Dopamine 3.0 Resmi Hadir, Jadi Jailbreak Pertama yang Tembus iOS 26
Dopamine 3.0 menjadi jailbreak pertama yang mendukung iOS 26 dan iOS 26.0.1 setelah 326 hari. Namun fitur ini baru tersedia untuk perangkat Apple dengan chip A1
Pertandungan antara PSIM Jogja melawan PSS Sleman di Stadion Sultan Agung Bantul, Kamis (26/7/2018) sore / Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, BANTUL - PSIM Jogja berhasil memenuhi ambisinya meraih kemenangan atas saudara mudanya, PSS Sleman dengan skor 1-0 dalam pertandingan derbi DIY pada lanjutan Liga 2 2018 Wilayah Timur di Stadion Sultan Agung Bantul, Kamis (26/7/2018) sore.
Sebiji gol, PSIM dicetak oleh kapten tim, Hendika Arga Permana pada menit ke-74. Atas tambahan 3 poin ini PSIM Jogja tetap berada di peringkat tujuh klasemen sementara dengan 12 poin. Sedangkan PSS Sleman masih berada di peringkat kedua klasemen dengan 19 poin.
Selain tetap berada di posisi ketujuh, kemenangan kali ini sekaligus memperpanjang rekor kemenangan PSIM saat berjumpa dengan PSS Sleman. Dari tujuh pertemuan, PSIM Jogja berhasil meraih tiga kali kemenangan, 2 seri dan dua kali kalah.
Pelatih PSIM Jogja Bona Simanjuntak mengaku puas dengan hasil yang didapatkan anak asuhnya pada pertandingan kali ini. Sebab, sejatinya pertandingan kali ini berjalan berimbang. PSIM Jogja dan PSS Sleman sama-sama menampilkan permainan menyerang.
"Tetapi dengan semangat anak-anak bisa memenangkan pertandingan kali ini," kata Bona usai pertandingan.
Menurut eks pemain PSS Sleman ini, kesuksesan PSIM Jogja meraih kemenangan pada laga paling bergengsi di DIY ini tidak lepas dari kesabaran dan perubahan strategi pada babak kedua. Jika pada babak pertama, PSIM lebih mengandalkan kedalaman gelandang. Maka, pada babak kedua, Bona hanya menempatkan satu gelandang untuk menjaga kedalaman di lini tengah.
"Saat built-up hanya satu yang turun. Lainnya masih di atas. Sedangkan kunci kemenangan kali ini adalah kesabaran para pemain. Para pemain mampu memanfaatkan momen kapan harus melakukan serangan," lanjutnya.
Sementara pemain PSIM Jogja yang juga mantan pemain PSS Sleman, Crah Eka Angger mengatakan, di awal pertandingan, dirinya sempat merasa nervous. Akan tetapi setelah pertandingan berjalan, dirinya mampu tampil lepas.
"Saya berterimakasih untuk suporter. Semoga kemenangan ini bisa menambah motivasi jadi lebih baik lagi," katanya.
Sementara pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro mengucapkan selamat untuk PSIM Jogja karena memenangkan pertandingan kali ini. Diakui oleh Seto, usai keluarnya Ahmad Hisyam Tolle karena mendapatkan kartu merah dari Dafid Priatmoko, wasit asal Jawa Tengah, kekuatan mereka berkurang.
"Ini jadi pelajaran bagi kami untuk tidak melakukan kesalahan yang tidak perlu. Kami juga harus fokus selama pertandingan. Sekali lagi selamat untuk PSIM," ucap Seto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dopamine 3.0 menjadi jailbreak pertama yang mendukung iOS 26 dan iOS 26.0.1 setelah 326 hari. Namun fitur ini baru tersedia untuk perangkat Apple dengan chip A1
Kajati DIY Sri Kuncoro menemui Wagub Paku Alam X untuk memperkuat sinergi dan siap mendampingi program Pemda DIY dalam aspek hukum.
Cristiano Ronaldo menyampaikan dukungan kepada Lionel Messi setelah ayahnya, Jorge Messi, meninggal dunia pada usia 68 tahun.
Prabowo mengusulkan Destry Damayanti sebagai calon Gubernur BI dan Aida Budiman sebagai Deputi Senior. DPR segera gelar fit and proper test.
Imigrasi menolak 9.394 paspor sepanjang Januari-Juli 2026 karena terindikasi TPPO dan pekerja migran ilegal.
Dua perkara pelanggaran miras dan minuman oplosan di Bantul diputus dengan total denda Rp16 juta. Barang bukti turut dimusnahkan.