mencapai semifinal, itu sudah sangat luar biasa," tutur Prima saat ditemui setelah pertandingan di Higashiyama Park Tennis Center, Nagoya, Jepang, Minggu.
Perunggu di Bawah Target
Medali perunggu yang diraih beregu putra soft tenis sebenarnya belum sesuai target yang ditetapkan. Tim beregu putra sebelumnya ditargetkan membawa pulang medali perak, bersama nomor tunggal putri dan ganda campuran.
Prima mengakui skuadnya masih memiliki keterbatasan dari sisi pengalaman dan jam terbang. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri ketika Indonesia harus berhadapan dengan Jepang yang dikenal sebagai tanah kelahiran cabang olahraga soft tenis.
Menurut Prima, Indonesia membutuhkan lebih banyak pertandingan uji coba untuk meningkatkan pengalaman menghadapi negara-negara yang selama ini dominan di soft tenis.
"Kita memang harus banyak perbaikan, harus banyak tryout lah untuk menghadapi negara-negara yang sudah dominan seperti Jepang, Korea Selatan, dan Taiwan," ungkap Prima.
Indonesia Tembus Semifinal
Perjalanan tim beregu putra soft tenis Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dimulai dari fase grup pada Jumat (18/9). Indonesia tergabung di Grup B bersama Nepal dan Korea Selatan.
Indonesia meraih satu kemenangan atas Nepal. Sementara itu, Korea Selatan menjadi pemuncak klasemen grup setelah mencatatkan dua kemenangan, masing-masing atas Nepal dan Indonesia.
Indonesia kemudian melanjutkan perjalanan ke babak perempat final pada hari yang sama. Pada fase tersebut, tim beregu putra Indonesia menghadapi India.
Skuad Merah Putih tampil lebih baik dan mengamankan kemenangan 2-0 atas India. Hasil tersebut memastikan tiket Indonesia ke semifinal sebelum akhirnya bertemu tuan rumah Jepang.
Jepang kemudian menghentikan langkah Indonesia di semifinal. Meski gagal mencapai final, Indonesia tetap membawa pulang medali perunggu dari nomor beregu putra.
Medali Jadi Penyemangat Atlet Indonesia
Perolehan medali soft tenis turut mendapat perhatian Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia Todotua Pasaribu. Sebelumnya, atlet wushu Seraf Naro Siregar telah membuka perolehan medali Indonesia pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Todotua berharap medali yang diraih Naro dapat menjadi pemantik semangat bagi atlet Indonesia lainnya yang masih akan bertanding pada ajang tersebut.
"Perjalanan kita masih panjang. Kami berharap medali ini menjadi penyemangat bagi seluruh atlet Indonesia yang akan bertanding di hari-hari berikutnya. Mari kita terus berjuang, menjaga semangat, dan memberikan yang terbaik untuk Indonesia," ujar Todotua dalam keterangan di Nagoya, Minggu.
Naro merebut medali perunggu nomor Men’s Changquan di Aichi Prefectural Martial Arts Hall, Minggu. Medali tersebut menjadi medali pertama bagi Kontingen Merah Putih pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Todotua juga menyampaikan apresiasi atas perjuangan Naro. Menurut dia, pencapaian tersebut menunjukkan arti penting perjuangan setiap atlet bagi kontingen Indonesia secara keseluruhan.
"Yang paling penting adalah perjuangan dan semangat untuk memberikan yang terbaik bagi Merah Putih. Medali ini kami dedikasikan untuk masyarakat Indonesia yang terus memberikan dukungan kepada seluruh atlet kita yang sedang berjuang di Jepang," kata CdM.
Soft tenis kemudian menambah koleksi tersebut melalui medali perunggu beregu putra. Perjuangan Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 masih berlanjut dengan sejumlah atlet yang akan tampil pada hari-hari berikutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kalimantan Timur menjadi juara umum MTQ Nasional XXXI di Semarang. MTQ Nasional XXXII 2027 selanjutnya digelar di Jakarta.
Trump mempercepat kepulangan dari Camp David di tengah peringatan perjalanan AS terkait meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.
Dosen Unisa mengembangkan kombinasi Metcovazin dan stimulasi listrik untuk mempercepat penyembuhan luka diabetes melalui penelitian praklinis.
Marc Klok menegaskan Persib datang ke Jepara untuk menang saat menghadapi Persijap pada pekan ketiga BRI Super League 2026/27.
Basarnas menyiapkan 12 penyelam terbaik untuk operasi bawah laut mencari korban KM Virgo Transport 8 pada hari kedelapan.
BPBD Bantul merencanakan pembangunan sumur bor sebagai solusi jangka panjang mengatasi kekeringan dengan menggandeng BNPB dan mitra CSR.