WPSplinter Ancam Router Wi-Fi, Ini Cara Melindungi Jaringan Rumah
Celah WPSplinter pada perangkat lunak Wi-Fi Broadcom berpotensi membahayakan router. Simak risiko dan cara mengamankan jaringan rumah.
Pertandingan Bali United melawan Sriwijaya FC / Liga Indonesia
Harianjogja.com, GIANYAR -- Ribuan pendukung tim Bali United kecewa atas kekalahan melawan Sriwijaya FC dengan kedudukan 3-4 pada kompetisi sepak bola Liga 1 musim 2018 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, sehingga mereka meneriakkan yel-yel ejekan.
Seorang suporter Indra Lesmana, di Gianyar, Sabtu malam, mengaku kecewa berat dengan pertandingan kali ini. Bali United bermain di kandang sendiri saja kalah, apalagi bermain di luar Bali.
"Kami mulai kecewa dengan tim Bali United. Bermain di kandang sendiri saja kalah, apalagi di luar kandang, justru selalu jadi pecundang. Kami menonton memberi apresiasi kepada pesepak bola. Jauh-jauh hari sudah membeli tiket, tapi hasilnya kalah melulu," ucapnya.
Penonton yang menamakan diri "Semeton Dewata" pada pertandingan kali ini merasa sangat kecewa, karena tim kesayangannya tidak mampu menang dikandang sendiri. Padahal dukungan melalui doa dan semangat sudah luar biasa, dengan harapan Bali United membawa kemenangan.
Seusai pertandingan ribuan penonton itu tidak meninggalkan stadion, namun mereka bermaksud menunggu pemain Bali United dipintu keluar untuk kembali ke hotel. Mereka meneriakkan yel-yel dan menyanyikan lagu-lagu ejekan atas kekecewaan pertandingan sepak bola lanjutan Liga 1.
Para suporter yang mengenakan kostum merah dan hitam tersebut terus meneriakan yel-yel dan mengibaskan bendera, serta menyajikan lagu-lagu yang syairnya menyindir kekalahan kesebelasan Bali United. Lagu yang mereka kumandangkan antara lain syairnya "Bali Unitedku....bawa kecewa, di kandang sendiri. Disini kalah, disana kalah....dimana-mana selalu kalah".
Selain itu, pendukung fanatik "Serdadu Tridatu" seakan meluapkan kekecewaannya pada laga malam ini kalah. Mereka bahkan membentangkan poster bergambar pelatih kepala Bali United Widodo Cahyono Putro yang bertuliskan "You Win on Go Home!".
Dalam kesempatan tersebut, CEO Bali United Yabes Tanuri didampingi pemainnya menemui suporter mengatakan tim sepak bolanya kali ini gagal. Padahal mereka sudah berjuang habis-habisan untuk mendapat kemenangan, tapi tetap juga kalah.
"Para pemain sudah berusaha untuk memetik kemenangan, tapi hasilnya seperti yang tadi (kalah). Mereka sudah berusaha menang," ucapnya.
Dengan pengawalan aparat kepolisian, penonton terus merangsek dan berteriak-teriak meluapkan kekecewaannya terhadap pemain Bali United. Namun kejadian atas ketidakpuasan tidak menimbulkan anarkis. Secara perlahan-lahan penonton pun meninggalkan stadion tersebut.
Dalam pertandingan kompetesi sepak bola Liga 1 2018, tim Sriwijaya FC mampu menjebol tuan rumah Bali United dengan kedudukan 4-3.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Celah WPSplinter pada perangkat lunak Wi-Fi Broadcom berpotensi membahayakan router. Simak risiko dan cara mengamankan jaringan rumah.
Operasi Patuh Progo 2026 di Gunungkidul berlangsung 26 Oktober–8 November. Simak delapan sasaran penindakan dan pembagian sanksi pelanggaran.
DPRD Kulonprogo menilai retribusi digital Pantai Glagah masih berpotensi bocor. CCTV dan pengawasan pengunjung dinilai perlu diperkuat.
Cinema Day 2026 digelar 27 Oktober dengan tiket bioskop reguler maksimal Rp25.000. Cek harga CGV, Cinema XXI, Cinepolis, dan ketentuannya.
DPRD DIY mengusulkan balai RW menjadi laboratorium Pendidikan Khas Kejogjaan untuk memperkuat pendidikan karakter berbasis budaya Jogja.
Harga cabai rawit mencapai Rp88.642/kg pada pekan keempat Oktober 2026. Mendagri Tito mendorong perluasan tanam dan distribusi pasokan.