RANGKUMAN ICC 2018: Spurs, Liverpool, MU, & Juve Menang

Chrisna Chanis Cara & Ginanjar Saputra
Chrisna Chanis Cara & Ginanjar Saputra Jum'at, 27 Juli 2018 00:45 WIB
RANGKUMAN ICC 2018: Spurs, Liverpool, MU, & Juve Menang

Spurs, menang besar atas Arsenal./Reuters

Harianjogja.com, JOGJA—Tottenham Hotspur, Manchester United, Liverpool, & Juventus menang dalam laga turnamen pramusim International Champions Cup (ICC) 2018 di Amerika Serikat, Kamis (26/7/2018).

AS Roma dipermak Spurs dengan skor 1-4 dalam laga di Stadion SDCCU, San Diego. Kekalahan ini melanjutkan hasil buruk Roma di turnamen pramusim setelah sebelumnya ditahan klub Seri-B, Avellino, dengan skor 1-1, 21 Juli. Rekrutan anyar seperti Justin Kluivert, Javier Pastore, Davide Santon hingga Ivan Marcano belum mampu mengangkat performa Roma secara signifikan. “Kami tak cukup kompak, tak cukup terorganisasi,” keluh Pelatih Roma, Eusebio Di Francesco, seperti dilansir asroma.com, Kamis.

Roma sebenarnya unggul lebih dulu lewat gol Patrick Schick di menit ketiga. Eks striker Sampdoria itu berhasil menendang dari sudut sempit untuk menggetarkan jala Michel Vorm. Namun setelah gol cepat itu, Giallorossi justru hancur lebur. Berturut-turut dua gol Fernando Llorente dan Lucas Moura membuat fans Roma tertunduk. Pertahanan yang kacau dan kurang konsentrasi membuat kiper anyar Roma, Antonio Mirante, harus empat kali memungut bola dari gawangnya sendiri.

Mirante, yang didatangkan dari Bologna, sebenarnya tampil cukup baik dengan melakukan sejumlah penyelamatan gemilang. Sebelum gol kedua Spurs yang dicetak Llorente, Mirante sempat memblok tembakan keras pemain Roma. Namun bola mental berhasil dieksekusi Llorente dengan tendangan first time. Mirante kembali melakukan blok brilian satu menit jelang jeda atau sebelum gol keempat Spurs yang dicetak Moura. Namun serangan bertubi-tubi Spurs membuat gawangnya jebol juga. “Kami punya start bagus meski saya tak menyukai bagaimana kami bertahan di bagian kedua babak pertama,” kata Di Francesco.

Kuartet bek Davide Santon, Konstantinos Manolas, Juan Jesus, dan Luca Pellegrini tak cukup bagus untuk mengadang Spurs yang mengandalkan permainan cepat dan umpan silang. Selain kurang koordinasi, mereka kerap kali keteteran ketika duel udara, hal yang membuat Roma kebobolan gol pertama dan ketiga via Llorente dan Moura. Namun Di Francesco enggan hanya menyalahkan lini belakangnya. “Kami harus bertahan dengan 11 orang, ini harus menjadi sebuah usaha kolektif. Kami tak cukup bagus dalam bertahan,” ujar Di Francesco.

Giallorossi tentu harus segera berbenah sebelum laga ICC selanjutnya melawan Barcelona, 1 Agustus.

Bagi Tottenham, kemenangan telak kemarin melegakan mengingat mereka belum diperkuat pemain pilar seperti Harry Kane, Dele Alli, Hugo Lloris hinga Jan Vertonghen. Tak cuma saat ICC, para pemain itu pun diperkirakan bakal absen saat Spurs melakoni laga pembuka Liga Premier pertengahan Agustus melawan Newcastle United. Para pemain masih istirahat dan kemungkinan baru balik di awal Agustus.”Mereka perlu memulihkan diri setelah berkompetisi lebih dari 10 bulan. Saya tidak akan mengeluhkan itu,” ujar Pelatih Spurs, Mauricio Pochettino, dilansir Sky Sports.

MU Menang

Di laga lain, Manchester United (MU) mengalahkan AC Milan, di Stadion Rose Bowl, Pasadena, Calofornia. MU berhasil menang atas AC Milan melalui babak adu penalti dengan skor 9-8.

Di 90 menit waktu normal, MU berhasil unggul terlebih dahulu melalui aksi penyerang asal Cile, Alexis Sanches di menit ke-12. Umpan ciamik yang dilepaskan mata berhasil disambut Alexis Sanches yang berbuah keunggulan MU 1-0 atas AC Milan.

Namun keunggulan Setan Merah tersebut hanya bertahan tiga menit setelah gelandang AC Milan, Suso, mampu mencetak gol di menit ke-15. Mantan pemain Liverpool itu mampu memanfaatkan umpan panjang yang diberikan Bonucci dan menjadikan skor sama kuat 1-1. Skor sama kuat itu bertahan hingga babak pertama pertandingan ICC 2018 tersebut berakhir.

Di babak kedua, Rossoneri bermain lebih bertahan dibanding babak pertama. Klub besutan Gennaro Gattuso itu lebih banyak menunggu untuk melakukan serangan balik ke pertahanan MU.

Meski saling memberikan serangan berbahaya, nyatanya kedua klub tak mampu mencetak gol tambahan. Skor sama kuat 1-1 membuat MU dan AC Milan harus melanjutkan pertandingan melalui babak adu penalti.

Tak jauh berbeda dengan 90 menit waktu normal, babak adu penalti antara perwakilan Inggris dan Italia di ICC 2018 itu berlangsung ketat. Bahkan, kedua tim harus melakukan 13 tembakan penalti untuk menentukan pemenangnya.

Di antara 13 tembakan yang dilakukan 11 pemain, ada empat pemain MU yang gagal melaksanakan tugasnya, yakni Joel Pereira, Eric Bailly, Ethan Hamilton, dan McTominay. Namun AC Milan lebih apes karena lima eksekutornya, yaitu Fabio Borini, Alessio Romagnoli, Jose Mauri, Kessie, dan Suso gagal menceploskan bola ke dalam gawang.

Juventus Menang

Juventus mampu mengalahkan Bayern Munchen pada babak play-off ICC 2018 di Stadion Lincoln Financial Field, Philadelphia, Pennsylvania. Meski tak menyertakan sang mega bintang, Cristiano Ronaldo, Juventus nyatanya mampu menundukkan Bayern Munchen dengan mudah.

Di babak pertama, skuat besutan Massimiliano Allegri tersebut mampu mengurung pertahanan Bayern Munchen sejak menit pertama dengan umpan-umpan panjang. Namun di sisi lain, Bayern Munchen dengan serangan baliknya sebenarnya juga mampu beberapa kali membahayakan pertahanan Juventus.

Selepas 10 menit pertama, kedua tim bermain lepas dan lebih terbuka. Serangan demi serangan yang dibangun kedua tim pun membuat pertandingan semakin menarik untuk dinikmati.

Melalui tusukan-tukusan ciamik Frank Ribery, Bayern Munchen tercatat memiliki tiga peluang emas di menit ke-25 hingga menit ke-30. Sayangnya, kesigapan barisan belakang serta kiper Juventus, Mattia Perin, mampu meredam serangan hebat dari tim berjuluk FC Hollywood tersebut.

Pada menit ke-30, Juventus berhasil membuka angka setelah memanfaatkan kesalahan koordinasi antara bek dan kiper Bayern Munchen, Sven Ulreich. Kesalahan antisipasi bola yang dilakukan Sven Ulreich dengan cepat dimanfaatkan Claudio Marchisio untuk merebut bola dan menyodorkannya kepada Andrea Favilli yang berdiri bebas di depan gawang. Favilli yang berdiri tanpa kawalan pun dengan mudah menceploskan bola ke gawang Juventus.

Selang delapan menit, Juventus kembali menambah keunggulannya melalui sekema serangan balik cepat. Lagi-lagi, Favilli yang mendapatkan umpan lambung dan berdiri bebas tanpa kawalan mampu berlari membawa bola sebelum akhirnya mengecoh kiper Bayern Munchen untuk melesakkan gol keduanya pada pertandingan play-off ICC 2018 tersebut. Skor 2-0 untuk keunggulan Juventus itu bertahan hingga babak pertama berakhir.

Setelah turun minum, Juventus memilih lebih bertahan demi mempertahankan keunggulannya. Beberapa kali Bayern Munchen mampu membayakan pertahanan Si Nyonya Tua, namun upaya tersebut sia-sia.

Hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan play-off ICC 2018 tersebut, skor 2-0 untuk Juventus tetap bertahan. Andrea Favilli menjadi bintang dalam laga tersebut setelah mencetak brace yang membawa Juventus menang atas Bayern Munchen.

Liverpool Menang

Sementara, Liverpool mampu menundukkan Manchester City dengan skor 2-1 di Metlife Stadium, East Rutherford, New Jersey.

Padahal, Manchester City mampu menguasai pertandingan sejak awal. Bahkan klub besutan Pep Guardiola tersebut mampu menciptakan peluang di menit ke-12 melalui kaki Lukas Nmecha meski sepakan kerasnya masih mampu diamankan Loris Karius. Selama 30 menit pertama, Liverpool terus-menerus mendapatkan tekanan dari para penyerang Manchester City dari berbagai sisi. Namun tembok pertahanan Liverpool yang masih kokoh belum mampu dijebol Manchester City.

Baru pada menit ke-41, Liverpool memiliki peluang emas setelah Nathaniel Clyne mengirimkan umpan crossing yang disambut Curtis Jones dengan sundulannya. Sayang, tandukan Jones masih melebar tipis di atas mistar gawang Manchester City. Babak pertama berakhir dengan skor imbang 0-0.

Babak kedua berlangsung tak jauh berbeda dengan babak pertama. Manchester City lebih menguasai pertandingan. Di sisi lain, Liverpool dengan berani memasukkan kiper muda Caoimhin Kellehe untuk menggantikan Loris Karius.

Babak kedua baru berlangsung 10 menit saat bek Liverpool, Virgil Van Dijk, menceploskan bola ke dalam gawang Manchester City. Sayangnya, ia sudah dianggap dalam posisi off-side sehingga golnya tak sah.

Selang satu menit kemudian, Liverpool yang mulai asyik menyerang justru kecolongan gol lewat serangan balik anak-anak asuh Pep Guardiola. Leroy Sane yang lolos dari jebakan off-side mampu melesakkan bola ke gawang Liverpool yang dijaga Caoimhin Kellehe.

Saat sudah tertinggal, anak-anak asuh Jurgen Klopp justru baru mampu keluar menyerang. Mohamed Salah yang masuk setelah Liverpool teringgal satu gol juga menjadi salah pemicu hidupnya lini serang Liverpool.

Pada menit ke-63, pria berpaspor Mesir tersebut menceploskan bola ke gawang Manchester City melalui tandukan kepalanya.

Setelah mampu menyamakan skor, Liverpool yang mulai memasukkan beberapa pemain andalannya, termasuk Sadio Mane, mulai mampu membuat pertahanan Manchester City kalang kabut. Pressing-pressing ketat yang tak tampak di babak pertama mulai diperagakan The Reds menjelang akhir babak kedua.

Di menit ke-67, Mo Salah kembali mendapatkan peluang emas kala hanya berhadapan dengan kiper Manchester City, Joe Hart, yang baru masuk di babak kedua. Namun sepakan Salah membentur mistar gawang.

Baru pada menit ke-92, Liverpool berhasil berbalik unggul melalui tendangan penalti Sadio Mane. Wasit memberikan hadiah penalti kepada Liverpool setelah bek Manchester City, Claudio Gomes dianggap melakukan pelanggaran terhadap Solanke di dalam kotak penalti. Skor 1-2 untuk keunggulan Liverpool pun tercipta melalui sepakan penalti Sadio Mane ke arah kanan gawang yang dijaga Joe Hart.

Hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, skor 2-1 untuk kemenangan Liverpool tetap bertahan. Kemenangan tersebut adalah kemenangan perdana Liverpool di ICC 2018 setelah sebelumnya dikalahkan Borussia Dortmund dengan skor telak 1-3.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Solopos

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online