Tak Perlu Sinyal, Canva Hadirkan Fitur Offline untuk Desain
Canva resmi menghadirkan fitur Canva Offline yang memungkinkan pengguna tetap edit desain tanpa koneksi internet.
Persita Tangerang vs PSS Sleman / IG : Persita Tangerang
Harianjogja.com, TANGERANG - Duel menarik bakal tersaji di babak 8 besar Grup B Liga 2 2018, saat Persita Tangerang berjumpa dengan PSS Sleman di Stadion Benteng Taruna, Kelapa Dua Tangerang, Jumat (26/10/2018) sore.
Kedua kesebelasan dipastikan akan tampil menyerang demi meraih kemenangan di laga perdana di Grup B. Kemenangan dibutuhkan oleh kedua kesebelasan untuk membuka peluang lolos ke babak semifinal.
Dilihat dari catatan hasil di babak reguler, PSS Sleman akan lebih diunggulkan pada laga kali ini. Menjadi pemuncak klasemen Wilayah Timur dengan 43 angka, membuat skuat Super Elang Jawa dengan mudah lolos ke babak 8 besar. Sedangkan Persita lolos ke babak 8 besar, setelah berada di peringkat ke-4 wilayah barat dengan 35 poin.
Sementara jika menilik catatan statistik di babak reguler, PSS Sleman juga lebih unggul dibandingkan Persita. PSS menjadi tim dengan jumlah kemasukan terkecil saat menjalani babak reguler.
Mereka hanya kemasukan 15 gol, sedangkan produktivitas gol, PSS mampu mencerak 37 gol. Sementara Persita Tangerang, 22 gol kemasukan dan 32 gol kemasukan.
Namun, catatan ini belum bisa dijadikan patokan utama dalam melihat pertandingan kali ini. Sebab, baik PSS maupun Persita mengalami perubahan besar dalam skuat jelang babak 8 besar Liga 2 2018.
Tuan rumah Persita melakukan pembongkaran skuat jelang babak 8 besar dengan mengganti lima pemain mereka. Tamsil Sijaya, Afdal Yusra, Herdyansyah, Ardiansyah dan Andre Sitepu diputus kontrak. Sedangkan penggantinya, Persita mendatangkan Hari Hasbian (Cilegon United), Heru S (Persis Solo), Diksi H (Cilegon United), Tubagus S (Perserang) dan M Ridwan (Perserang).
Pelatih Persita Wiganda Saputra mengatakan, pergantian pemain ini sesuai dengan kebutuhan tim. Selain untuk mengamankan target, jadwal padat di babak 8 besar, menjadi pertimbangan utama bagi Persita untuk melakukan pergantian pemain.
Oleh karena itu, Persita bertekad untuk meraih kemenangaan di kandang saat menjamu PSS Sleman. Sebab, raihan tiga poin di kandang akan mengamankan posisi mereka sekaligus membuka peluang lolos ke babak semifinal.
"Kami berusaha sebelum putaran kedua, target kami [7 poin], sudah aman," terang Wiganda.
Meski demikian, Wiganda mengakui jika target mengamankan tiga poin di kandang ini tidak akan mudah. Sebab, lawan yang dihadapi kali ini adalah PSS Sleman.
"Kami harus fokus pada pertandingan ini," ucapnya.
Sementara perubahan besar dilakukan oleh PSS Sleman jelang bertemu dengan Persita. Tim asuhan Seto Nurdiyantoro ini melepas 4 pemain dan melakukan 6 pemain.
Dari enam pemain ini, tercatat ada tiga pemain yang sempat membela tim di babak reguler wilayah barat. Kehadiran Busari, Ikhwan Ciptaady dan Gufron Ramadhan diharapkan mampu menambah kekuatan dari PSS Sleman, meskipun mereka belum pernah bertemu dengan dua wakil wilayah barat, yakni Persita dan Persiraja Banda Aceh.
Pelatih PSS Seto Nurdiyantoro mengatakan, pada laga melawan Persita kali ini, pihaknya sengaja tidak mengikut sertakan Arie Sandy dan Rifal Lastori yang selama ini mengisi starting eleven. Mereka ditinggal dengan pertimbangan teknis.
Sebagai gantinya, ada Amarzukih, Busari, Taufiq, dan Dave Mustaine. Keempat pemain ini bisa diposisikan mengisi posisi yang ditinggalkan Arie Sandy.
Dengan banyaknya gelandang yang dibawa pada pertandingan kali ini, Seto menyatakan pihaknya memiliki banyak pilihan untuk melakukan perubahan startegi.
Pilihan pertama yang mungkin bisa dilakukan adalah menduetkan Busari dengan Dave Mustaine di lini tengah. Kedua pemain ini sempat berduet cukup lama saat membela PSS di ISC B dan Liga 2 2017.
Pilihan lain, Busari bisa diduetkan dengan Amarzukih, ataupun Amarzukih dengan Dave Mustaine. Sementara mengenai strategi yang bisa digunakan, Seto tidak menampik, laga melawan Persita, kemungkinan pihaknya tidak hanya akan menggunakan satu pola. Pola 4-1-4-1 yang selama ini dipakai oleh PSS bisa berubah menjadi 4-2-3-1, ataupun 3-4-3.
"Semua nanti tergantung lawan yang kami hadapi. Artinya kami banyak memiliki pilihan strategi," ucap Seto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Canva resmi menghadirkan fitur Canva Offline yang memungkinkan pengguna tetap edit desain tanpa koneksi internet.
Ratusan anak muda gelar konser di Titik Nol Jogja, suarakan perlawanan dan solidaritas di tengah isu kriminalisasi aktivis.
PAD pariwisata Sleman terus naik, tapi pertumbuhannya melambat. Ini penyebab dan data lengkapnya.
Penyalahgunaan obat-obatan tertentu di Jogja meningkat dan mengancam generasi muda. BPOM ungkap dampak serius hingga risiko kematian.
Buku Kampus Pergerakan diluncurkan saat 28 tahun Reformasi, mengulas sejarah panjang perjuangan mahasiswa sejak 1986.
Tiga calon Sekda Sleman sudah dikantongi Bupati. Tinggal tunggu restu Sri Sultan sebelum pelantikan.