Manhattan hingga Queens Versi Jogja Viral di TikTok
Tren Manhattan, Brooklyn, Queens, The Bronx, dan Staten Island versi Jogja viral di TikTok. Simak asal-usul lima borough New York dan pemetaannya di DIY.
Memanjat papan skor yang ada di tribun timur dan mengganti tulisan papan skor
Harianjogja.com, BANTUL—Laga Persiba Bantul melawan Persis Solo di Stadion Sultan Agung, Minggu (7/5/2017) diwarnai ejekan suporter Persis terhadap klub tetangga Persiba, PSIM Jogja.
Sejak awal babak pertama, 2.000-an suporter Persis yang berada di tribun timur langsung memasang bendera PSIM terbalik dan bertuliskan PSIM A** di sisi sebelah utara tribun timur. Suporter dari Solo itu juga memajang spanduk psywar untuk tuan rumah Persiba, yakni bertuliskan Tuan Rumah Dilarang Menang.
Memasuki babak kedua, beberapa suporter Persis nekat memanjat papan skor yang ada di tribun timur dan mengganti tulisan papan skor dengan tulisan PSIM A**. Aksi ini tidak bertahan lama karena pada pertengahan babak kedua, Panitia Pelaksana (Panpel) laga kandang Persiba dan pengawas pertandingan menghentikan jalannya pertandingan.
Melalui pengeras suara, panpel meminta agar suporter Persis mengganti tulisan di papan skor dan mengembalikan ke keadaan yang semula. Permintaan dari panpel ini tidak langsung direspons oleh suporter Persis, alhasil laga harus ditunda hingga tiga menit lebih sembari menunggu papan skor diubah ke keadan semula. Seusai papan skor diubah, pertandingan baru dilanjutkan kembali.
Belum ada tanggapan dari kelompok suporter Persis, Pasoepati, terhadap kejadian di Stadion Sultan Agung pada Minggu (7/5/2017) itu. Wakil Presiden DPP Pasoepati, Ginda Ferachtriawan, tidak menjawab pertanyaan yang diajukan Harian Jogja melalui aplikasi obrolan telepon selular, Senin (8/5/2017) sekitar pukul 13.31 WIB. Semenit sebelum pertanyaan itu diajukan, Ginda padahal mengaku siap untuk menjawab pertanyaan dari Harian Jogja.
Salah satu kelompok suporter PSIM, Brajamusti, pun bersikap. Presiden Brajamusti, Rahmad Kurniawan, menyatakan insiden bentrokan suporter di daerah Siyono, Gunungkidul, Minggu malam, bukan tanpa alasan. Ada pemicunya, yakni provokasi yang dilakukan suporter Persis di stadion maupun jalan.
“Menganiaya warga yang berpapasan, motor juga di rusak. Membawa senjata-senjata terlarang, banyak atribut PSIM dirusak. Sampai-sampai di stadion masih provokasi dengan nyanyian rasis dan ejekan. Adabendera PSIM yang dibalik, dan papan skor diubah menjadi tulisan yang tak pantas,” ungkap pria yang akrab disapa Mamek ini.
[gallery size="medium" columns="2" ids="815368,815369,815370"]
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tren Manhattan, Brooklyn, Queens, The Bronx, dan Staten Island versi Jogja viral di TikTok. Simak asal-usul lima borough New York dan pemetaannya di DIY.
Lionel Messi kembali ke Inter Miami usai sang ayah wafat, namun The Herons kalah dramatis 2-3 dari Leon di Leagues Cup 2026 dan tersingkir.
Saham Roblox anjlok 70% setahun, nilai pasar lenyap Rp1,2 triliun. CFO sebut kurang game viral dan perubahan algoritma jadi biang kerok. Simak selengkapnya.
Striker anyar PSIM Jogja Adrian Dalmau mengungkap perbedaan sepak bola Indonesia dan Spanyol. Jebolan akademi Real Madrid itu juga berbicara soal adaptasi cuaca
Romelu Lukaku resmi bergabung dengan Fenerbahce dari Napoli dengan nilai transfer 6 juta euro. Striker Belgia itu kembali ke Turki setelah 30 tahun
KLH/BPLH menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026 yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah karhutla di te