Everton vs Newcastle di Piala Liga, Siapa Lebih Diunggulkan?
Everton menjamu Newcastle United di putaran keempat Piala Liga Inggris. Simak jadwal, prediksi susunan pemain, kondisi tim, dan peluang kemenangan.
Logo Serie A Italia./JIBI
Harianjogja.com, JOGJA—Fiorentina dan Atalanta sama-sama membutuhkan kemenangan saat bertemu dalam lanjutan Serie A 2026/2027. Kedua tim akan berhadapan di Stadion Artemio Franchi, Florence, Jumat (30/10/2026) dini hari WIB, dengan kick-off pukul 02.45 WIB.
Bagi Fiorentina, pertandingan ini menjadi kesempatan untuk keluar dari zona degradasi. Sementara itu, Atalanta berusaha memperbaiki performa agar tidak semakin tertinggal dalam persaingan menuju papan atas.
Laga ini dijadwalkan berlangsung pada Kamis (29/10/2026) pukul 20.45 waktu setempat atau Jumat pukul 02.45 WIB. Informasi jadwal tersebut tercantum dalam agenda pertandingan Serie A.
Fiorentina menjalani awal musim yang sulit. Setelah delapan pertandingan, tim berjuluk La Viola itu mengoleksi empat poin dan menempati peringkat ke-18 klasemen. Mereka memiliki catatan poin yang sama dengan Udinese dan Parma, tetapi tertinggal dalam selisih gol.
Kondisi tersebut membuat Fiorentina membutuhkan tambahan poin untuk memperbaiki posisi. Kekalahan 1-2 dari Inter Milan pada pertandingan sebelumnya memperpanjang catatan buruk mereka menjadi tiga kekalahan beruntun di Serie A.
Dalam pertandingan tersebut, Fiorentina sempat memberikan perlawanan sebelum akhirnya kehilangan poin. Hasil itu menjadi pekerjaan rumah bagi pelatih Paolo Vanoli, terutama dalam menjaga konsentrasi tim hingga pertandingan berakhir.
Bermain di kandang sendiri bisa menjadi kesempatan bagi Fiorentina untuk menghentikan tren negatif. Namun, mereka tetap perlu memperbaiki efektivitas permainan jika ingin mengamankan tiga poin.
Atalanta juga datang dengan modal yang belum meyakinkan. Tim asuhan Maurizio Sarri berada di peringkat ke-11 dengan koleksi 10 poin dari delapan pertandingan.
La Dea gagal meraih kemenangan dalam dua laga terakhir. Setelah kalah 2-3 dari AC Milan, Atalanta bermain imbang 4-4 melawan Frosinone dalam pertandingan yang menghasilkan delapan gol.
Hasil tersebut memperlihatkan tantangan yang harus diatasi Atalanta, khususnya dalam menjaga pertahanan. Sejumlah pemain belakang juga mengalami masalah kebugaran sehingga pilihan Sarri untuk menyusun lini belakang menjadi terbatas.
Meski demikian, Atalanta tetap memiliki ancaman melalui lini depan. Nikola Krstovic menjadi salah satu pemain yang patut diwaspadai setelah mencatatkan dua gol ketika menghadapi Frosinone. Penyerang asal Montenegro itu juga tercatat memiliki delapan keterlibatan gol di Serie A musim ini.
Fiorentina diperkirakan mengandalkan David De Gea di bawah mistar, dengan Alex Jimenez dan Radu Dragusin sebagai bagian dari lini pertahanan. Di lini tengah, Cher Ndour dan Nicolo Fagioli berpeluang membantu menjaga keseimbangan permainan.
Franco Mastantuono dan Mateo Pellegrino juga menjadi opsi penting untuk mendukung serangan. Namun, Fiorentina harus menghadapi masalah absensi pemain, termasuk Luca Ranieri, Marin Pongracic, Fabiano Parisi, dan Arthur Atta.
Di kubu Atalanta, Krstovic diperkirakan menjadi ujung tombak dengan dukungan Charles De Ketelaere dan Eljif Elmas. Sementara itu, Giorgio Scalvini berpeluang kembali memperkuat pertahanan setelah masuk dalam daftar pemain yang disiapkan untuk pertandingan ini.
Atalanta masih kehilangan sejumlah pemain, termasuk Sead Kolasinac, Isak Hien, Odilon Kossounou, Raoul Bellanova, Franck Kessie, dan Giacomo Raspadori. Meski begitu, kembalinya Scalvini dan Kamaldeen Sulemana memberikan tambahan pilihan bagi Sarri.
Fiorentina (4-3-3): De Gea; Jimenez, Dragusin, Viery, Valdepenas; Ndour, Fagioli, Brescianini; Mastantuono, Pellegrino, Njie.
Atalanta (4-2-3-1): Carnesecchi; Zappacosta, Kristensen, Obric, Bernasconi; Ederson, Pasalic; Elmas, De Ketelaere, Rowe; Krstovic.
Susunan tersebut merupakan perkiraan dan masih dapat berubah menjelang pertandingan.
Fiorentina memiliki catatan pertemuan yang lebih baik ketika menjamu Atalanta di Florence. Menurut data resmi Serie A, kedua tim telah bertemu 74 kali di Tuscany dalam pertandingan kompetitif. Fiorentina menang 46 kali, Atalanta meraih 10 kemenangan, sedangkan 18 pertandingan lainnya berakhir imbang.
Pertemuan terakhir kedua tim pada musim 2025/2026 berakhir dengan skor 1-1. Catatan tersebut menunjukkan bahwa Atalanta tetap berpeluang memberikan perlawanan meski Fiorentina memiliki keunggulan dalam rekor kandang.
Atalanta juga datang dengan catatan empat kekalahan tandang beruntun. Di sisi lain, Fiorentina belum menunjukkan konsistensi, termasuk saat bermain di kandang sendiri.
Dengan kondisi kedua tim yang sama-sama membutuhkan poin, pertandingan di Artemio Franchi berpotensi berlangsung ketat. Fiorentina perlu memaksimalkan keuntungan bermain di hadapan pendukung sendiri, sedangkan Atalanta harus membenahi pertahanan agar tidak kembali kehilangan poin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Everton menjamu Newcastle United di putaran keempat Piala Liga Inggris. Simak jadwal, prediksi susunan pemain, kondisi tim, dan peluang kemenangan.
LBH Jogja mendata 48 orang terkait kericuhan di DPRD DIY. Sebanyak 14 orang pulang, delapan ditahan, dan 26 belum diketahui keberadaannya.
Pieter Huistra mengungkap kondisi cedera Mousa Bagayoko dan menilai penampilan bek sayap PSS Sleman saat kalah 1-2 dari Borneo FC.
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menghadirkan inovasi Pertamina BBM Assist, chatbot berbasis WhatsApp yang membantu pelanggan
Silmy Karim dan enam pejabat imigrasi didakwa melakukan pemerasan Rp168,9 miliar dalam pengurusan izin tinggal WNA.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mendukung pengusulan wartawan Udin sebagai Pahlawan Nasional bidang jurnalistik melalui pembentukan TP2GD