MK Larang Dana Pendidikan Biayai MBG Mulai 2028, Ini Dampaknya
MK memutuskan anggaran Program Makan Bergizi Gratis tidak boleh lagi menggunakan dana pendidikan setelah masa transisi. Pemerintah diminta menyiapkan pos anggar
Cristian Gonzales /Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, BOGOR- PSS Sleman unggul 2-0 di babak pertama atas Semen Padang di Final Liga 2 yang berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, Selasa (4/12).
Tampil di hadapan ribuan suporter PSS yang memadati Stadion Pakansari, Bagus Nirwanto dan kawan kawan langsung tampil menekankan sejak awal babak pertama. Sejumlah peluang sempat didapatkan oleh PSS melalui Ichsan Pratama. Namun demikian tendangan dari Ichsan ini masih melebar dari gawang Semen Padang.
PSS baru membuka keunggulan 0-1 melalui Cristian Gonzales di menit ke-18. El Loco yang lepas dari pengawalan pemain Semen Padang berhasil menanduk bola dari umpan Rangga Muslim. Skor berubah 0-1 untuk keunggulan PSS.
Unggul donasi satu gol tidak membuat PSS mengendurkan serangan. Menit ke-25, giliran Rifal Lastori mencatatkan namanya seusai menerima umpan dari Dave Mustaine. Skor 2-0 untuk PSS Sleman bertahan hingga satu menit tambahan babak pertama berakhir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
MK memutuskan anggaran Program Makan Bergizi Gratis tidak boleh lagi menggunakan dana pendidikan setelah masa transisi. Pemerintah diminta menyiapkan pos anggar
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 1 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Palur hingga Yogyakarta. Tersedia 12 perjalanan dengan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 1 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000.
Pemkab Bantul memastikan izin Gereja Misi Sejahtera akan diberikan setelah seluruh persyaratan administrasi terpenuhi.
Tambahan dana transfer ke daerah telah dihitung pemerintah dan kini menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto sebelum diumumkan.
Data pariwisata DIY dinilai belum utuh. Sensus Ekonomi 2026 diharapkan memperbaiki kualitas data untuk menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran.