Googlebook Resmi Meluncur, Era Chromebook Mulai Bergeser
Google resmi memperkenalkan Googlebook, laptop berbasis Gemini AI yang digadang menjadi penerus Chromebook.
Pertemuan antara PSIM Jogja U-17 melawan PSS Sleman U-17 di Lapangan Kentungan pada kompetisi Piala Soeratin 2017 / Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, JOGJA -- Jelang dihelatnya babak penyisihan fase grup Wilayah DIY, dua tim peserta Piala Soeratin U-17 2018 asal DIY PSS Sleman dan PSIM Jogja mulai bersiap.
Pada kompetisi yang mulai dihelat 26 Juni ini, PSIM U-17 dan PSS U-17 berada di dua grup berbeda. PSIM U-17 tergabung dalam Grup B bersama Gama FC U-17, FC UNY U-17 dan Protaba Bantul U-17. Sedangkan PSS U-17 berada di Grup A bersama dengan bersama Persikup Kulonprogo, Jogja Istimewa Football, Persig Gunungkidul, dan Persiba Bantul.
Pelatih PSIM U-17 Sigit Putranto mengatakan, guna menghadapi babak penyisihan wilayah DIY, saat ini pihaknya telah melakukan seleksi pemain. Dari hasil seleksi beberapa hari lalu, saat ini didapatkan 15 pemain dari total 25 pemain yang direncanakan. "Sisanya tinggal kami cari lagi. Rencana Selasa (29/5) kami akan gelar seleksi lagi," katanya kepada Harianjogja.com, Minggu (27/5) sore.
Menurut Sigit, berbeda dengan musim sebelumnya, pada kompetisi tahun ini pihaknya optimistis mampu memenuhi target lolos ke babak Nasional, seperti yang pernah dicapai Laskar Mataram Muda pada 2016 lalu. Meski demikian, ia memastikan memberikan kewaspadaan terhadap dua tim yang ada di Grup B, yakni Gama FC dan Protaba. Sebab, dua tim ini dipastikan akan memberikan perlawanan berarti di babak penyisihan grup.
"Musim lalu mereka cukup menyulitkan kami. Tahun ini Protaba dilatih oleh Pak Sajuri Sahid, kemungkinan kekuatan mereka akan lebih baik. Ini yang kami waspadai," terangnya.
Untuk itu, pada sisa waktu sebelum kompetisi digelar, Iput-panggilan Sigit Putranto, pihaknya akan memasifkan empat uji coba yang terdiri dari dua laga uji coba sebelum lebaran dan dua uji coba sesudah lebaran untuk menyiapkan tim.
"Meski waktu cukup singkat, kami optimistis masih bisa mengejar dan mempersiapkannya dengan maksimal," terangnya.
Sementara persiapan juga dilakukan oleh PSS U-17. Pelatih PSS U-17 Lafran Pribadi mulai melakukan seleksi Jumat (25/5) lalu.
Manajer PSS U-17 Miftahul mengatakan, pada seleksi pertama ini, peserta tidak hanya dari wilayah Sleman, namun juga dari Malang, Ngawi, Pekalongan dan Banyumas.
"Tahap seleksi dilakukan beberapa hari ke depan untuk melihat potensi peserta seleksi secara lebih detail. Pengerucutan tim dilakukan hari pada waktu seleksi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Google resmi memperkenalkan Googlebook, laptop berbasis Gemini AI yang digadang menjadi penerus Chromebook.
Perdagangan hewan kurban di Bantul naik jelang Iduladha 2026. Kambing paling diminati, omzet pedagang diprediksi melonjak.
Indomobil eMotor hadirkan 4 motor listrik di Jogja. Adora, Tyranno, Sprinto tawarkan fitur modern mulai Rp25 jutaan.
Arema FC hajar PSBS Biak 5-2 di Bantul. Joel Vinicius dan Dalberto cetak brace, trio Brasil jadi kunci kemenangan.
Kasus daycare Jogja, 32 anak mulai divisum. Dugaan kekerasan fisik dan psikis, korban diperkirakan capai 130 anak.
Dua ASN Kementerian PU dipanggil dari luar negeri karena dugaan suap dan pelanggaran etik. Menteri PU tegaskan disiplin.