FORMULA ONE : Pembalap Ini Tidak Mau Dibilang Egois

Jumali
Jumali Kamis, 24 Desember 2015 10:30 WIB
FORMULA ONE : Pembalap Ini Tidak Mau Dibilang Egois

Mercedes Formula One driver Lewis Hamilton of Britain celebrates after winning the U.S. F1 Grand Prix as teammate Nico Rosberg of Germany applauds at the Circuit of The Americas in Austin, Texas October 25, 2015. Hamilton clinched his third Formula One world championship on Sunday after winning a thrilling and unpredictable U.S. Grand Prix for Mercedes. REUTERS/Adrees Latif

Formula One 2015 menjadi milk Lewis Hamilton. Meski sempat dianggap melawan perintah oleh timnya, pembalap Inggris ini mengaku tidak mau dianggap egois.

 
Harianjogja.com, LONDON — Pembalap Formula 1, Lewis Hamilton mengaku tidak akan bertindak egois untuk tim Mercedes.

Juara F1 musim lalu ini sempat kesal karena dinilai melawan perintah saat membalap.

Hamilton menyatakan bahwa tindakannya tidak hanya menyangkut benar atau tidak. Akan tetapi, apa yang dilakukannya juga demi kebaikan tim.

"Ini tentang 1.300 orang, dan keputusan egois yang saya ambil akan berdampak pada semua orang. Jadi saya tidak akan membuat keputusan egois," ujar Hamilton seperti dikutip dari Autosport, Raub (23/12/2015).

Hamilton tidak memungkiri pernah mempertanyakan kebijaksanaan tim. Ia mencontohkan saat gelaran Grand Prix di Meksiko.

Ketika itu, Hamilton beranggapan bahwa ban masih bisa bertahan, namun tim memintanya untuk mengganti. Tapi, pembalap berusia 30 tahun ini pun akhirnya mematuhi keputusan tersebut.

"Apa yang mereka lakukan adalah soal keselamatan. Mereka sebenarnya tidak tahu kondisi ban. Namun, karena ada insden pecah ban sebelumya, setidaknya saya tahu keputusan yang diambil adalah tepat," ujarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online