Jogja Scooter Parade 2026, Panitia Ingatkan Peserta untuk Tertib
Panitia Jogja Scooter Parade 2026 meminta para peserta untuk tertib berkendara ketika menuju maupun kembali dari JSP yang akan digelar di Jogja Expo Center.
Pemain Borneo FC mulai menjalani latihan / Borneofc.id
Harianjogja.com, SAMARINDA—Borneo FC dijadwalkan bertandang ke kandang Persebaya Surabaya di lanjutan GO-JEK Liga 1 2018 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (13/10/2018).
Dalam lawatannya itu, manajemen Borneo membawa 20 pemain. Lebih banyak dari biasanya yang sesuai kuota 18 pemain untuk laga tandang. “Kami [Borneo] mengalami krisis kiper. Nadeo Agriwinata, kiper kedua, mengalami cedera,” ucap Sekretaris Borneo FC, Hariansyah, Kamis (11/10/2018).
Alhasil, ada tiga kiper yang dibawa ke Surabaya, yakni Nadeo, David Arianto dan Gianluca Pandeynuwu. Nadeo sejauh ini belum bisa dipastikan untuk tampil karena kondisi fisiknya belum 100% pulih dari cedera.
Skuat Borneo FC Hadapi Persebaya
Kiper
Nadeo Argawinata, Gianluca Pandeynuwu, David Arianto
Belakang
Wildansyah, Renan Alves, Leonard Tupamahu, Abdul Rachman, Edy Gunawan, Firdaus Ramadhan
Tengah
Ahmad Maulana, Hisyam Tolle, Sultan Samma, Billy Keraf, Wahyudi Hamisi, Dirga Lasut, Ambrizal Umanailo, Habibi
Depan
Tibo, Matias Conti, Lerby Eliandry
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Panitia Jogja Scooter Parade 2026 meminta para peserta untuk tertib berkendara ketika menuju maupun kembali dari JSP yang akan digelar di Jogja Expo Center.
Kawasan wisata Bromo kembali dibuka 20 Agustus 2026 setelah kebakaran hutan dipadamkan. Pengunjung diminta mencegah sumber api.
Ribuan warga Kulonprogo memadati Alun-Alun Wates menyaksikan pawai HUT ke-81 RI yang diikuti 97 kontingen sekolah dan OPD.
BMKG mencatat 3.055 gempa susulan di Flores setelah gempa M7,7. Terbesar M6,2, sementara BNPB siapkan bantuan rumah warga terdampak.
Dishub Jogja menegaskan target pendapatan parkir harus tetap menjaga kelancaran lalu lintas dan tidak mengganggu aktivitas ekonomi warga.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kulonprogo membeberkan hasil uji laboratorium terkait dugaan kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa sejumlah