Manhattan hingga Queens Versi Jogja Viral di TikTok
Tren Manhattan, Brooklyn, Queens, The Bronx, dan Staten Island versi Jogja viral di TikTok. Simak asal-usul lima borough New York dan pemetaannya di DIY.
Cristian Gonzales merayakan gol usai mencetak gawang ke Persiraja /Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, SLEMAN - Kekalahan telak 5-0 dari tuan rumah PSS Sleman di pada laga terakhir babak 8 besar Grup B di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (21/11/2018), membuat Persiraja gagal melaju ke babak semifinal. Hal ini membuat pelatih Persiraja Akhyar Ilyas angkat bicara.
"Ada beberapa pemain menyerang terlalu gampang offside. Namun, pada intinya skor besar hari ini tidak mencerminkan pertandingan dan permainan. PSS memang lebih efektif memanfaatkan peluang," katanya usai pertandingan.
"Permainan berimbang, tapi ya itu, skor tidak mencerminkan permainan," lanjutnya.
Akhyar mengungkapkan dari awal dirinya memang sengaja meminta anak asuhnya untuk bermain terbuka. Sebab, Persija membutuhkan tambahan poin untuk lolos ke semifinal. "Itu kenapa sampai 5-0. Mau 10-0 atau 1-0, sama saja bagi kami. kami butuh poin," terangnya.
"PSSI harus perbaiki wasit untuk Liga 2. Kita berharap ada perubahan serius untuk sepak bola Indonesia," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tren Manhattan, Brooklyn, Queens, The Bronx, dan Staten Island versi Jogja viral di TikTok. Simak asal-usul lima borough New York dan pemetaannya di DIY.
Pieter Huistra menyebut pemain asing PSS Sleman masih beradaptasi. PSS juga membuka peluang merekrut pemain lokal dan menyiapkan uji coba.
MA mengoreksi perhitungan kerugian negara kasus korupsi timah. Dari Rp300 triliun, kerugian keuangan negara ditetapkan Rp28,9 triliun.
Pemkab Temanggung mendukung wacana guru PPPK menjadi ASN pusat. Beban APBD daerah berpotensi berkurang sekitar Rp150,5 miliar.
DPRD Bantul mengkaji usulan perubahan Perbup BUMKalma setelah pengelola menyoroti kebutuhan operasional dan penguatan kelembagaan.
Perpres ojol masih difinalisasi Komdigi. Pemerintah menguji formula bagi hasil yang adil bagi pengemudi dan menjaga bisnis platform ride-hailing.