PSS SLEMAN VS PSIM JOGJA Tanpa Penonton, Panpel Terlanjur Cetak 25.000 Lembar Tiket

Jumali
Jumali Senin, 08 Oktober 2018 16:55 WIB
PSS SLEMAN VS PSIM JOGJA Tanpa Penonton, Panpel Terlanjur Cetak 25.000 Lembar Tiket

Pelatih PSIM Jogja Bona Simanjuntak bersama pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro berfoto bersama jelang Derbi DIY / Harian Jogja-Jumali


Harianjogja.com, SLEMAN - Panitia pelaksana (Panpel) PSS Sleman memastikan menelan kerugian cukup besar, menyusul keputusan dari Polda DIY yang memberikan izin untuk pertandingan derby DIY antara PSS Sleman melawan PSIM Jogja, di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (10/10/2018) tanpa penonton.

Sebab, Panpel PSS telah mencetak sebanyak 25.000 lembar tiket untuk penonton yang ingin melihat pertandingan pada pekan ke-21 Liga 2 2018 wilayah timur tersebut.

"Kami sudah terlanjur cetak tiket. Namun, tidak apa-apa. Karena ini sudah menjadi keputusan dari kepolisian. Dan kami akan melaksanakannya," kata Ketua Panpel PSS Sleman Jaguar Tominangi kepada Harianjogja.com, Senin (8/10/2018) siang.

Menurut Jenggo-panggilan akrab Jaguar Tominangi, dengan adanya keputusan dari Polda DIY tersebut maka diharapkan para pendukung dari kedua kesebelasan untuk legowo dan tidak memaksakan datang ke stadion. Para pendukung maupun para penonton yang ingin menyaksikan serunya pertandingan derby DIY diharapkan untuk menonton lewat siaran salah satu televisi nasional.

"Mereka bisa menonton lewat televisi, karena pertandingan memang disiarkan secara langsung. Dari Polda DIY akan mengamankan jalannya pertandingan baik di dalam maupun di luar Stadion Maguwoharjo. Untuk total personel yang diturunkan saya belum mengetahuinya, yang jelas pengamanan akan ketat," sambung Jenggo.


Sebelumnya, Karo Ops Polda DIY Kombes Pol Iman Prijantoro mengatakan keputusan menggelar laga tanpa penonton diambil setelah melihat kejadian yang terjadi pada laga-laga sebelumnya.

"Kita akan tetap melakukan pengamanan di dalam ataupun di luar stadion, khususnya di jalanan meski pertandingan berlangsung tanpa penonton," katanya.

Ia berharap agar para suporter yang ingin melakukan kegiatan nonton bareng bisa memberi tahu kepada pihak kepolisian terdekat untuk pengamanan, agar suasana tetap kondusif.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online