Gemini Spark Resmi Diluncurkan, AI Aktif 24 Jam dari Google
Google resmi memperkenalkan Gemini Spark, AI agent terbaru yang dapat bekerja otomatis 24 jam tanpa terus menerima perintah pengguna.
Cristian Gonzales saat mencoba merebut bola pada pertandingan antara PSS Sleman melawan Madura FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (2/5/2018) sore. / Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, SLEMAN - Duel lini tengah kemungkinan terjadi saat PSS Sleman menjamu Madura FC pada laga ketiga babak 8 besar Grup B Liga 2 2018 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (6/11/2018) sore. Sebab, baik PSS maupun Madura FC selama ini dikenal memiliki pola yang sama dan materi yang setara.
"Sekilas pola Sleman sama dengan kami. Jadi kemungkinan besar pertarungan di lini tengah akan terjadi. Tim mana yang mampu menguasai permainan di lini tengah, akan terlihat nantinya," terang pelatih Madura FC Salahudin kepada Harianjogja.com, Minggu (4/11/2018).
Apa yang dikatakan oleh Salahudin bukan tanpa dasar. Sebab, sebelumnya kedua kesebelasan sempat berjumpa di babak reguler wilayah Timur. Dari dua kali pertemuan, Madura FC selalu meraih kemenangan.
Pada pertemuan pertama di Stadion Maguwoharjo, Sleman, PSS dibuat malu setelah dikalahkan oleh Madura FC dengan skor 1-2, di putaran pertama. Sedangkan di putaran kedua, PSS kembali menelan kekalahan setelah dikalahkan Madura FC di Stadion A Yani Sumenep dengan skor 1-0.
Sementara itu, di babak 8 besar, Madura FC mengawalinya dengan baik, yaitu mengalahkan Persiraja Banda Aceh dengan skor 2-0 di Stadion A. Yani Sumenep pada 27 Oktober 2018 lalu.
Sayangnya, kemenangan atas Persiraja tersebut tak berlanjut di pekan kedua saat tandang ke markas Persita Tangerang. Beny Ashar dan kawan-kawan kalah tipis 2-3 dari tim tuan rumah. Saat itu, Madura FC harus bermain dengan sepuluh pemain usai Imam Mahmudi dikartu merah saat pertandingan baru berjalan 26 menit.
Alhasil Laskar Joko Tole harus puas berada di peringkat ke-2 grup Barat atau dua tingkat dari PSS Sleman yang sempat meraih hasi seri di kandang Persita dan kalah di Persiraja.
Namun melihat perubahan yang terjadi di babak 8 besar, Salahudin yang juga mantan pemain PSS Sleman ini menyatakan memilih enggan terlalu berekpektasi.
"Kemungkinan menang masih 50:50. Karena PSS banyak perubahan. Ada enam pemain baru, ini pasti membuat pertandingan kali ini akan lebih berat daripada di babak reguler kemarin," ucap Salahudin.
Oleh karena itu, Salahudin mengaku tidak memungkiri jika nantinya timnya akan lebih melakukan penumpukan pemain di lini tengah. Startegi ini dinilai lebih efektif untuk meredam serangan dari PSS Sleman. "Karena pertarungan di lini tengah dipastikan tidak akan bisa dihindarkan," ucap Salahudin.
Di sisi lain, dari dua penampilan PSS Sleman di babak 8 besar, pelatih PSS Seto Nurdiyantoro mengakui jika lini tengahnya masih mengalami masalah. Berkaca pada kekalahan 2-1 di kandang Persiraja, pelatih asal Kalasan ini menilai lini tengah PSS perlu adanya penataan ulang.
"Karena gol tersebut sejatinya tidak perlu terjadi jika lini tengah tidak telat untuk turun membantu pertahanan," ucap Seto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Google resmi memperkenalkan Gemini Spark, AI agent terbaru yang dapat bekerja otomatis 24 jam tanpa terus menerima perintah pengguna.
Satpol PP Gunungkidul dan Bea Cukai sita 152 ribu batang rokok ilegal dalam razia beruntun di sejumlah kapanewon.
BPOM temukan 22 obat herbal mengandung bahan kimia obat berbahaya, mayoritas produk stamina pria ilegal dan berisiko kesehatan serius.
Persib Bandung hanya butuh satu poin lawan Persijap untuk kunci gelar BRI Super League 2026 di tengah tekanan Borneo FC.
Aston Villa juara Liga Europa setelah kalahkan Freiburg 3-0. Bek berdarah Indonesia, Ian Maatsen, turut merayakan gelar juara bersama skuad asuhan Unai Emery.
Jenis garam untuk hipertensi, perbandingan sodium, dan pilihan lebih aman bagi kesehatan jantung dan tekanan darah.