Gempa Magnitudo 5,2 di Barat Daya Kulonprogo, Terasa Kencang di Jogja dan Sekitarnya
Gempa dengan magnitudo 5,2 mengguncang barat daya Kulonprogo, DIY, Jumat (17/3/2023) malam. Gempa terasa kencang sampai ke Kota Jogja dan sejumlah wilayah.
Raheem Sterling/Reuters-Lee Smith
Harianjogja.com, JOGJA—Gabriel Jesus tampil cemerlang saat Manchester City menggunduli Shakhtar Donetsk dalam laga keempat Grup F Liga Champions 2018/2019 di Stadion Etihad, Kamis (8/11/2018) dini hari WIB. Namun, penampilan apik itu ternoda.
Jesus yang musim ini jarang menjadi pilihan utama Pep Guardiola mengemas hattrick, yakni lewat titik penalti di menit ke-24 dan 72 serta tendangan lob di pengujung laga setelah memanfaatkan umpan Riyad Mahrez. Tiga gol lain Citizens diciptakan David Silva (13’), Raheem Sterling (49’), dan Riyad Mahrez (84’).
Sayangnya, gol pertama Jesus diawali dengan cara yang buruk. Saat mencoba menyepak bola di dalam kotak penalti, Sterling ditempel bek Mykola Matvyenko. Kakinya luput menendang bola, tetapi melah menyepak rumput. Sterling terjatuh.
Wasit Viktor Kassai menunjuk titik putih karena yakin Sterling dijatuhkan Matvyenko. Tidak seperti FIFA dan sejumlah asosiasi sepak bola domestik, UEFA cenderung kuno. UEFA tidak memakai teknologi garis gawang, apalagi VAR.
UEFA lebih mengandalkan hakim garis ketiga dan keempat dan baru memakai VAR tahun depan. Jadi, Kassai tak punya kesempatan untuk mengevaluasi keputusannya ketika menunjuk titip putih.
Sterling menyadari dia keliru. “Saya ingin mencungkil bola dan tidak tahu apa yang selanjutnya terjadi,” kata Sterling kepada BT Sport.
“Saya tiba-tiba terjatuh. Saya tidak merasa disenggol tetapi terjatuh. Jadi, saya minta maaf kepada wasit dan juga Shakhtar.”
Guardiola juga menyadari timnya seharusnya tak diberi hadiah penalti.
“Kami yakin itu bukan penalti,” ujar Pep.
Pep mengatakan VAR memang dibutuhkan karena permainan saat ini semakin cepat. “Wasit sudah sejak lama butuh bantuan agar bisa membuat keputusan tepat dan tidak keliru. Saat ini, pemain bergerak lebih cepat, dengan skill yang lebih komplet.”
Kemenangan besar ini membawa City mengumpulkan sembilan angka dan berada di puncak klasemen. Sementara, Lyon berada di urutan kedua dengan enam angka.
Lyon ditahan imbang tamunya Hoffenheim dengan skor 2-2 di Stadion Groupama, Lyon. Sahibulbair unggul dua gol terlebih dahulu lewat Nabil Fekir (19\') dan Tanguy Ndombele Alvaro (28\'). Hoffenheim yang bermain dengan sepuluh pemain setelah Kasim Nuhu dikartu mereah pada menit ke-51 bisa membalas lewat Andrej Kramaric di menit ke-65 dan Pavel Kaderabek di pengujung laga.
Hoffenheim kini mengoleksi tiga angka. Di dua laga terakhir, City akan melawat ke markas Lyon pada 28 November dan menjamu Hoffenheim pada 13 Desember.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa dengan magnitudo 5,2 mengguncang barat daya Kulonprogo, DIY, Jumat (17/3/2023) malam. Gempa terasa kencang sampai ke Kota Jogja dan sejumlah wilayah.
Banjir Semarang 2026 melanda Tugu dan Ngaliyan. 313 KK terdampak, satu lansia hilang, tanggul Sungai Plumbon jebol.
Lonjakan penumpang KA Daop 6 Yogyakarta naik hingga 91% saat libur panjang. KAI tambah 7 perjalanan kereta.
DPRD DIY soroti dokumen renovasi Mandala Krida yang belum lengkap. MC-0 dan DED 2026 terancam tertunda.
SPMB Sleman 2026 dibuka dengan jalur prestasi, domisili, afirmasi, dan mutasi. Ini syarat dan ketentuan lengkapnya.
Jadwal SIM Keliling Jogja Mei 2026 lengkap di Alun-Alun Kidul, Sasono Hinggil, dan MPP. Cek lokasi, jam, dan syarat perpanjangan SIM A dan C terbaru.