Selain Herkis, Inilah Daftar Pelatih Yang Jadi 'Korban' di PSS Sleman 10 Tahun Terakhir

Jumali
Jumali Selasa, 08 Mei 2018 13:55 WIB
Selain Herkis, Inilah Daftar Pelatih Yang Jadi 'Korban' di PSS Sleman 10 Tahun Terakhir

Heri Kiswanto / Harian Jogja-Jumali

Harianjogja.com, SLEMAN -- Mundurnya pelatih PSS Sleman Heri Kiswanto di tengah kompetisi kian menambah rentetan rekor pergantian pelatih di skuat Super Elang Jawa.

Sebelum Herkis, ada sejumlah nama pelatih yang menyatakan diri mundur dari PSS Sleman sebelum maupun saat kompetisi berjalan.

Berikut rentetan nama pelatih yang mundur maupun diberhentikan oleh manajemen PSS Sleman dalam periode 10 tahun terakhir.

-Musim 2008/2009, pelatih kepala Yudi Suryata yang awalnya menggantikan Iwan Setiawan tiba-tiba diberhentikan oleh manajemen PSS Sleman. Pelatih asal Sragen ini akhirnya digantikan oleh asistennya Maman Durachman pada putaran kedua.

-Musim 2009-2010, Yance Erfraim Matmey yang menangani tim PSS Sleman mendadak diberhentikan oleh manajemen PSS Sleman melalui pesan singkat SMS. Posisi Yance akhirnya digantikan oleh Singh Bettay

-Musim 2010, Inyong Lolombulan yang semula diplot sebagai pelatih, mendadak diganti oleh M Basri.

- Musim 2011/2012 tidak ada pergantian pelatih di tubuh PSS Sleman. Sejak awal hingga akhir kompetisi PSS ditangani oleh Widyantoro.

- Musim 2013, sejak persiapan tim, PSS ditangani oleh M Hanafi. Namun dalam perkembangannya, Hanafi diganti Yusack Sutanto dan pada pertengahan kompetisi posisi Yusack diganti oleh Lafran Pribadi.

-2014 Sartono Anwar yang menyiapkan tim sejak awal harus rela digantikan Herry Kiswanto.

-2015 Siswanto \'Kancil\' digantikan Jaya Hartono.

-2018 Heri Kiswanto mundur setelah hanya mampu membawa PSS meraih 4 poin dari 3 pertandingan. Posisi Herkis sementara digantikan oleh Seto Nurdiantoro.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online