Oki Rengga Minta Maaf Usai Cekcok soal Spanduk Karhutla di Stadion

Jumali
Jumali Jum'at, 06 November 2026 09:07 WIB
Oki Rengga Minta Maaf Usai Cekcok soal Spanduk Karhutla di Stadion

Oki Rengga saat mendukung PSMS/Instagram

Harianjogja.com, JOGJA—Video komika sekaligus aktor Oki Rengga berdebat dengan seorang suporter PSMS Medan di stadion menjadi perhatian publik. Perselisihan yang terjadi saat PSMS menghadapi Persija Jakarta pada Selasa (3/11/2026) itu diduga berkaitan dengan rencana pembentangan spanduk kritik mengenai kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.

Rekaman tersebut memperlihatkan Oki meminta agar spanduk tidak dibentangkan ketika pertandingan masih berlangsung. Ia mengarahkan suporter untuk menunda aksi tersebut sampai laga selesai dan memusatkan perhatian pada dukungan terhadap PSMS Medan.

Insiden berlangsung di tribun Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, ketika kedua tim menjalani pertandingan pembuka Grup A I.League Cup 2026/2027. Dalam video yang beredar di media sosial, pemeran film Agak Laen itu terlihat terlibat adu argumen dengan seorang suporter.

Narasi yang menyertai rekaman menyebut Oki khawatir pembentangan spanduk dapat berujung pada sanksi Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Namun, alasan tersebut merupakan dugaan yang beredar terkait peristiwa itu dan belum menjadi keterangan resmi mengenai potensi sanksi terhadap PSMS.

Dalam rekaman, Oki terdengar meminta suporter membentangkan spanduk setelah pertandingan. Ia menegaskan bahwa saat laga berlangsung, perhatian pendukung sebaiknya diarahkan untuk mendukung tim kebanggaan mereka.

"After match (setelah pertandingan), mau kita bentang di mana saja silakan! Saat ini, kita dukung PSMS saja!" kata Oki, dikutip Jumat (6/11/2026).

"Dengar, ya! Dengar ini! Kita semua benci, tapi tugas kita cuma dukung PSMS sekarang!" tambahnya.

Perdebatan berlanjut ketika Oki menghampiri suporter tersebut. Dalam percakapan itu, ia menyinggung pengalaman pribadinya menghadapi ancaman setelah menyuarakan kritik mengenai persoalan karhutla.

"Aku hampir dibunuh pemerintah, biar kau tahu, gara-gara ini! Biar kau tahu, aku hampir dibunuh pemerintah gara-gara ini! Bukan cuman kau! Kubilang, kita jangan masukkan ini di pertandingan, biar kau tahu, ya!"

Aturan Spanduk di Pertandingan Sepak Bola

Penggunaan spanduk dan atribut suporter memang memiliki ketentuan dalam regulasi sepak bola Indonesia. Pasal 56 Regulasi Liga 1 musim 2023/2024 mengatur sejumlah hal yang dapat mengganggu pertandingan, termasuk spanduk atau gambar dengan muatan SARA, politik, provokatif, dan diskriminatif.

Sementara itu, Pasal 70 Kode Disiplin PSSI 2023 mengatur tanggung jawab atas perilaku buruk penonton. Salah satu ketentuan di dalamnya berkaitan dengan pemasangan slogan atau atribut yang memuat isu politik selama pertandingan berlangsung.

Meski demikian, keberadaan aturan tersebut tidak serta-merta memastikan sebuah spanduk akan berujung pada hukuman bagi klub. Penilaian terhadap dugaan pelanggaran dan penjatuhan sanksi berada dalam kewenangan perangkat disiplin sesuai ketentuan yang berlaku.

Oki Rengga Sampaikan Permintaan Maaf

Setelah videonya ramai diperbincangkan, Oki memberikan tanggapan melalui akun Instagram pribadinya. Ia menyampaikan permintaan maaf apabila sikapnya saat berada di tribun dinilai berlebihan.

Dalam unggahan tersebut, Oki juga mengungkapkan kegembiraannya karena bisa kembali menyaksikan pertandingan sepak bola secara langsung.

"Masih menyenangkan. Mohon maaf kalau ada tingkah yang berlebihan karena happy bisa kembali ke lapangan," tulis Oki Rengga.

Ia turut menyampaikan harapan agar PSMS Medan terus meningkatkan prestasi. Klub yang menjadi kebanggaan masyarakat Sumatera Utara itu diharapkan mampu mempertahankan semangat dan terus berkembang.

"Semoga prestasi PSMS naik terus dan ga ada matinya," tutupnya.

Sebagai informasi, pertandingan PSMS Medan melawan Persija Jakarta pada 3 November 2026 berakhir dengan skor imbang 1-1. Laga tersebut menjadi pertandingan pembuka Grup A I.League Cup 2026/2027 bagi PSMS.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online