Jadwal PSS Sleman vs Borneo FC Dimajukan ke 27 Oktober
Jadwal PSS Sleman vs Borneo FC dimajukan ke 27 Oktober 2026 pukul 15.30 WIB di Stadion Maguwoharjo atas rekomendasi kepolisian.
Pelatih Kepala PSS Sleman, Pieter Huistra dalam Pre Match Press Conference pada Senin (26/10/2026)./Harian Jogja -- Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—PSS Sleman membawa misi membalas kekalahan dari Garudayaksa FC saat kedua tim bertemu pada pekan ke-8 Super League 2026/2027. Menghadapi laga di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (1/11/2026), Super Elja fokus membenahi detail permainan, terutama dalam menjalankan instruksi ketika bertahan maupun menyerang.
Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra, memastikan anak asuhnya telah bekerja keras membangun permainan yang lebih baik. Perbaikan tersebut menjadi perhatian penting agar tim mampu bersaing menghadapi intensitas kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Huistra menyebut PSS Sleman dan Garudayaksa FC masih harus beradaptasi setelah sama-sama berhasil promosi dari Championship. Menurutnya, standar persaingan di Super League jauh berbeda dibandingkan kompetisi Liga 2.
"Ya tim berhasil promosi [dari Championship], jadi keduanya kini harus beradaptasi dengan standar di Super League. Intensitas serta kualitas lawan di sini jauh lebih besar dibandingkan di Liga 2," kata Huistra pada Kamis (29/10/2026) di Lapangan Pakembinangun.
Meski menyadari adanya peningkatan kualitas persaingan, Huistra tetap optimistis dengan komposisi pemain yang dimiliki PSS Sleman. Ia menilai skuad Super Elja mempunyai kemampuan untuk menghadapi tantangan di Super League.
Pelatih tersebut juga berpandangan bahwa penampilan PSS dalam tujuh pertandingan terakhir sebenarnya tidak terlalu buruk. Namun, menurutnya, penampilan di lapangan harus diikuti dengan hasil positif berupa raihan poin.
"Menurut saya, kami memiliki pemain-pemain yang mampu mengimbangi hal tersebut. Kami sebenarnya tidak bermain buruk, tetapi yang terpenting adalah meraih poin—itulah inti dari segalanya," tuturnya.
Huistra juga tidak memandang Garudayaksa FC sebagai lawan yang bisa dianggap enteng. Tim yang sama-sama berstatus promosi tersebut dinilai memiliki pemain berkualitas dan kemampuan untuk memberikan perlawanan.
Karena itu, ia menilai hasil pertandingan di Stadion Pakansari akan sangat ditentukan oleh kekompakan dan soliditas masing-masing tim.
"Kedua tim ini sama-sama baru pertama kali merasakan pengalaman berkompetisi di Super League. Baik mereka maupun kami memiliki pemain-pemain yang berkualitas. Namun, pada akhirnya, semua bergantung pada tim mana yang lebih solid," ujarnya.
Untuk meningkatkan daya saing, PSS Sleman terus mengintensifkan persiapan menjelang pertandingan melawan Garudayaksa FC. Huistra ingin setiap pemain memahami secara menyeluruh tugas dan tanggung jawabnya dalam berbagai situasi permainan.
Pembenahan tidak hanya diarahkan pada organisasi pertahanan, tetapi juga bagaimana pemain menjalankan instruksi ketika tim membangun serangan. Pemahaman terhadap detail permainan tersebut diharapkan membuat PSS tampil lebih terorganisasi.
"Saat ini, kami bekerja sangat keras untuk membangun tim yang jauh lebih baik, agar setiap pemain memahami betul apa yang harus dilakukan, baik saat bertahan maupun menyerang," terang Huistra.
Perhatian terhadap detail permainan menjadi bagian dari upaya PSS menghadapi Garudayaksa FC. Terlebih, pertandingan pekan kedelapan ini memiliki arti tersendiri bagi Super Elja setelah pertemuan kedua tim pada final Championship sebelumnya.
Selain mengejar hasil positif untuk memperbaiki posisi di kompetisi, PSS Sleman juga membawa motivasi tambahan berupa keinginan membalas kekalahan dari Garudayaksa FC pada final Championship sebelumnya.
Huistra tidak menampik bahwa pengalaman tersebut bisa dimanfaatkan sebagai dorongan mental bagi para pemain. Ia ingin menjadikan momen itu sebagai modal membangun mentalitas positif sebelum pertandingan berlangsung.
"Ya tentu, kami harus memanfaatkannya. Kami harus menggunakan momen itu. Itu adalah sesuatu yang bisa saya manfaatkan untuk membangun mentalitas yang positif," tegasnya.
Dengan persiapan yang difokuskan pada peningkatan soliditas tim, pemahaman instruksi, serta pembenahan detail bertahan dan menyerang, PSS Sleman kini bersiap menghadapi tantangan Garudayaksa FC di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (1/11/2026).
Pertandingan pekan ke-8 Super League 2026/2027 tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi Super Elja untuk membuktikan perkembangan permainan sekaligus menuntaskan misi balas dendam atas kekalahan di final Championship.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal PSS Sleman vs Borneo FC dimajukan ke 27 Oktober 2026 pukul 15.30 WIB di Stadion Maguwoharjo atas rekomendasi kepolisian.
KAI Commuter mempercepat pengadaan 8 trainset KRL melalui PMN dengan mempertimbangkan kapasitas industri dan kebutuhan penumpang.
KPK menggeledah Bea Cukai Semarang dan Kanwil Bea Cukai Jateng-DIY, menyita dokumen, barang elektronik, serta uang tunai.
Kapolri dan Mendes PDT memperkuat kerja sama memberantas narkoba di desa melalui Desa Bersinar serta menyiapkan program Poliran.
Hujan mulai mengguyur Kulon Progo. BPBD mengingatkan warga mewaspadai pohon tumbang, genangan, angin kencang, dan gelombang tinggi.
Kejagung melelang 209.081,97 ton batu bara sitaan kasus Samin Tan senilai Rp264,08 miliar. Satu peserta dinyatakan sebagai pemenang.