Prabowo Tegaskan Tekad Hapus Kelaparan dan Kemiskinan di Indonesia
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen menghapus kelaparan dan kemiskinan serta memastikan anak Indonesia tidak kekurangan gizi.
Dokumentasi atlet wushu Indonesia Seraf Naro Siregar, beraksi di nomor kombinasi changquan-daoshu-gunshu putra, dalam The World Games 2025, di Chengdu, China, Sabtu (9/8/2025). HO-Xinhua
Harianjogja.com, JAKARTA— Atlet wushu Indonesia Seraf Naro Siregar memastikan medali pertama bagi kontingen Merah Putih pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Naro meraih medali perunggu nomor changquan putra di Aichi Prefectural Martial Arts Hall, Jepang, Minggu (20/9/2026).
Naro menempati posisi ketiga dari 21 atlet yang tampil pada nomor tersebut. Ia membukukan skor 9,720 poin dalam penampilannya.
"Pertama-tama saya melayangkan rasa syukur saya kepada Tuhan Yesus karena telah melindungi saya dan memimpin saya sepanjang perjalanan saya untuk persiapan Asian Games," kata Naro seusai pertandingan.
Tampil sebagai atlet pertama, Naro mampu menjalankan rangkaian gerakannya dengan mulus. Penampilan tersebut sekaligus membuatnya memasang patokan tinggi bagi para pesaing yang tampil setelahnya.
Dari penampilannya, Naro memperoleh nilai 5,00 untuk quality of movement, 2,720 untuk overall performance, dan 2,00 untuk degree of difficulty. Ketiga komponen itu membuatnya mengumpulkan total skor 9,720.
Sempat Memimpin Klasemen
Skor tersebut membawa Naro memimpin klasemen sementara. Posisi itu bahkan mampu dipertahankannya hingga enam atlet berikutnya menyelesaikan penampilan.
Persaingan kemudian berubah ketika dua atlet Makau tampil setelah Naro. Kuong Chi Hin mencatat skor 9,723 dan merebut medali emas, sedangkan Song Chi Kuan membukukan 9,720 untuk meraih medali perak.
Dengan hasil tersebut, Naro harus puas berada di posisi ketiga. Meski demikian, medali perunggu itu sekaligus menjadi medali pertama Indonesia pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Bagi Naro, pencapaian tersebut memiliki arti besar. Asian Games merupakan salah satu ajang paling bergengsi dan menjadi impian bagi banyak atlet.
"Ini buat saya segalanya karena kita tahu pertandingan Asian Games ini bukan pertandingan biasa bagi atlet," ujar Naro.
"Jadi atlet manapun untuk berkompetisi di sini saja sudah banyak yang bermimpi, apalagi dapat medali."
Medali dari Dedikasi Panjang
Naro mengatakan medali perunggu yang diraihnya di Aichi-Nagoya menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya. Selama ini, ia mendedikasikan kehidupannya untuk mempersiapkan diri menghadapi berbagai ajang besar.
"Jadi arti dari medali ini mungkin adalah seluruh karir saya. Saya sangat mendedikasikan semua hidup saya hanya untuk event terbesar ini," ujar Naro.
Medali dari Asian Games 2026 tersebut juga menambah koleksi prestasi Naro pada ajang multicabang olahraga internasional.
Sebelumnya, Naro telah meraih medali perunggu pada Asian Games Hangzhou 2022. Saat itu, ia mendapatkannya dari nomor kombinasi daoshu dan gunshu.
Prestasi lainnya diraih Naro pada The World Games 2025 di Chengdu, China. Ia membawa pulang medali perak dari nomor kombinasi changquan-daoshu-gunshu putra.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen menghapus kelaparan dan kemiskinan serta memastikan anak Indonesia tidak kekurangan gizi.
Petani urban Pakualaman didorong mengembangkan budidaya anggrek sebagai peluang usaha melalui Bintek Budidaya Anggrek Lanjutan.
PSS Sleman membidik poin saat menghadapi Dewa United yang belum terkalahkan di liga pada Minggu (20/9/2026) di Banten.
Rangkuman ekonomi sepekan 14-19 September 2026, dari komitmen jaga APBN hingga temuan pelanggaran 25 merek beras fortifikasi.
Serangan Iran merusak sejumlah pangkalan AS di Timur Tengah. Biaya perang diperkirakan mencapai Rp676,8 triliun.
Seraf Naro Siregar meraih perunggu dan memastikan medali pertama Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dari nomor changquan putra.