Radar GCI Buatan Bandung Perkuat Sistem Pertahanan Udara RI
Radar GCI buatan PT Len Industri resmi dioperasikan untuk memperkuat pengawasan udara Indonesia dan sistem pertahanan nasional.
Wakil Ketua Umum KONI Mayor Jenderal TNI Purn Suwarno / Antara-Laily Rahmawaty
Harianjogja.com, BOGOR - Tim nasional Indonesia cabang olahraga Paralayang menyumbang satu medali emas dan satu medali perak di Asian Games 2018.
Indonesia merebut emas untuk nomor ketepatan mendarat (KTM) beregu putra dan perak diraih oleh beregu putri.
Wakil Ketua Umum KONI Mayor Jenderal TNI Purn Suwarno mengatakan raihan ini sebagai sejarah pertama Paralayang meraih emas di Asian Games.
"Karena ini pertama kalinya Paralayang dipertandingkan di Asian Games," kata Suwarno, Rabu (22/8/2018).
Indonesia menurunkan lima atlet putra pada nomor KTM beregu yakni Aris Apriansyah, Joni Efendi, Jafro Megawangi, Hening Paradigma, Roni Pratama.
Sedangkan beregu putri ada tiga atlet putri yakni Lis Adriana, Ike Ayu Wulandari, dan Rika Wijayanti.
Perolehan emas diketahui setelah tim menyelesaikan babak keenam yang merupakan babak terakhir dari nomor KTM beregu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Radar GCI buatan PT Len Industri resmi dioperasikan untuk memperkuat pengawasan udara Indonesia dan sistem pertahanan nasional.
Leo/Daniel naik peringkat BWF usai juara Thailand Open 2026, diikuti perubahan ranking atlet bulu tangkis Indonesia lainnya.
Van Gastel soroti laga tanpa penonton di Liga Indonesia, sambil menikmati musim perdana bersama PSIM Jogja.
Perencanaan dana kurban sejak dini membantu meringankan beban finansial dan membuat ibadah Iduladha lebih teratur dan tenang.
PT KAI Daop 4 Semarang tutup 6 perlintasan sebidang tidak dijaga sepanjang 2026. Langkah tegas diambil demi menekan angka kecelakaan di perlintasan sebidang.
Google uji coba penyimpanan Gmail gratis 5 GB untuk akun baru. Cara dapat 15 GB penuh: tautkan nomor telepon. Simak detailnya.