Jorge Jesus Respons Pernyataan Cristiano Ronaldo soal Janji

Jumali
Jumali Jum'at, 09 Oktober 2026 07:07 WIB
Jorge Jesus Respons Pernyataan Cristiano Ronaldo soal Janji

Cristiano Ronaldo

Harianjogja.com, JOGJA— Pelatih timnas Portugal, Jorge Jesus, akhirnya merespons pernyataan panjang Cristiano Ronaldo yang mengaku dua kali dikecewakan oleh mantan pelatihnya di Al Nassr tersebut. Jesus memilih tidak menanggapi tuduhan itu secara terperinci dan menegaskan ingin kembali fokus bekerja bersama tim nasional Portugal.

Jesus mengatakan telah membaca pernyataan Ronaldo yang membahas perselisihan mereka setelah sang pemain meninggalkan pemusatan latihan Portugal. Namun, pelatih berusia 72 tahun itu tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai klaim Ronaldo soal janji bermain dan kesepakatan yang disebut tidak dijalankan. 

"Saya sudah membaca pernyataan itu, dan sekarang, seperti yang saya lakukan setiap hari, saya akan pergi ke federasi untuk bekerja, memikirkan tm dan tim nasional," ucapnya seperti dilansir dari Daily Mail.

Respons singkat tersebut muncul setelah Ronaldo merilis pernyataan sepanjang 1.966 kata, sebagaimana disebut dalam laporan yang menjadi sumber naskah ini. Dalam pernyataannya, kapten Portugal itu menjelaskan alasan meninggalkan pemusatan latihan dan menuding Jesus dua kali mengingkari kesepakatan mereka.

Ronaldo Mengaku Dijanjikan Bermain 30 Menit

Perselisihan pertama yang disampaikan Ronaldo berkaitan dengan pertandingan Portugal melawan Norwegia. Menurut pengakuannya, semula terdapat rencana untuk mengatur waktu bermainnya demi menjaga kondisi fisik, tetapi Jesus kemudian menyampaikan bahwa dirinya akan dimainkan selama 30 menit.

Ronaldo mengatakan dirinya menyetujui permintaan tersebut. Ia lalu melakukan pemanasan sejak babak pertama berakhir, tetapi akhirnya tidak diturunkan hingga pertandingan selesai.

"Dia membalas kalau begitu saya harus bersiap, karena saya akan bermain 30 menit. Sisanya semua orang sudah tahu. Saya melakukan pemanasan sejak babak pertama usai, menyaksikan menit demi menit berlalu, dan tidak dipanggil masuk [lapangan]. Pelatih telah mengingkari janjinya kepada saya," tulis Ronaldo.

Bagi Ronaldo, keputusan tidak menurunkannya setelah meminta dirinya bersiap bermain menjadi persoalan tersendiri. Ia menyebut kejadian itu sebagai kali pertama Jesus mengingkari kesepakatan mereka. citeturn957182search0

Kesepakatan soal Pernyataan di Hadapan Media

Ronaldo juga menuding Jesus tidak menjalankan kesepakatan kedua yang berkaitan dengan penjelasan kepada media. Menurut Ronaldo, setelah pertandingan melawan Norwegia, mereka membahas cara menjelaskan situasi tersebut kepada publik sebelum Portugal menghadapi Denmark.

Dalam versi Ronaldo, pembicaraan itu menghasilkan dokumen berisi delapan poin yang diharapkan disampaikan Jesus saat konferensi pers. Poin-poin tersebut, menurut laporan Reuters, antara lain menjelaskan bahwa Ronaldo tidak pernah menuntut waktu bermain dan tetap menghormati keputusan pelatih.  

Ronaldo merasa penjelasan Jesus di hadapan media tidak sesuai dengan hal-hal yang telah dibahas sebelumnya. Ia kemudian menyebut kejadian itu sebagai kali kedua sang pelatih mengingkari perkataannya, yang akhirnya mendorongnya meninggalkan pemusatan latihan menjelang pertandingan melawan Denmark.

Meski melontarkan kritik, Ronaldo juga menyampaikan permintaan maaf kepada publik Portugal dan rekan setimnya atas keputusannya meninggalkan tim. Ia mengakui tindakannya perlu dinilai oleh Federasi Sepak Bola Portugal dan menyatakan siap menerima sanksi yang mungkin dijatuhkan.  

Ronaldo Belum Menutup Peluang Kembali ke Portugal

Perselisihan tersebut tidak serta-merta berarti Ronaldo mengakhiri kariernya bersama tim nasional Portugal. Dalam pernyataannya, pemain berusia 41 tahun itu menegaskan masih bersedia membela negaranya setelah menjalani hukuman yang mungkin diberikan, selama kondisi fisik dan performanya bersama klub tetap mendukung. citeturn957182search0

Sementara itu, Jesus belum memberikan tanggapan terperinci terhadap tuduhan Ronaldo. Pernyataannya sejauh ini hanya menegaskan bahwa ia telah membaca penjelasan sang pemain dan akan melanjutkan pekerjaannya bersama federasi serta tim nasional.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online