Indonesia vs Malaysia 0-0, Paes Jadi Penyelamat Garuda

Sunartono
Sunartono Senin, 28 September 2026 22:17 WIB
Indonesia vs Malaysia 0-0, Paes Jadi Penyelamat Garuda

Indonesia menahan Malaysia 0-0 di SUGBK. Bermain 10 pemain, Garuda diselamatkan penampilan gemilang Maarten Paes. /Istimewa.

Harianjogja.com, JAKARTA—Timnas Indonesia menahan imbang Malaysia 0-0 dalam pertandingan kedua Divisi 1 Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senin (28/9/2026) malam.

Indonesia harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-35 setelah Thom Haye mendapat kartu merah. Kondisi tersebut membuat Tim Garuda berada dalam situasi sulit, terutama ketika Malaysia meningkatkan tekanan sepanjang pertandingan.

Meski demikian, kedisiplinan lini pertahanan dan penampilan gemilang Maarten Paes di bawah mistar membuat Indonesia mampu mempertahankan gawangnya tetap bersih hingga laga berakhir.

Indonesia sebenarnya sempat mencetak gol ketika pertandingan baru berjalan tiga menit. Justin Hubner berhasil memasukkan bola ke gawang Malaysia, tetapi wasit Ko Hyungjin menganulir gol tersebut karena proses serangan diawali posisi offside.

Memasuki 10 menit pertandingan, Indonesia mulai menguasai permainan. Tim Garuda beberapa kali membangun serangan, sedangkan Malaysia lebih banyak mengandalkan skema serangan balik.

Malaysia kemudian meningkatkan tekanan pada menit ke-16. Harimau Malaya mampu mengurung pertahanan Indonesia dan memberikan ujian kepada lini belakang Garuda.

Indonesia kembali mendapatkan peluang pada menit ke-24 melalui Thom Haye. Gelandang Indonesia tersebut lolos dari jebakan offside dan berada dalam posisi terbuka di depan gawang Malaysia.

Namun, situasi berubah ketika Haye mendapat kartu merah pada menit ke-35. Wasit awalnya memberikan kartu kuning setelah Haye melakukan pelanggaran terhadap Arif Aiman, sebelum keputusan tersebut ditinjau melalui VAR dan berubah menjadi kartu merah.

Sejak saat itu, Indonesia harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain. Malaysia pun semakin leluasa memberikan tekanan dengan memanfaatkan keunggulan jumlah pemain.

Di tengah gempuran Malaysia, Maarten Paes tampil penting untuk menjaga gawang Indonesia. Refleks dan ketepatan antisipasi kiper dengan nomor punggung 12 tersebut beberapa kali menggagalkan peluang lawan.

Paes mampu meredam serangan dan tembakan para pemain Malaysia yang terus mengancam sepanjang babak kedua. Penampilannya turut menjaga kepercayaan diri pemain Indonesia yang harus bertahan dengan 10 orang.

Dari bawah mistar, Paes juga sesekali memberikan komando kepada para pemain tengah dan bek Indonesia. Lini pertahanan Garuda tampil rapat untuk meredam serangan Harimau Malaya.

Ketenangan Kevin Diks dan Elkan Baggott dalam mengomando pertahanan juga menjadi bagian penting dari upaya Indonesia menjaga skor tetap 0-0.

Malaysia terus berusaha memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk membongkar pertahanan Indonesia. Namun, serangkaian peluang yang mereka dapatkan belum mampu mengubah kedudukan.

Indonesia kemudian mendapat penyelamatan penting pada masa injury time. Justin Hubner melakukan blok untuk menghalau bola sehingga gawang Paes tetap tidak tertembus.

Hubner kemudian mendapat pelukan dari rekan-rekannya. Hingga peluit panjang berbunyi, skor tetap 0-0.

Hasil tersebut membuat Indonesia mampu menyelamatkan satu poin setelah bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-35. Perjuangan Garuda ditopang pertahanan yang disiplin dan penampilan Maarten Paes yang menjadi salah satu kunci sepanjang pertandingan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online