Ratusan Atlet Sepatu Roda DIY Berlaga di Kejurkot Jogja
Sejumlah atlet beradu cepat dalam laga Kejuaraan Kota (Kejurkot) Sepatu Roda Kota Yogyakarta 2026 yang digelar di lintasan sepatu roda Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Sabtu (31/10). Dok. Ist/Porserosi Kota Jogja.
Harianjogja.com, JOGJA—Ratusan atlet sepatu roda DIY berlaga dalam Kejuaraan Kota (Kejurkot) Sepatu Roda Kota Yogyakarta 2026 yang digelar di lintasan sepatu roda Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Sabtu (31/10). Selain menjadi wadah pembinaan atlet sepatu roda tingkat Kota Jogja, ajang ini juga menjadi upaya menjaring bibit-bibit unggul atlet sepatu roda di wilayah ini.
Kejuaraan yang dihelat Persatuan Olahraga Sepatu Roda (Porserosi) Kota Yogyakarta tersebut diikuti 168 atlet DIY. Mereka berlaga di sejumlah kelas, mulai dari Pemula, Standar, hingga Speed. Namun, khusus kelas Speed, peserta hanya berasal dari kependudukan atau KK Kota Jogja.
Ketua Panitia Kejurkot Sepatu Roda Kota Yogyakarta 2026, Edwin Ismedi Himna, mengatakan sepatu roda merupakan salah satu cabang olahraga (cabor) yang menyumbangkan medali terbanyak bagi Kota Jogja dalam berbagai ajang olahraga, seperti Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY.
Oleh karena itu, Porserosi Kota Yogyakarta terus berupaya memperkuat cabor sepatu roda melalui pembinaan atlet dan penjaringan bibit-bibit unggul lewat berbagai kejuaraan, termasuk Kejurkot.
“Semoga dengan pembibitan atlet sepatu roda ini memberi kontribusi positif [di bidang olahraga] untuk Kota Jogja maupun DIY,” kata Edwin, Sabtu (31/10).
Ketua Umum Porserosi Kota Yogyakarta, Dhian Novitasari, mengatakan pihaknya berharap semakin banyak atlet berbakat di bidang sepatu roda yang berasal dari Kota Jogja.
BACA JUGA
“Ke depan, di ajang sepatu roda yang lebih bergengsi di tingkat DIY maupun nasional, adik-adik bisa mewakili Kota Jogja menjadi juara seperti yang sudah dilakukan oleh kakak-kakak senior,” kata anggota DPRD Kota Jogja tersebut.
Fasilitas Lapangan
Wakil Ketua Bidang IV Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Jogja, Susanto Dwi Antoro, mengapresiasi penyelenggaraan Kejurkot Sepatu Roda yang dihelat Porserosi Kota Yogyakarta. Ia berharap pada gelaran Porda DIY tahun depan di Kulonprogo, atlet sepatu roda asal Kota Jogja mampu menyumbangkan prestasi dan gelar juara bagi daerahnya.
Untuk mendukung peningkatan kualitas olahraga sepatu roda di Kota Jogja, Susanto juga menekankan pentingnya ketersediaan fasilitas olahraga, khususnya lintasan sepatu roda berstandar yang idealnya dibangun di wilayah Kota Jogja.
Menurut dia, terdapat potensi pembangunan fasilitas olahraga, termasuk lintasan sepatu roda, di kawasan Embung Giwangan, Kota Jogja, dengan luas lahan sekitar satu hektare. “Harapannya Kota Jogja punya sirkuit sendiri untuk pengembangan sepatu roda,” kata dia.
Ia menyebutkan, lahan yang berstatus Sultan Ground (SG) tersebut dapat diupayakan untuk pembangunan fasilitas lintasan sepatu roda. Hal itu sejalan dengan misi Kota Jogja untuk menjadi kota berbasis event olahraga dan budaya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Share