Ditekuk PSS Sleman 0-2, Indra Sjafri Nilai Ada peningkatan Penampilan

Jumali
Jumali Minggu, 03 Juni 2018 01:12 WIB
Ditekuk PSS Sleman 0-2, Indra Sjafri Nilai Ada peningkatan Penampilan

Pertandingan uji coba antara PSS Sleman melawan Timnas U-19 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (2/6/2018) malam. / Harian Jogja-Jumali

Harianjogja.com, SLEMAN — Timnas Indoensia U-19 harus menelan kekalahan 0-2 pada laga uji coba melawan PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (2/6/2018) malam. Dua gol PSS dicetak oleh Slamet Budiyono menit 40 dan Ichsan Pratama menit 57.

Meski mengalami kekalahan, pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri mengaku tidak kecewa dengan penampilan dengan penampilan anak asuhnya. Pelatih asal Sumatra 

Barat ini justru melihat ada peningkatan permainan dibanding saat Hanis Sagara ditekuk 0-3 dari Persis, 28 Mei lalu. 

“Saya tidak bisa mempertahankan tim itu, sebab saya butuh melihat kualitas pemain lain. Untuk itu saya masukkan beberapa pemain lainnya. Untuk saya jauh lebih penting itu, dari pada hanya bermain dengan pemain sama sampai habis,” kata Indra usai pertandingan. 

Penampilan Timnas U-19 sejatinya tidak terlalu buruk. Pada awal babak pertama, mereka mampu mendapatkan beberapa peluang melalui Aji Kusuma. Namun, penyelesaian yang kurang baik membuat peluang itu gagal dikonversikan menjadi gol. 

Pada menit 28, Timnas U-19 sempat memasukkan Gunansar Mandowen. Ia menggantikan posisi Feby Eka Putra. Namun demikian lagi-lagi lini depan timnas gagal membongkar pertahanan PSS. 

Petaka baru terjadi di menit ke-40, gawang timnas yang dijaga oleh Gianluca Rossy harus jebol oleh tendangan Slamet Budiono. 1-0 untuk keunggulan PSS bertahan hingga turun minum. 

Masuk paruh kedua, Timnas U-19 dan PSS banyak melakukan pergantian pemain. Namun demikian dominasi permainan masih ada di tubuh PSS. Menit ke-57, gawang timnas kembali jebol melalui kaki Ichsan Pratama. 

Memanfaatkan umpan Ilhamul Irhaz, sontekan Ichsan Pratama gagal diantisipasi kiper Timnas. Skor 2-0 bertahan hingga wasit Cholid Daryanto meniup peluit akhir pertandingan. 

Menanggapi gol yang masuk ke gawang anak asuhnya, Indra mengaku kesalahan lebih kepada lini belakang. Terutama dengan tidak adanya Nur Hidayat, terlihat kekuatan timnas berkurang. 

“Saya sengaja istirahatkan. Makanya kemudian saya coba Firly, Al Rizky, Juliano, Kadek,” kata Indra. 

Menurut Indra laga uji coba melawan PSS kali ini tidak untuk mencari menang dan kalah. Sebab sejak awal dirinya ingin memastikan siapa pemain yang layak untuk dipanggil untuk pemusatan latihan tahap kedua di Jogja, 19 Juni mendatang. 

“Sehabis ini akan ada evaluasi. Saya ingin beri kesempatan kepada pemain baru untuk tunjukkan kemampuannya pada laga uji coba kali ini,” ucap Indra. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online