Desil Berapa yang Bisa Diusulkan Menerima Bansos Oktober 2026?
Cek kategori desil DTSEN untuk usulan PKH, Program Sembako, dan PBI-JK. Simak cara memeriksa serta memperbarui data bansos.
Instagram: AC Milan
Harianjogja.com, JOGJA—AC Milan menelan kekalahan 0-3 saat bertandang ke markas Bournemouth pada matchday ketiga fase liga Liga Europa, Kamis (22/10/2026) malam waktu setempat. Kartu merah untuk kiper Mike Maignan pada babak pertama membuat Rossoneri harus bermain dengan 10 orang dan kesulitan mengejar ketertinggalan.
Bermain di Stadion Vitality, Bournemouth unggul melalui dua tendangan penalti yang dieksekusi Justin Kluivert dan Marcus Tavernier. Amine Adli kemudian mengunci kemenangan tuan rumah lewat tendangan bebas pada menit ke-84.
Kluivert Buka Keunggulan dari Titik Penalti
Bournemouth langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan. Tuan rumah berusaha menekan pertahanan Milan dan membuka peluang untuk mencetak gol lebih dahulu.
Wasit Vasilis Fotias menunjuk titik penalti setelah insiden di kotak terlarang Milan ditinjau melalui VAR. Justin Kluivert yang maju sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dan membawa Bournemouth unggul 1-0 pada menit kedelapan.
Milan berusaha merespons, tetapi situasi semakin sulit setelah Maignan diusir wasit pada menit ke-27. Kiper asal Prancis itu menerima kartu merah setelah insiden dengan pemain Bournemouth, Tyler Adams.
Milan pun harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain. Lorenzo Torriani masuk untuk menggantikan Maignan dan mengisi posisi penjaga gawang.
Bournemouth memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk terus menekan. Tuan rumah kembali memperoleh hadiah penalti dan Marcus Tavernier sukses mengonversinya menjadi gol pada menit ke-32.
Gol tersebut membuat Bournemouth unggul 2-0 sebelum turun minum. Bagi Milan, kartu merah Maignan menjadi pukulan besar karena tim harus membagi perhatian antara menjaga pertahanan dan mencari peluang untuk memperkecil ketertinggalan.
Memasuki babak kedua, Bournemouth tetap mampu mengendalikan pertandingan. Milan berusaha membangun serangan balasan, tetapi keterbatasan jumlah pemain membuat upaya mereka tidak mudah menghasilkan peluang berbahaya.
Bournemouth akhirnya mencetak gol ketiga pada menit ke-84. Amine Adli, yang masuk sebagai pemain pengganti, melepaskan tendangan bebas akurat untuk menaklukkan pertahanan Milan dan mengubah skor menjadi 3-0.
Tidak ada gol tambahan hingga pertandingan berakhir. Bournemouth pun mengamankan tiga poin di kandang, sedangkan Milan harus mengevaluasi penampilan mereka setelah kehilangan penjaga gawang utama pada babak pertama.
Kemenangan tersebut membuat Bournemouth mengoleksi sembilan poin dari tiga pertandingan fase liga. Sebelum menghadapi Milan, klub Inggris itu telah memenangi dua laga sebelumnya, termasuk kemenangan 3-0 atas Sturm Graz pada 15 Oktober 2026.
Sementara itu, AC Milan telah mengantongi enam poin dari dua kemenangan sebelum pertandingan ini. Kekalahan dari Bournemouth membuat Rossoneri gagal menambah koleksi poin mereka pada matchday ketiga.
Hasil ini menjadi pengingat bagi Milan bahwa disiplin bertahan dan pengelolaan situasi pertandingan sangat menentukan di kompetisi Eropa. Di sisi lain, Bournemouth memanfaatkan peluang penalti dan keunggulan jumlah pemain untuk mengamankan kemenangan dengan selisih tiga gol.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cek kategori desil DTSEN untuk usulan PKH, Program Sembako, dan PBI-JK. Simak cara memeriksa serta memperbarui data bansos.
Veda Ega Pratama bersiap menghadapi Moto3 Australia 2026. Modal finis keenam di Mandalika, ia harus beradaptasi dengan Phillip Island.
Pegadaian meraih dua penghargaan di Asian Innovation Excellence Awards 2026 di Singapura untuk inovasi teknologi dan pengalaman nasabah melalui transformasi
Practice MotoGP Australia di Phillip Island disebut dihentikan dua kali, setelah insiden Bezzecchi dan kemunculan walabi di lintasan.
Diperkirakan 45.000 warga etnis Korea memeluk Islam. Simak alasan spiritual, nilai kehidupan, dan peran komunitas Muslim di Korea Selatan.
Topan Champi memicu penutupan aktivitas di Taiwan. Lebih dari 600 penerbangan dibatalkan, 1.300 warga dievakuasi, dan hujan lebat mengancam.