Intelijen AS Sebut China Kantongi Data 220 Juta Pemilih Amerika
Komunitas Intelijen AS menyebut China memperoleh data 220 juta pemilih Amerika. Beijing membantah pernah mencampuri pemilu AS.
Ilustrasi balap Formula 1./JIBI-Arif Budisusilo
Harianjogja.com, HANOI – Di ajang Formula One, Vietnam akan masuk dalam kalender kegiatan balap pada tahun 2020 dengan arena balapan di jalanan kota Hanoi, kata panitia, Rabu (7/11/2018).
Grand Prix Vietnam merupakan agenda baru yang diumumkan sejak penyelenggaraan lomba balap Formula Satu itu dipegang oleh Liberty Media tahun lalu.
"Sejak kami terlibat dalam olahraga ini tahun 2017, kami sudah membahas mengenai kota-kota baru untuk memperluas Formula 1, dan GP Vietnam adalah realisasi dari keinginan ini," kata ketua Formula 1 Chase Carey dalam pernyataannya.
GP Vietnam yang pertama ini akan digelar pada April 2020.
Vietnam akan menjadi salah satu dari empat negara Asia yang menjadi tuan rumah balap Formula 1 bersama Singapura, China dan Jepang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Komunitas Intelijen AS menyebut China memperoleh data 220 juta pemilih Amerika. Beijing membantah pernah mencampuri pemilu AS.
BI menyiapkan GPIPS untuk memperkuat pengendalian inflasi pangan dan menjaga stabilitas harga melalui penguatan produksi serta distribusi.
Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di Banyumas ditargetkan dimulai Oktober 2026 dan mulai beroperasi pada tahun depan.
KPU Kulonprogo menyiapkan kurikulum demokrasi yang terintegrasi dalam mata pelajaran Pancasila atau PKN di sekolah dan madrasah.
Sleman memberangkatkan 325 KK transmigran selama 2010-2024. Pemberangkatan terbanyak terjadi pada 2012 setelah erupsi Gunung Merapi.
PSIM Jogja menyisakan anggaran pemain untuk putaran kedua Super League 2026/2027 agar tetap memiliki ruang merekrut pemain baru.