ISC A 2016 : Tak Hanya Bakal Bermain di Tempat Netral, Pelatih PBFC Juga Tak Boleh Dampingi Tim

Jumali
Jumali Jum'at, 09 September 2016 22:35 WIB
ISC A 2016 : Tak Hanya Bakal Bermain di Tempat Netral, Pelatih PBFC Juga Tak Boleh Dampingi Tim

Pelatih PBFC Dragan Djukanovic (Pusamaniafc)

ISC A 2016 belum berpihak kepada PBFC.

Harianjogja.com, SAMARINDA — Tertanggal 6 September 2016 lalu, Komisi Disiplin (Komdis) Indonesia Soccer Championship (ISC) menjatuhkan sanksi kepada Pusamania Borneo FC (PBFC).

Sanksi yang diberikan terhadap PBFC adalah bermain di tempat netral dengan masa percobaan hingga berakhirnya ISC A 2016.

Sanksi terhadap PBFC itu baru berlaku ketika tim Pesut Etam mengulangi hal tersebut. Masih dalam surat yang sama, komdis menegaskan keputusan ini tak dapat diajukan banding sesuai dengan pasal 115 Kode Disiplin ISC.

Sanksi itu diberikan berdasarkan investigasi yang dilakukan komdis terhadap laga PBFC kontra Sriwijaya FC di Stadion Segiri, Samarinda, 27 Agustus lalu.

Selain itu, pelatih Dragan Djukanovic juga dihukum tak boleh mendampingi tim selama dua pertandingan yakni pada pekan ke-19 (vs Bali United) dan pekan ke-20 (vs Persiba Balikpapan). Hal sama juga didapat, kapten tim PBFC, Ponaryo Astaman yang dilarang memperkuat skuad Pesut Etam pada pekan ke-19 (vs Bali United).

Tak hanya itu, hukuman berupa denda Rp10 juta juga diterima Presiden PBFC, Nabil Husein Said Amin. Diminta tanggapannya, terkait hal tersebut, manajer PBFC, Danilo Fernando memilih tak banyak bicara. "Ini jelas merugikan kita, tapi mau gimana lagi," katanya dikutip dari laman resmi klub, Jumat (9/9/2016).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online