BSU Rp600.000 Oktober 2026 Belum Cair, Ini Syarat dan Cara Cek
BSU Rp600.000 Oktober 2026 belum diumumkan pemerintah. Simak syarat BSU tahun lalu dan cara cek status melalui situs resmi Kemnaker.
http://images.harianjogja.com/2013/03/pssi41.jpg" alt="" width="300" height="173" />JAKARTA -- Siapa kiper yang bakal menjaga gawang pada perhelatan Pra Piala Asia 2015 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Sabtu (23/3/2013), antara Indonesia vs Arab Saudi?
Pelatih kiper Alan Haviludin masih merahasiakan nama pemain yang akan mengawal gawang tim nasional.
Saat ini ada tiga penjaga gawang yang dimiliki Timnas Garuda yaitu Kurnia Meiga (Arema Indonesia), I Made Wirawan (Persib Bandung), dan Syamsidar (Mitra Kukar).
“Kiper yang ada sama-sama memiliki keunggulan. Mental semuanya juga `oke`,” kata Alan Haviludin usai latihan timnas di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Jumat (22/3/2013).
Alan yang juga pelatih kiper klub Persipura itu menjelaskan, untuk menentukan siapa yang layak menjadi kiper utama, selain masalah keunggulan pemain serta mental juga ditentukan siapa yang dinilai paling siap. Hal ini ditentukan menjelang pertandingan.
“Kami hanya menyiapkan pemain saja. Keputusan terakhir ada di tangan pelatih kepala (Rahmad Darmawan),” Alan menambahkan.
Dalam beberapa latihan, Rahmad Darmawan memang terus merotasi tiga kiper yang ada. Hanya saja jika dilihat dari frekuensi, penjaga gawang Arema Indonesia yaitu Kurnia Meiga paling banyak diberikan kesempatan mengawal gawang timnas.
Selain paling banyak diberikan porsi mengawal tim inti saat latihan, kiper yang juga adik kandung Ahmad Kurniawan itu juga paling banyak menjadi pilihan saat timnas turun pada beberapa kejuaraan internasional, di antaranya SEA Games 2011.
Syamsidar dan I Made Wirawan juga sudah beberapa kali menjadi andalan timnas. Dengan demikian, peluang ketiga pemain ini untuk menjadi penjaga gawang utama timnas masih sama.
“Memang Made Wirawan sempat cedera. Tapi melihat perkembangannya saat Pelatnas menunjukkan peningkatan. Dia kiper yang bagus,” tutur Alan Haviludin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BSU Rp600.000 Oktober 2026 belum diumumkan pemerintah. Simak syarat BSU tahun lalu dan cara cek status melalui situs resmi Kemnaker.
Gempa mengguncang Sukabumi dan Malang pada Minggu malam. Simak data BMKG serta panduan mitigasi gempa sebelum, saat, dan sesudah bencan
Kevin Diks meminta Timnas Indonesia tetap fokus dan tak terbawa emosi saat menghadapi Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026.
Densus 88 menangkap 11 tersangka dugaan terorisme di enam provinsi. Penyidik menemukan keterhubungan jaringan melalui pertemuan daring.
Gempa Sumba Barat Daya M6,1 merusak 20 rumah dan sejumlah fasilitas. Satu orang luka, 173 personel disiagakan untuk penanganan.
Hari Jadi Gunungkidul ke-196 mengusung tema Gayeng Guyub, Waras Ragane, Tentrem Atine dengan pesan kebersamaan dan kemandirian daerah.