Lazio Tanpa Kompetisi Eropa, Era Lotito Pecah Rekor Buruk
Lazio dipastikan absen dari kompetisi Eropa dua musim beruntun usai kalah dari Inter Milan di final Coppa Italia 2025-2026.
Kapten PSIM Jogja Hendika Arga menabuh genderang Viking Clap di Stadion Sultan Agung Bantul beberapa waktu lalu. / IG : Brajamusti _yk
Harianjogja.com, JOGJA - Datangnya kabar positif yakni adanya kemungkinan besar sudah bisa menggunakan Stadion Sultan Agung Bantul sebagai kandang saat menjalani laga menjamu PSBS Biak, Rabu (5/9/2018) mendatang, membuat jajaran pelatih dan pemain PSIM Jogja bisa bernafas lega.
Pelatih PSIM Jogja Bona Simanjuntak mengatakan, sampai petang ini mengaku belum mendapatkan kejelasan kabar dari panpel maupun manajemen terkait kabar bisa dipergunakannya Stadion Sultan Agung, Bantul untuk menjamu PSBS Biak. Meski demikian, dia mengaku lega jika kabar kabar bisa dipergunakannya Stadion Sultan Agung, Bantul tersebut benar adanya.
"Kalau benar, tentu kami sangat lega. Karena besar harapan kami bisa main di Stadion Sultan Agung, Bantul, lagi. Selain bertuah, di stadion tersebut, kami bisa memaksimalkan permainan kami. Kami bisa memainkan permainan dari kaki ke kaki yang selama ini menjadi ciri permainan kami," kata Bona kepada Harianjogja.com, Senin (3/8/2018) petang.
Sementara Manajer PSIM Jogja Erwan Hendarwanto membenarkan sudah mendapatkan kepastian mengenai lokasi pelaksanaan pertandingan melawan PSBS Biak, di Stadion Sultan Agung Bantul.
"Kita baru saja dapat kabar mengenai hal tersebut (izin di Stadion Sultan Agung), dan besok tim akan menjalani official training di Stadion Sultan Agung jam 7," ujar Erwan Hendarwanto, dikutip dari laman resmi klub PSIM Jogja.
Erwan berterima kasih kepada manajemen PSIM Jogja yang telah mengupayakan agar Arga Permana dan kawan-kawan bisa bermain lagi di Stadion Sultan Agung.
"Kami tentu sangat berterima kasih pada jajaran manajemen yang sudah bekerja keras untuk mengupayakan kita bisa bermain di Stadion Sultan Agung," imbuhnya.
Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada beberapa pihak berwenang yang mengizinkan PSIM untuk bermain di Stadion Sultan Agung.
"Kami juga ucapkan terima kasih kepada Pemkab Bantul dan seluruh pihak yang memiliki wewenang untuk akhirnya kita bisa bermain kembali di Stadion Sultan Agung," pungkas Erwan.
Sementara, menurut Bona, sejatinya tim besutannya sudah disiapkan untuk bermain di mana pun, saat menjamu PSBS. Sebab, pada laga melawan PSBS pihaknya mematok tiga poin demi mengamankan posisi di klasemen sementara wilayah timur. Di mana, saat ini, Hendika Arga Permana dan kawan-kawan berada di posisi ketujuh dengan koleksi 15 poin, atau satu tingkat di atas PSBS yang berada di posisi ke-8 dengan poin yang sama dengan PSIM.
"Suasana tim saat ini bagus. Semangat tetap terjaga, anak-anak antusias menghadapi pertandingan ini dan bertekad untuk memaksimalkan setiap laga kandang," terang Bona.
Sedangkan disinggung mengenai pemain yang kemungkinan absen, Bona mengungkapkan, pada laga kali ini pihaknya tidak akan diperkuat oleh Fandy Edy. Mantan bek Persis Solo ini absen karena akumulasi kartu. Meski demikian, Bona telah menyiapkan dua pemain yang siap menggantikan posisi dari Fandy Edy. "Ada Nanda Bagus dan Edo Pratama yang siap. Nanti tinggal lihat kondisi terakhir," ungkap Bona.
Mengenai kekuatan dari PSBS, Bona menyatakan sejauh ini pihaknya hanya mengacu pada pertemuan di putaran pertama, 6 Mei 2018 lalu. Di mana saat itu, PSIM mampu meraih satu poin di kandang PSBS. "Sekarang tim mereka dipegang oleh Slamet Riyadi dan kemungkinan gaya bermain pasti sudah beda. Namun, pemain Papua biasanya mengandalkan kelebihan fisik dan kuat. Itu perlu kami antisipasi," ucap Bona.
Sebagaimana diketahui, Senin (3/9/2018) siang, Sekretaris PSIM Jogja Jarot Sri Kastawa mengungkapkan, jika dirinya saat ini sedang berada di Polda DIY guna mengurus perizinan penggunaan Stadion Sultan Agung Bantul untuk pertandingan antara PSIM Jogja melawan PSBS, Rabu (5/9/2018).
"Pada prinsipnya, main di Stadion Sultan Agung. Ini kami sedang di Polda DIY mengurus perizinannya. Sore nanti akan kami kabarkan perkembangannya," ujar Jarot.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lazio dipastikan absen dari kompetisi Eropa dua musim beruntun usai kalah dari Inter Milan di final Coppa Italia 2025-2026.
Cristiano Ronaldo gagal membawa Al Nassr juara AFC Champions League Two 2026 setelah kalah 0-1 dari Gamba Osaka di final.
Jakarta Bhayangkara Presisi menghadapi Foolad Sirjan Iranian pada final AVC Men’s Champions League 2026 malam ini di Pontianak.
Manchester City juara Piala FA 2026 usai mengalahkan Chelsea 1-0. Pep Guardiola mencetak rekor baru dan memastikan double winner domestik.
Ramalan zodiak Minggu 17 Mei 2026 memprediksi Pisces jadi zodiak paling beruntung, sementara Aries diminta waspada soal finansial.
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menghadapi pasangan India pada final Thailand Open 2026 setelah tampil impresif tanpa kehilangan gim.