Djokovic & Kerber Juara Wimbledon 2018

M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis Senin, 16 Juli 2018 02:00 WIB
Djokovic & Kerber Juara Wimbledon 2018

Novak Djokovic/Reuters-Andrew Boyers

Harianjogja.com, JOGJA–Petenis Angelique Kerber tampil sebagai juara tunggal putri di Wimbledon 2018 setelah menaklukkan Serena Williams, sementara Novak Djokovic menjadi juara tunggal putra setelah mengalahkan Kevin Andersdon di final.

Dalam pertandingan final tunggal putri di di All England Lawn Tennis and Croquet Club di London, Inggris, pada Sabtu (14/7/2018), Kerber, unggulan ke-11 dari Jerman, menang dua set langsung Serena Williams, unggulan 25 asal Amerika Serikat, dengan skor 6-3 6-3.

Meskipun akhirnya gagal menjadi juara, berhasil meraih tempat di final bagi Serena Williams sudah merupakan hal luar biasa, mengingat dia absen sekitar 1,5 tahun karena hamil, melahirkan, dan mengasuh anaknya.

Novak Djokovic meraih gelar Wimbledon keempatnya setelah menaklukkan petenis asal Afrika Selatan Kevin Anderson dengan skor 6-2 6-2 7-6(3) pada Minggu (15/7/2018) di London, Inggris.

Setelah pertandingan-pertandingan dramatis di fase semifinal, dua pertandingan semifinal terlama sepanjang sejarah Wimbledon, laga puncak menjadi anti klimaks ketika Djokovic mengakhiri puasa gelar Grand Slam delama dua tahun

Anderson, yang berupaya menjadi petenis Afrika Selatan pertama yang menjuarai gelar kategori putra, telah menghabiskan 21 jam di lapangan untuk mencapai final Wimbledon pertamanya dan amunisinya terlihat telah habis pada dua set pembukaan, ketika Djokovic begitu mendominasi permainan.

Djokovic, yang harus menyelesaikan pertandingan semifinalnya dengan Rafael Nadal pada Sabtu, beberapa kali kehilangan intensitas pada set ketiga dan lima set pointnya berujung kegagalan ketika Anderson memperlihatkan sinyal kebangkitan.

Namun, dia memperbaiki penampilannya menjelang tiebreak dan dapat merayakan gelar Grand Slam ke-13-nya, ketika pukulan pengembalian Anderson mengenai net.

Djokovic, yang penampilan dan kebugarannya merosot dalam dua tahun belakangan serta hanya menjadi unggulan ke-12 pada kejuaraan ini, hanya melakukan 13 unforced error di final.

"Ini terasa luar biasa karena untuk pertama kalinya dalam hidup saya, saya memiliki seseorang yang berteriak, Daddy, Daddy\'," kata Djokovic di lapangan, ketika memeluk trofi bersama putranya, Stefan, setelah bergabung dengan segenap keluarga dan rombongannya.

"Ini final Grand Slam pertama saya selama beberapa tahun dan tidak ada tempat yang lebih baik lagi untuk melakukan kebangkitan. Selamat kepada Kevin, dia menjalani laju yang mengagumkan."

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online