Laga 72 Menit Berakhir, Yusuf Gagal ke Babak Utama Malaysia Masters
Muhammad Yusuf tersingkir di kualifikasi Malaysia Masters 2026 setelah kalah tipis 19-21 dari wakil Tiongkok dalam laga 72 menit.
Hendika Arga saat menjalani latihan bersama PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (19/10/2018) sore / Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, SLEMAN - Keputusan kapten PSIM Jogja Hendika Arga Permana yang dipinjamkan ke PSS Sleman, untuk pensiun dari dunia sepak bola profesional disayangkan sejumlah pihak.
Pelatih PSS Sleman yang juga mantan pelatih PSIM Jogja Seto Nurdiyantoro menyatakan menyayangkan langkah yang dilakukan oleh pemain asal Bantul ini. Sebab, secara umur dan kemampuan, Hendika Arga masih memiliki peluang untuk mengembangkan diri di sepak bola profesional.
Seto pun mengungkapkan mengenai salah satu cita-cita Hendika Arga saat masih diasuhnya di PSIM Jogja. Saat itu, Hendika Arga sempat menyatakan cita-citanya kepada dirinya dan keluarganya jika dia ingin membawa tim di DIY untuk promosi ke Liga 1.
"Dia punya cita-cita untuk membawa tim di DIY untuk promosi ke Liga 1 [entah PSIM Jogja maupun PSS Sleman] . Namun apapun keputusannya, harus kita hargai. Dan saya masih berharap ini hanya keputusan sesaat," ucap Seto, kepada Harianjogja.com, Selasa (23/10/2018) malam.
"Saya terus terang kaget dengan keputusannya untuk mendur dari sepak bola profesional. Semoga saja ini hanya keputusan emosional sesaat," lanjut Seto.
Seto sendiri baru mengetahui keputusan Arga untuk pensiun pada malam ini. Meski sebelumnya dirinya sudah sempat sharing pengetahuan dan permasalahan dengan mantan anak asuhnya tersebut beberapa waktu lalu.
"Dia emmang sempat ketemu saya dan sharing. Saya beri padangan, terkait dengan kemungkinan mundur dari PSS Sleman. Namun saya enggak menyangka jika dia mau mundur dari sepak bola profesional," terang Seto.
Meski demikian, Seto mengaku menghormati keputusan dari Hendika Arga. Ia berharap apa yang diputuskan oleh Arga ini bisa menjadi bahan refleksi bersama.
Mantan pemain PSIM Jogja ini juga berharap, keputusan Hendika Arga untuk pensiun dari sepak bola profesional bisa ditinjau ulang. "Semoga hanya keputusan emosional," harapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Muhammad Yusuf tersingkir di kualifikasi Malaysia Masters 2026 setelah kalah tipis 19-21 dari wakil Tiongkok dalam laga 72 menit.
Jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam berangkat terbaru di sini.
Israel kembali menyerang armada bantuan Gaza di laut internasional. Puluhan kapal disita dan ratusan aktivis ditahan.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.