Indonesia Raih 39 Medali di Asian Games 2026, Peringkat 16

Jumali
Jumali Senin, 05 Oktober 2026 14:47 WIB
Indonesia Raih 39 Medali di Asian Games 2026, Peringkat 16

Logo Asian Games

Harianjogja.com, JOGJA—Kontingen Indonesia menutup Asian Games 2026 di peringkat ke-16 klasemen akhir dengan membawa pulang 39 medali dari Aichi-Nagoya, Jepang. Torehan tersebut terdiri atas lima medali emas, 11 perak, dan 23 perunggu, sekaligus membuat Indonesia melewati target awal empat medali emas.

Indonesia mengirimkan 430 atlet untuk bertanding dalam 35 cabang olahraga pada Asian Games 2026 yang berlangsung 19 September 2026 hingga 4 Oktober 2026. Dari seluruh perjuangan tersebut, lima emas berhasil dikumpulkan dari empat cabang olahraga, yakni bulu tangkis, angkat besi, panjat tebing, dan panahan.

Capaian tersebut membuat target yang ditetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir terlampaui. Indonesia awalnya ditargetkan meraih minimal empat medali emas, tetapi kontingen Merah Putih mampu menambah satu emas sehingga berakhir dengan lima emas.

Indonesia Berada di Posisi 16

Dalam klasemen akhir Asian Games 2026, Indonesia menempati peringkat ke-16. Posisi tersebut berada tepat di bawah Taiwan yang mengoleksi lima emas, 17 perak, dan 33 perunggu, serta satu tingkat di atas Filipina dengan empat emas, sembilan perak, dan 16 perunggu.

Melansir laporan Antara, China menjadi negara dengan perolehan medali terbanyak. China mengakhiri Asian Games 2026 di posisi pertama dengan 169 emas, 89 perak, dan 83 perunggu atau total 341 medali.

Tuan rumah Jepang berada di peringkat kedua dengan 83 emas, 95 perak, dan 91 perunggu. Sementara itu, Korea Selatan melengkapi tiga besar setelah mengumpulkan 39 emas, 43 perak, dan 68 perunggu.

Berikut klasemen lengkap perolehan medali Asian Games 2026:

  1. China: 169 emas, 89 perak, 83 perunggu.

  2. Jepang: 83 emas, 95 perak, 91 perunggu.

  3. Korea Selatan: 39 emas, 43 perak, 68 perunggu.

  4. India: 21 emas, 27 perak, 37 perunggu.

  5. Uzbekistan: 21 emas, 25 perak, 24 perunggu.

  6. Iran: 19 emas, 18 perak, 15 perunggu.

  7. Thailand: 18 emas, 13 perak, 21 perunggu.

  8. Kazakhstan: 12 emas, 24 perak, 54 perunggu.

  9. Hong Kong: 11 emas, 19 perak, 24 perunggu.

  10. Bahrain: 11 emas, lima perak, enam perunggu.

  11. Malaysia: sembilan emas, tujuh perak, 16 perunggu.

  12. Korea Utara: tujuh emas, 13 perak, sembilan perunggu.

  13. Uni Emirat Arab: tujuh emas, lima perak, satu perunggu.

  14. Qatar: enam emas, enam perak, enam perunggu.

  15. Taiwan: lima emas, 17 perak, 33 perunggu.

  16. Indonesia: lima emas, 11 perak, 23 perunggu.

  17. Filipina: empat emas, sembilan perak, 16 perunggu.

  18. Arab Saudi: empat emas, tiga perak, 10 perunggu.

  19. Kuwait: empat emas, satu perak, empat perunggu.

  20. Vietnam: tiga emas, tiga perak, 19 perunggu.

  21. Singapura: dua emas, sembilan perak, tujuh perunggu.

  22. Tajikistan: dua emas, lima perak, sembilan perunggu.

  23. Yordania: dua emas, tiga perak, enam perunggu.

  24. Myanmar: dua emas, satu perak, dua perunggu.

  25. Makau: satu emas, empat perak, satu perunggu.

  26. Kyrgyzstan: satu emas, tiga perak, 10 perunggu.

  27. Mongolia: satu emas, satu perak, 13 perunggu.

  28. Sri Lanka: satu emas, satu perak, satu perunggu.

  29. Pakistan: tanpa emas, dua perak, delapan perunggu.

  30. Irak: tanpa emas, dua perak, tiga perunggu.

  31. Turkmenistan: tanpa emas, dua perak, tanpa perunggu.

  32. Afganistan: tanpa emas, satu perak, dua perunggu.

  33. Lebanon: tanpa emas, satu perak, dua perunggu.

  34. Oman: tanpa emas, satu perak, satu perunggu.

  35. Kamboja: tanpa emas dan perak, empat perunggu.

  36. Nepal: tanpa emas dan perak, dua perunggu.

  37. Bangladesh: tanpa emas dan perak, satu perunggu.

  38. Brunei Darussalam: tanpa emas dan perak, satu perunggu.

  39. Laos: tanpa emas dan perak, satu perunggu.

  40. Suriah: tanpa emas dan perak, satu perunggu.

Lima Emas dari Empat Cabang Olahraga

Lima medali emas Indonesia berasal dari empat cabang olahraga. Bulu tangkis menjadi penyumbang dua emas melalui tim beregu putra Indonesia dan pasangan ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.

Satu emas lainnya datang dari angkat besi. Rahmat Erwin Abdullah menjadi juara pada nomor 75 kilogram putra dan menyumbangkan medali emas bagi Indonesia.

Dari panjat tebing, Desak Made Rita Kusuma Dewi meraih emas setelah menjadi yang tercepat pada nomor speed putri.

Sementara itu, Nurisa Dian Ashrifah menambah koleksi emas Indonesia melalui nomor Compound Women Individual dari cabang panahan.

Empat cabang olahraga tersebut menjadi sumber lima emas yang membawa Indonesia melewati target yang telah ditetapkan sebelum keberangkatan kontingen.

Jumlah Medali Naik, Emas Justru Turun

Jika dibandingkan dengan Asian Games 2022 di Hangzhou, jumlah medali Indonesia pada 2026 mengalami peningkatan. Kontingen Merah Putih mengoleksi 39 medali pada 2026, sedangkan pada Asian Games 2022 Indonesia meraih 36 medali.

Namun, peningkatan jumlah total medali tersebut tidak diikuti kenaikan perolehan emas. Indonesia sebelumnya mengumpulkan tujuh emas di Hangzhou, sedangkan pada Asian Games 2026 hanya meraih lima emas.

Perbedaan perolehan emas tersebut turut memengaruhi posisi Indonesia dalam klasemen akhir. Pada Asian Games 2022, Indonesia menempati peringkat ke-13 dengan tujuh emas, 11 perak, dan 18 perunggu. Pada Asian Games 2026, Indonesia berada di peringkat ke-16 dengan lima emas, 11 perak, dan 23 perunggu.

Dengan berakhirnya Asian Games 2026 pada 4 Oktober 2026, capaian 39 medali menjadi hasil akhir perjuangan 430 atlet Indonesia yang tampil di 35 cabang olahraga di Aichi-Nagoya, Jepang.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online