WPSplinter Ancam Router Wi-Fi, Ini Cara Melindungi Jaringan Rumah
Celah WPSplinter pada perangkat lunak Wi-Fi Broadcom berpotensi membahayakan router. Simak risiko dan cara mengamankan jaringan rumah.
Pertandingan PSIS Semarang melawan Persija Jakarta di Stadion Sultan Agung Bantul, Jumat (20/4/2018) sore. / Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, BANTUL — Persija Jakarta berhasil mengkudeta pimpinan klasemen sementara Persipura Jayapura, setelah pada pekan kelima Liga 1 2018, tim Macan Kemayoran-julukan Persija menghajar tuan rumah PSIS Semarang dengan skor 1-4 di Stadion Sultan Agung Bantul, Jumat (20/4/2018) sore.
Empat gol Persija dicetak oleh Jaimerson Xavier di menit ke-75, Riko Simanjuntak menit ke-81, Marko Simic menit ke-85 dan Ramdani Lestaluhu menit ke-90+2. Sedangkan gol hiburan PSIS dicetak melalui kaki Melcior Majefat 90+3.
Atas hasil ini, Persija tidak hanya mampu menjadi pemuncak klasemen sementara dengan 10 poin dari 3 kali menang sekali seri dan sekali kalah, namun juga mencatatkan rekor kemenangan tandang perdana. Sebab, sebelumnya mereka tidak mampu memetik tiga angka setiap kali bermain tandang di ajang Liga 1 2018.
Pelatih Persija Jakarta Stefano Cugurra Teco mengaku puas dengan tiga poin yang didapatkan anak asuhnya pada laga kali ini. Sebab, diakuinya kemenangan kali ini tidak lepas dari kedisiplinan pemain lini belakang saat berhadapan dengan barisan penyerang PSIS.
Hal ini terbukti pada babak pertama, di mana skuat Macan Kemayoran beberapa kali dibuat kesulitan oleh serangan tim Mahesa Jenar. Meskipun pada akhir babak pertama, kedudukan tetap 0-0.
Memasuki babak kedua, Persija coba menggebrak. Skuat asuhan Stefano Cugurra Teco terus-menerus melancarkan serangan ke lini pertahanan tim tuan rumah. Alhasil empat gol berhasil digelontorkan oleh skuat Persija ke gawang PSIS Semarang. Dimulai dari sundulan bek tengah Jaimerson Xavier di menit ke-75, disusul gol Riko Simanjuntak yang membentur Safrudin Tahar menit ke-81, Marko Simic pada menit ke-85, dan Ramdani Lestaluhu menit ke-90+2.
Namun kegemilangan lini belakang Persija sedikit tercoreng semenit jelang bubaran laga, setelah gol Melcior Majefat pada menit ke-90+3 gagal diantipasi dengan baik oleh lini pertahanan Persija.
"Saya katakan pada pemain, jika pertahanan bagus pasti saat giliran menyerang akan berbuah gol. Itu berhasil dijalankan para pemain. Seharusnya kami menang dengan skor 4-0," kata Teco usai pertandingan.
Sementara pemain Persija Valentino Telaubun mengakui bahwa pihaknya sempat kesulitan di babak pertama. Sejumlah peluang yang diperoleh Persija gagal dikonversikan menjadi gol. ""Beruntung kami mampu bangkit di babak kedua," katanya.
Terpisah pelatih PSIS Semarang Vincenzo Annese mengakui bahwa kekalahan yang terjadi bukan karena kesalahan pemain, bukan pula dari manajemen. Pelatih asal Italia ini mengaku kekalahan kali ini disebabkan karena dirinya terlalu percaya diri dengan skuatnya.
"Saya terlalu percaya dengan pemain. Percaya bahwa pada babak kedua bisa cetak angka," katanya.
Pelatih berusia 33 tahun ini menambahkan langkahnya melakukan pergantian strategi pada babak kedua ternyata justru menjadi bumerang bagi skuatnya. Sebab, para pemain gagal menerapkan apa yang dimintanya.
"Gol seharusnya tidak terjadi jika mereka melakukan pressing ketat. Soal fisik sejatinya tidak ada masalah, tetapi karena faktor psikis mereka," terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Celah WPSplinter pada perangkat lunak Wi-Fi Broadcom berpotensi membahayakan router. Simak risiko dan cara mengamankan jaringan rumah.
Jadwal KRL Solo-Jogja 27 Oktober 2026 tersedia dalam 12 keberangkatan dari Palur. Cek jam kereta di setiap stasiun menuju Jogja.
TPST Donokerto di Sleman diverifikasi tim juri nasional setelah masuk enam besar seleksi penghargaan Hari Habitat Dunia berkat pengelolaan sampahnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo 27 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif tiket Rp8.000.
Eatsambel memperluas distribusi ke 41 jaringan ritel modern di Jabodetabek dan menargetkan pertumbuhan bisnis 200% pada 2027.
Dinkominfo Kabupaten Pekalongan studi banding ke Bantul untuk mempelajari Satu Data Indonesia, statistik sektoral, geospasial, dan keamanan informasi.