PSS Sleman Bedah Kekuatan dan Kelemahan Borneo FC, Huistra Waspadai Perubahan Skuad

Catur Dwi Janati
Catur Dwi Janati Senin, 26 Oktober 2026 20:47 WIB
PSS Sleman Bedah Kekuatan dan Kelemahan Borneo FC, Huistra Waspadai Perubahan Skuad

Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra memimpin latihan PSS./Istimewa-PSS 

Harianjogja.com, SLEMAN—PSS Sleman telah memetakan kekuatan dan kelemahan Borneo FC Samarinda menjelang duel pekan ketujuh Super League 2026/2027. Pelatih PSS, Pieter Huistra, menyebut perubahan komposisi pemain Pesut Etam menjadi salah satu aspek yang harus dipelajari sebelum pertandingan.

PSS akan menjamu Borneo FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (27/10/2026). Persiapan dilakukan dengan menganalisis karakteristik pemain lawan, seperti yang diterapkan tim pelatih PSS ketika menghadapi klub lain.

“Kami telah melakukan pemantauan dan analisis terhadap Borneo FC, seperti yang kami lakukan terhadap semua lawan kami. Kami selalu berupaya mencari kelebihan dan kekurangan mereka,” kata Huistra dalam konferensi pers prapertandingan, Senin (26/10/2026).

Perubahan Skuad Jadi Perhatian

Pelatih asal Belanda itu mengakui Borneo FC mengalami banyak perubahan pemain. Kondisi tersebut membuat PSS perlu mempelajari karakteristik skuad terbaru lawan agar persiapan pertandingan lebih terarah.

“Benar bahwa mereka banyak melakukan perubahan pemain, jadi kami harus mempelajari karakteristik para pemain tersebut, sebagaimana yang kami lakukan terhadap klub-klub lainnya,” ujarnya.

Selain perubahan komposisi pemain, Huistra juga menyoroti kiprah Borneo FC di kompetisi AFC. Menurut dia, keterlibatan tersebut menjadi tambahan beban bagi Pesut Etam, meski PSS tetap menjalankan persiapan seperti biasanya.

“Tahun ini, Borneo FC juga berkompetisi di ajang AFC, yang menjadi beban tambahan bagi mereka. Jadi, kami tetap menjalankan persiapan seperti biasanya,” imbuh Huistra.

PSS Masih Dihadapkan Masalah Cedera

Di kubu tuan rumah, Huistra menyebut persiapan tim berjalan baik. Namun, PSS masih harus menghadapi persoalan kebugaran karena sejumlah pemain mengalami cedera dan membutuhkan waktu pemulihan lebih panjang.

Mousa Bagayoko dan Frederic Injai termasuk pemain yang disebut masih terkendala cedera. Huistra juga menyebut Farrel sebagai salah satu pemain yang memerlukan waktu pemulihan lebih lama.

“Ada beberapa pemain yang mengalami cedera jangka panjang, seperti Mousa, Fred, dan Farrel, mereka membutuhkan waktu pemulihan yang lebih lama,” ujarnya.

Meski demikian, kondisi Frederic Injai mulai menunjukkan perkembangan positif. Pemain yang akrab disapa Fred tersebut telah kembali mengikuti latihan bersama skuad Super Elja.

“Kabar baiknya, Fred kini sudah kembali berlatih bersama tim,” tandas Huistra.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online