Datangkan Pemain Belarusia dan Bahrain, PS Tira Coret Pemain Senilai Rp4 Miliar?

Jumali
Jumali Minggu, 29 Juli 2018 15:55 WIB
Datangkan Pemain Belarusia dan Bahrain, PS Tira Coret Pemain Senilai Rp4 Miliar?

Pemain PS Tira Mariano Berriex / Harian Jogja-Jumali

Harianjogja.com, BANTUL - Pembongkaran skuat besar-besaran dilakukan oleh PS Tira pada putaran kedua Liga 2 2018.

Setelah mendatangkan eks bek Swansea City, Radanfah Abu Bakr, manajemen The Young Warriors kembali akan mendatangkan dua pemain asing untuk memperkuat tim di putaran kedua.

Kedua pemain asing tersebut adalah pemain asal Belarusia dan Bahrain. Adapun posisi dari kedua pemain yang akan didatangkan tersebut adalah gelandang bertahan dan gelandang serang.  

"Kami menunggu kedatangan mereka sebelum tutup masa transfer," kata pelatih PS Tira Nil Maizar, di Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu (29/7/2018).

Menurut eks pelatih Timnas Indonesia ini, pada putaran kedua Liga 1 kali ini PS Tira berencana memboyong tiga pemain asing baru. Artinya ada pencoretan besar-besaran yang dilakukan untuk pemain asing di tubuh PS Tira.

Pada latihan yang digelar pagi ini, Kim Sang Min, pemain Korea yang sempat memperkuat PS Tira di putaran pertama sudah tidak terlihat lagi. Posisinya telah digantikan oleh Radanfah. Selain Kim, Gustavo Lopez juga sudah tidak nampak pada latihan yang digelar pagi ini. Padahal kedua pemain ini telah memperkuat PS Tira pada putaran pertama.

Meski dipastikan mencoret kedua nama pemain tersebut, namun Nil masih enggan membeberkan nama pemain asing yang dicoret. Sebab, kemungkinan besar, dari dua pemain asing yang pagi ini masih berlatih bersama dengan PS Tira yakni Mariano Berriex dan Aleksandar Rakic, salah satunya akan didepak dari skuat.

Aleksandar Rakic sejauh ini telah mengemas 10 gol bersama PS Tira dan masuk dalam empat besar pencetak skor tersubur di Liga 1 dipastikan tetap bertahan.

Sedangkan, Mariano Berriex seusai dengan situs transfermark yang bernilai Rp4 miliar saat diboyong oleh PS Tira dari Sisaket FC baru mengantongi dua gol.

Akan tetapi, melihat rencana pendatangan pemain yakni di posisi gelandang bertahan dan gelandang serang, maka dipastikan Mariano Berriex yang kemungkinan besar bakal didepak dari skuat PS Tira usai laga melawan Persib Bandung.

"Soal pemain asing yang dicoret, lihat kepastiannya besok. Sebab, yang dari Belarusia, besok [Senin (30/7/2018)] baru datang," terang Nil.

Selain mencoret pemain asing, Nil mengakui jika akan melakukan evaluasi untuk penampilan pemain lokal yang ada. Sejauh ini, baru ada satu pemain lokal yang baru didatangkan pada latihan pagi ini, yakni mantan kiper Madura United, Angga Saputra. "Untuk lainnya, nanti kami lihat lagi," ucap Nil.

Kaji Ulang

Terpisah, Sekretaris PS Tira Yandri kepada Harianjogja.com, mengakui jika saat ini pihaknya telah berusaha mendatangkan dua pemain di posisi gelandang serang dan gelandang bertahan dari Belarusia dan Bahrain. Hanya saja, kata Yandri, sampai kini, manajemen PS Tira masih memikirkan mengenai siapa pemain asing yang harus dicoret dari skuat The Young Warriors.

"Kebutuhan yang utama saat ini adalah bek. Kim sudah kami lepas, dan sudah ada Abu Bakr. Artinya sekarang kami tidak ada pemain Asia. Padahal, regulasi mengharuskan kami memakai pemain Asia. Ini yang sedang kami pikirkan," terangnya.

Mengenai Gustavo Lopez yang sudah tidak tampak lagi bersama dalam latihan, Yandri enggan banyak berkomentar. Namun, pria berpangkat kapten itu mengakui jika slot pemain asing nonAsia yang ditempati oleh Gustavo telah diisi oleh Abu Bakr. Sedangkan jika nantinya gelandang asal Belarusia datang, maka mau tidak mau manajemen harus mencoret satu nama pemain asing yang kini ada, yakni antara Mariano Berriex atau Aleksandar Rakic.

"Rakic sudah banyak berkontribusi kepada tim dengan 10 gol. Di sisi lain, Berriex juga bisa diposisikan sebagai gelandang serang. Nanti, kami lihat dan diskusikan lagi," ucap Yandri.     

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online